Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Antinarkoba kurikulum di 5 PT Sumut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 8 Des 2012
  • print Cetak

MEDAN, (MO) – Materi tentang pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba menjadi kurikulum pendidikan di lima perguruan tinggi (PT) baik negeri dan swasta di Sumatera Utara.

Direktur Pusat Informasi Masyarakat Antinarkoba Sumut, Zulkarnain Nasutinon di Medan, mengatakan, kelima perguruan tinggi itu adalah USU, IAIN Sumatera Utara, Universitas Santo Thomas, Universitas Tjut Nyak Dien, dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Di USU, kurikulum tentang bahaya narkoba itu diajarkan di Jurusan Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik dan Jurusan Psikologi Orang Dewasa Fakultas Psikologi.

Di IAIN Sumatera Utara, materi tersebut diajarkan di Faklutas Dakwah dan Fakultas Hukum Universitas Santo Thomas. Kemudian, di Fakultas Hukum Universitas Tjut Nyak Dien, dan Jurusan Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik UMSU. “Program itu sudah berlangsung empat tahun,” katanya, hari ini.

Ia menjelaskan, untuk memperkuat pengetahuan mahasiswa, pola pendidikan yang dijalankan tidak selalu dalam kelas, melainkan kunjungan ke berbagai institusi dan lokasi yang dapat menambah wawasan mahasiswa.

Ia mencontohkan, kunjungan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut untuk mengetahui kinerja kepolisian dalam pemberantasan narkoba serta akibat hukum yang dialami pengguna dan pengedar barang terlarang itu.

Demikian juga kunjungan Panti Rehabilitasi Narkoba di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang guna mengetahui akibat dan pengaruh bagi masyarakat yang mengonsumsi narkoba.

Dari pemantauan selama ini, mahasiswa lima perguruan tinggi tersebut sangat antusias dalam mengikuti perkuliahan tentang narkoba. “Buktinya, kelas perkuliahannya selalu penuh,” kata Zulkarnain yang menjadi salah satu pengajar perkuliahan itu.

Ia mengatakan, penerapan kurikulum antinarkoba tersebut bertujuan agar mahasiswa yang menjadi generasi penerus dapat mengatahui secara keseluruhan tentang bahaya dan upaya pemberantasan narkoba. Selain itu, mahasiswa yang nantinya akan berkiprah di tengah masyarakat mampu memberikan informasi yang benar tentang bahaya obat terlarang itu. Program itu juga untuk mendukung upaya pemerintah guna mewujudkan Indonesia bersih narkoba pada tahun 2015, katanya.(ant)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madung Ranggason Boto Loponi Namborui

    Madung Ranggason Boto Loponi Namborui

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Patunda ni kecek badongkang sego sude nadengan, iambang nalidang ampe madung polang, iambang natenang hapengani madung pingsan, iambang baen parsipna ampe madung maila songon kukang, songonimada boto angkang dihangoluanon pala madung sala pasang iambang goreng pisang ampe pisang ompan ni urimbang.ulang angkan naijomput ni bodat natobang, nahona urungdo boto angkang, inda nabisabe marjalang-jalang. Bahatdobo jolma […]

  • Pemprovsu dan Pemda Harus Atasi Kerisis Energi

    Pemprovsu dan Pemda Harus Atasi Kerisis Energi

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Walhi Sumatra Utara menyesalkan adanya pemadaman bergilir listrik di berbagai wilayah Provinsi Sumatra Utara. Kejadian seperti ini telah terjadi ditahun-tahun sebelumnya dan terjadi lagi di tahun 2013 ini. Menurut Walhi, Pemprov Sumut harus mengambil langkah fundamental dalam mengatasi krisis energi khususnya listrik. “Bentuknya untuk jangka pendek adalah dengan melakukan modernisasi PLTD […]

  • Pengamat Pertanian Sumut: Kegagalan Cetak Sawah Tangungjawab Kadis Pertanian Madina

    Pengamat Pertanian Sumut: Kegagalan Cetak Sawah Tangungjawab Kadis Pertanian Madina

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Foto: Lahan cetak sawah di Desa Huta Puli, Siabu yang kembali menjadi belukar PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengamat Pertanian Sumatera Utara, Erlita Sp. Mp menyatakan kegagalan demi kegagalan program cetak sawah yang didanai APBN di Mandailing Natal (Madina) merupakan tanggungjawab Kepala Dinas Pertanian Madina. Berdasar data yang dihimpun, tahun 2010 seluas sekitar 500 hektar dilakukan […]

  • Hasil Lab, Air Sisa Proses Tambang Martabe Aman

    Hasil Lab, Air Sisa Proses Tambang Martabe Aman

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Sesuai dengan hasil uji Laboratorium, kandungan logam dari air sisa proses PT G-Resources Martabe, yang beroperasi di wilayah Desa Aek Pining, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapsel, masih berada di bawah baku mutu. Hal ini terungkap pada pembukaan sekaligus penyampaian hasil uji laboratorium sisa air proses Tambang Martabe, di Rechall Pelangi Camp, Senin […]

  • Akibat Banjir, Pelajar di Hutabargot Terlambat Masuk Sekolah 

    Akibat Banjir, Pelajar di Hutabargot Terlambat Masuk Sekolah 

    • calendar_month Jumat, 14 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    HUTABARGOT (Mandailing Online)- Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan meluapnya Sungai Aek Mata mengakibatkan ruas jalan penghubung antara Kecamatan Hutabagot dengan Kecamatan Panyabungan tergenang air. Jumat (14/7/2023). Diketahui, ruas jalan Manyabar Gunung Manaon ini merupakan akses utama bagi warga Kecamatan Hutabargot menuju Kota Panyabungan, banjir ini juga mengakibatkan sejumlah pelajar yang hendak […]

  • Pemkab Madina dan Polisi Diminta Tak Kaku Soal Petani Bakar Hutan

    Pemkab Madina dan Polisi Diminta Tak Kaku Soal Petani Bakar Hutan

    • calendar_month Senin, 19 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Daerah dan kepolisian diminta tak terlalu kaku menyoal petani kampung yang membakar hutan. Type hutan di wilayah Mandailing Godang dan Mandailing Julu bukan jenis gambut, sehingga tak ada kasus fatal hutan terbakar sejak ratusan tahun. “Dari zaman nenek moyang, petani kampung di Mandailing Julu dan Mandailing Godang selalu membakar lahan […]

expand_less