Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Bupati Madina: Defisit Anggaran Itu Ada, Tapi Belum Pasti Jumlahnya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Berita): Pj Bupati Mandailing Natal Ir H Aspan Sofian Batubara, MM menanggapi pembicaraan yang hangat tentang terjadinya Devisit Kas Daerah di Madina yang sempat mengakibatkan unjuk rasa dari Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Madina kemaren, saat di Konfirmasi Waratawan, Rabu (13/10) di ruang kerjanya yang didampingi oleh Kabag Humasy M. Taufiq Lubis, SH, MM.

Aspan mengatakan bahwa defisit anggaran itu ada, namun masih dihitung oleh DKPAD dan jumlahnya belum dapat dipastikan, kalau ada yang yang mengatakan bahwa Madina defisit sebanyak 43 M dan ada juga yang mengatakan 58 M itu tidak benar karena sampai saat ini belum ada kepastian dari dinas terkait.

Hal ini karena pendapatan belum sesuai dengan hari ini kita ketahui Madina punya sumber PAD yang banyak dan itu belum masuk. Dan apabila nanti semua sudah masuk kita baru dapat memastikan itu. Aspan juga punya rencana serta solusi bagaimana untuk meningkatkan PAD Madina sesuai dengan Undang-Undang nomor 28 ada jenis retribusi yang harus dihapus dan disisi lain mengoptimalkan potensi yang ada sehingga target yang diwajibkan pemerintah tercapai. Mengkoordinasikan PAD walaupun dalam bentuk hibah seperti PAD Pertambangan maupun bantuan dari pihak ketiga. Jelas Aspan

PJ Bupati Madina juga mengatakan, beliau juga berharap supaya plat diluar BB-R supaya diperhatikan dengan serius jangan terlalu banyak kenderaan yang beroperasi di Madina diluar dari plat Madina yang ada karena ini akan merugikan kita sendiri dan sebagai saran bila ada kenderaan diluar daripada itu supaya segera dimutasikan. Menyangkut kesejahteraan rakyat kita menanggapi dengan serius dibidang pertanian karena daerah kita ini mayoritas pertanian, rencananya unkap Aspan akan dibuat percetakan sawah namun juga ada kendala dalam hal ini yakni kawasan ini harus diluar hutan. Begitu juga kepada masyarakatnya supaya membuat pola tanam tertib tanam. Sebagai masyarakat Madina yang cinta akan daerah ini kita juga harus memiliki semangat kerja serta dapat memberi saran dan motivasi kepada masyarakat bagaimana peningkatan perekonomian rakyat.

Menanggapi tentang Pj Sekdakab Madina ungkap Aspan kenapa mereka menuntut apa ada kepentingan dibalik itu akupun disini Pj dan Sekdapun Pj apa yang menjadi masalah. Apakah saya bagus duduk disini baru berkisar 3 Minggu lalu mengadakan pergantian maupun mutasi, hal ini akan menimbulkan imej yang jelek terhadap saya. Saya baru bergaul 3 minggu dan belum sepenuhnya mengetahui kinerja beberapa pejabat di Pemkab ini. Dan saya punya pandangan daripada mengadakan mutasi maka lebih baik bagaimana setiap instansi lebih dioptimalkan kinerjanya sehingga hasilnya pun nanti akan bagus. Ungkapnya

Masalah Pj Sekdakab Madina Gozali Pulungan, SH, MM itu sudah diproses dikantor Gubernur, bahkan sebelum saya menjadi Pj Bupati disini. Apakah didefenitifkan kita akan tunggu nanti hasil dari proses kantor Gubernur. Sebagai masyarakat yang ingin benar-benar memperbaiki Madina ini seyogianya membuat wacana yang positif bukan wacana-wacana yang negatif sehingga hasilnya nanti akan merugikan masyarakat. Tugas utama saya kemari bagaimana menghantarkan Pemilukada ulang karena amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) itulah tugas utama dalam agenda pemerintahan.

Sehingga kita jangan melihat dari satu sisi saja persoalan yang terjadi saat ini di Madina bahwa masalah defisit anggaran yang ada jumlah nominalnya belum jelas adanya sebelum ada kepastian dari DKPAD. Dan upaya kita tentang peningkatan PAD serta kesejahteraan kerakyatan tetap akan berjalan sebagaimana biasanya bahkan akan lebih dioptimalkan. Harapan saya beserta masyarakat mudah-mudahan akan tercapai dengan kerjasama yang baik dari masyarakat mau ada saran dan masukan walaupun itu dalam Musrenbang akan kita perhatikan karena jelas penyampaiannya, disampaikan masyarakat, dikerjakan masyarakat dan juga dirasakan masyarakat itu sendiri dan kita berupaya menampung itu walaupun dalam bentuk hibah, ujar Aspan. (tin)
sumber: beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukhairi, Anak Pramuka Yang Jadi Bupati Madina

    Sukhairi, Anak Pramuka Yang Jadi Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 8 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) ” saya adalah anak Pramuka yang di didik disiplin,  dari ke Pramukaan, saya diajari disiplin. Untuk mendapatkan kedisiplinan, tidak hanya cukup dari pembelajaran di kelas saja, Pramuka lah tempatnya peserta di ajari berbagai hal yang baik mulai dari takwa kepada Tuhan, cinta alam, sopan kesatria, suka bermusyawarah, sosial, rajin, dan […]

  • Masyarakat Simpang Gambir Siap Menangkan Harun – Ichwan di Pilkada Madina

    Masyarakat Simpang Gambir Siap Menangkan Harun – Ichwan di Pilkada Madina

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Simpang Gambir (Mandailing Online ) – Masyarakat Kelurahan Simpang Gambir Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) antusias sambut kedatangan Tim pemenangan Calon Bupati nomor urut 01 Harun-Ichwan. Antusiasme masyarakat menyambut Tim pemenangan yang dipimpin oleh Mudir Pesantren Musthafawiyah Purba Baru. Musthafa Bakri Nasution (Tuan Bakri) itu seketika membuat suasana di wilayah itu menjadi meriah. […]

  • Timbas: Kami tidak Akan Bayar Honor Kalian

    Timbas: Kami tidak Akan Bayar Honor Kalian

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Honorer Sat Pol PP Kembali Berorasi BINJAI- Dikarenakan belum ada penjelasan yang memuaskan dari Pemerintah Kota (Pemko) Binjai terkait gaji selama 4 bulan yang belum dicairkan, membuat puluhan honorer Sat Pol PP semakin berang. Akibatnya, mereka kembali melakukan orasi ke kantor Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Binjai Kota, Rabu (20/4) sekitar pukul 10.00 […]

  • Antinarkoba kurikulum di 5 PT Sumut

    Antinarkoba kurikulum di 5 PT Sumut

    • calendar_month Sabtu, 8 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Materi tentang pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba menjadi kurikulum pendidikan di lima perguruan tinggi (PT) baik negeri dan swasta di Sumatera Utara. Direktur Pusat Informasi Masyarakat Antinarkoba Sumut, Zulkarnain Nasutinon di Medan, mengatakan, kelima perguruan tinggi itu adalah USU, IAIN Sumatera Utara, Universitas Santo Thomas, Universitas Tjut Nyak Dien, dan Universitas […]

  • Jika Keracunan itu Akibat Siomai, Mengapa Konsumen di Desa Lain Tak Keracunan?

    Jika Keracunan itu Akibat Siomai, Mengapa Konsumen di Desa Lain Tak Keracunan?

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Peliput : Salman Rais Daulay / Editor : Dahlan Batubara   MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Padil, penjual siomai yang biasa berkeliling di Kecamatan Muara Sipongi mengaku terkejut mendengar ada anak-anak keracunan di Desa Simpang Mandepo. Pria yang  berdomisili di Pasar Muarasipongi itu menjawab Mandailing Online, Jum’at malam (12/5/2017) menyatakan keterkejutannya mendengar keracunan itu disebut-sebut diduga […]

  • Banyak Halte di Panyabungan Kena Coret Tilisan “Tutup SMGP – Tangkap Riza Pasiki dan Aditiya”

    Banyak Halte di Panyabungan Kena Coret Tilisan “Tutup SMGP – Tangkap Riza Pasiki dan Aditiya”

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah halte dan dinding bangunan di berbagai titik  Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), menjadi sasaran aksi corat-coret. Coretan berupa tulisan di antaranya “Tutup SMGP, Tangkap Riza Pasiki dan Aditiya”. Coretan-coretan itu nampaknya menggunakan jenis pilok. Mulai marak terlihat sejak hari ini, Kamis (14/4/2022). Dari pantauan, lokasi titik halte jalan raya yang dicoret […]

expand_less