Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Bupati Madina Didemo untuk Desak Stop Kegiatan PT SMGP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan. Sedikitnya 50 massa MPC Pemuda Pancasila (PP) Mandailing Natal (Madina) melaksanakan demo ke Pemkab Madina menuntut agar Bupati HM Hidayat Batubara menghentikan kegiatan PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) karena keberadaannya meresahkan masyarakat.
Desakan tersebut disampikan Tan Gojali salah seorang orator saat melakukan aksi demo di depan Pintu Masuk Kantor Bupati Madina dengan pengawalan dari Sat Pol PP dan Polres Madina, Kamis (5/12).

Tan mengatakan, keberadaan perusahaan asing PT SMGP di Bumi Gordang Sembilan telah merusak perkebunan rakyat yang masuk tanpa permisi kepada masyarakat, ditambah lagi minimnya sosialisasi kepada masyarakat.

“Bumi Madina sudah dikuasai perusahan asing, tinggal rakyat yang menderita atas kehadiran yang katanya untuk pembangkit tenaga listrik, kita khwatir ini akan merusak ekositem bisa terjadi seperti kejadian di Porong Sidoarjo” jelasnya.

Tuntutan lain yang disampaikan massa adalah sesuai Undang-Undang No 27/2003 tentang Pertambangan (Pasal 6 ayat 3 butir a,b,c,d,e tentang kegiatan usaha pertambangan panas bumi dinyatakan tidak dapat dilaksanakan di tempat pemakaman, tempat yang dianggap suci, tempat umum, sarana dan prasarana umum, cagar alam, cagar budaya, serta lahan milik masyarakat adat dan tempat lainnya yang dilarang untuk melakukan kegiatan usaha sesuai dengan UU yang berlaku.

Melihat dampak sosial yang terjadi pascakehadiran PT SMGP, mengantisipasi agar tidak terulang konflik sosial di masyarakat yang sudah terjadi akibat kehadiran PT Sorikmas Mining, maka massa mendesak Bupati menutup PT SMGP.

“Kami meminta Bupati Madina agar meninjau serta mengevaluasi kembali segala perizinan termasuk nota kesepahaman dengan PT SMGP untuk kemudian dirumuskan kembali dengan memenuhi segala aspek hukum, sosial, budaya serta aspek lainnya secara bijak dan transparan,” teriak Kordinator Aksi Aswardi Nasutiuon.

Ditambahkannya, Bupati sebagai pemegang mandat rakyat melalui mekanisme pemilu yang demokrasi agar mengakomodir dan memperjuangkan aspirasi maupun kepentingan masyarakat dalam setiap wewenangnya terkait kegiatan usaha pertambangan panas bumi di Madina.

“MPC PP Madina tidak akan memberikan toleransi atas bentuk manipulasi dan penyimpangan-penyimpangan yang terjadi. Bila itu ditemukan kami menilai itu bentuk penghinaan dan penghianatan terhadap harkat dan martabat seluruh rakyat NKRI, dan kami siap mengambil sikap dan tindakan yang diperlukan” jelasnya.

Usai melakukan orasi dan sempat terjadi dorong-dorongan dengan Sat Pol PP akhirnya utusan lima orang melakukan pertemuan dengan pihak Pemkab Madina di ruang Asisten III.
(zamharir rangkuti.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Rumah di Kelurahan Wek V Ludes Terbakar

    Dua Rumah di Kelurahan Wek V Ludes Terbakar

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Kebakaran hebat melanda dua unit rumah semi permanen yang dihuni empat kepala keluarga di Lingkungan VII, Kelurahan Wek V, Padangsidimpuan Selatan,  Kamis (16/4) sore kemarin. Api diketahui berasal dari kamar salahseorang penghuni rumah, Ruski (35) yang menderita tunagrahita (keterbelakangan mental). “Api berasal dari kamar Ruski. Dia sudah lari gak tau kemana. Dia ada […]

  • Bekas Galin Kabel Optik Ancam Pengguna Jalan

    Bekas Galin Kabel Optik Ancam Pengguna Jalan

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Bekas penggalian kabel optik untuk jaringan telpon seluler di Jl. Willem Iskander titik Kelurahan Kayujati, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyisakan kubangan sedalam sekitar 30 cm berdiameter sekitar 1,5 meter, menyebabkan ancaman bagi pengguna jalan. Pengakuan Ismail, warga setempat, korban sudah jatuh, yakni mobil Avanza terperosok ke dalam kubangan ini pada Rabu […]

  • Adat Perkawinan Pantai Barat Mandailing

    Adat Perkawinan Pantai Barat Mandailing

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      Adat dalam sebuah pernikahan memiliki perbedaan antara kawasan Mandailing dengan Pantai Barat Mandailing. Budaya dan adat di Pantai Barat Mandailing banyak bernuansa Melayu Pesisir. Anggota DPRD Madina,Teguh W Hasahatan Nasution bersama istri dr. Mahyuni Lubis diarak keliling kampung Desa Tabuyung dalam prosesi adat perkawinan oleh anak dendang, usai akad nikah, Sabtu (24/10). Prosesi ini […]

  • Nasib Driver Ojol Terpuruk dalam Genggaman Kapitalis

    Nasib Driver Ojol Terpuruk dalam Genggaman Kapitalis

    • calendar_month Selasa, 11 Apr 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Soviariani Ibu dan pemerhati umat Siang malam berjuang di jalan untuk mengais rupiah yang kian hari kian susah. Driver ojol makin menderita nasibnya saat potongan besar yang dilakukan oleh aplikator berlangsung sejak beberapa tahun lalu. Ibarat sapi perah, para driver ojol tersebut menjadi pelaksana teknis yang menghasilkan uang untuk disetorkan pada perusahaan aplikatornya. […]

  • Lagi Pekerja Tambang Emas Ilegal di Madina Tewas Tertimbun Galian Saat Aktifitas Kerja

    Lagi Pekerja Tambang Emas Ilegal di Madina Tewas Tertimbun Galian Saat Aktifitas Kerja

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Linggabayu ( Mandailing Online ): Praktek pembiaran terhadap pelaku tambang emas ilegal di wilayah Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) terus membawa korban. Kali ini seorang pekerja tambang ditemukan tidak bernyawa tertimbun material longsor di areal pertambangan. ” pak ini ada korban longsor di lokasi tambang emas. Dia ditemukan sudah meninggal tertimbum material […]

  • Pantastis, Anggaran Pengadaan Bibit Buah Dari Dana Desa Capai 50 juta/ Desa

    Pantastis, Anggaran Pengadaan Bibit Buah Dari Dana Desa Capai 50 juta/ Desa

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )-Sejumlah Desa di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) dikabarkan menolak pengadaan bibit bersumber dari Dana Desa tahun 2023. Bibit itu dinilai terlalu mahal. Dari keterangan sejumlah Kepala Desa, setiap bibit dihargai Rp.115.000. Ada 4 jenis bibit yang di adakan oleh vendor yakni bibit mangga, durian, rambutan, dan alpukat. Belum diketahui pasti […]

expand_less