Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode

Bupati Madina Harus Bisa Jadikan BUMD Traktor PAD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 2 Nov 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Pj Bupati Mandailing Natal, Ir Aspan Sofyan Batubara MM harus memutar balik keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Madina sebagai perusahaan plat merah yang di biayai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) setiap tahun menjadi tractor Penghasilan Asli Daerah (PAD).

“BUMD Madina harus punya SOP (Standar Operasional Prosedur) dan punya pemimpin yang punya kualifikasi dan kemampuan dalam menjalankan perusahaan. Sebab sejak berdirinya Kabupaten Mandailing Natal selama 11 Tahun dengan terus mendapat kucuran dana APBD belum dapat memberikan deviden dan masih saja berinvestasi,” sebut Pengamat Ekonomi Madina Raden Saleh SE di Panyabungan, Minggu baru-baru ini.

Dikatakannya, Pemkab Madina harus melihat apa yang telah di hasilkan oleh BUMD miliknya selama ini. Mungkin terdapat segudang persoalan yang harus dirombak agar bias bekerja sesuai dengan tugasnya. BUMD harus mampu menghasilkan deviden terhadap daerah sehingga BUMD ini akan menjadi traktor PAD yang ikut membantu pembangunan Mandailing Natal.

“Pemkab Madina harus menghitung APBD Madina selama 11 tahun untuk menjadikan BUMD sebagai sarana untuk menghasilkan PAD sehingga harus ada timbale balik. Jangan uang rakyat tersebut hanyut begitu saja tanpa ada balasan, karena BUMD bertanggung jawab menghasilakan keuntungan bagi daerah,” sebutnya.

Menurutnya, BUMD yang diharapkan menopang PAD jauh dari harapan. Alih-alih untuk disetorkan ke kas, setiap tahun masih digelontorkan ratusan juta rupiah. Eksekutif dan legislative harus pokus dalam pengelolaan asset, melakukan inovasi dan kreatifitas meningkatkan PAD tanpa membebani uang rakyat yang akan meningkatkan APBD Madina.

“BUMD harus di kelola secara propesional, lazimnya seperti perusahaan yang menggunakan pendekatan korporasi. Bukan sebaliknya membebani APBD agar bermanfaat terhadap rakyat,” sebutnya.

Keberadaan BUMD harus di desain sama halnya seperti perusahaan swasta lainnya yakni dijalankan sesuai business to business agar bias untung, maju dan memberikan hasil kepada rakyat.

“Mengelolah BUMD gampang-gampang susah. Namun, faktor penentunya adalah manusia atau sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci faktor penentu maju mundurnya BUMD. Utamanya, manager yang ditunjuk pemerintah untuk mengelolah secara langsung.

Manager bersangkutan harus memiliki leadership atau enterpreneur yang baik serta terpecaya menentukan hitam diatas putih menjalankan BUMD. Intinya, dalam menjalankan penetapan harus diikuti dengan pemberian kewenangan yang luas sehingga manajemen bisa bekerja optimal,” sebutnya.

Keberadaan BUMD, selain meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), ke depan harus ada upaya-upaya kreatif dan inovatif setiap kepala daerah untuk menemukan sumber-sumber alternatif bagi pemasukan pelayanan publik yang optimal, yang sebagian besar diantaranya tidak ditampung di dalam pos-pos anggaran APBD.

“Kepala Daerah harus bias menciptakan pelaku usaha dan mendinamisasi dunia usaha bisa saja lewat kerjasama operasional (KSO) atau melakukan sinergi dengan perusahaan inti rakyat yang tersebar di Pantai Barat. Melalui strategi ini, keberadaan BUMD sangat mungkin dapat mengembangkan pertumbuhan dunia usaha di daerah ini,” katanya.

Menurutnya, BUMD yang sehat jangan dilupakan mengenai persoalan kepemimpinan (leadership). Mengapa faktor leadership menjadi penting karena persoalan kebijakan yang langsung ataupun tidak langsung melahirkan para pelaku usaha baru atau pemula. (man)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Bekasi tingkatkan pengamanan di wilayah perbatasan

    Polres Bekasi tingkatkan pengamanan di wilayah perbatasan

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cikarang– Kepolisian Resor Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, meningkatkan pengamanan di sejumlah tempat ibadah, pusat keramaian dan menggelar razia di wilayah perbatasan guna mengantisipasi berbagai macam aksi terorisme. Kapolres Bekasi, Komisaris Besar Polisi Wahyu Hadiningrat, Rabu, di Cikarang mengatakan, peningkatan pengamanan dilakukan di seluruh tempat ibadah, baik masjid maupun gereja di wilayahnya. “Kami juga melakukan razia […]

  • Kapolres Madina Belum Periksa Pemilik Lahan Tambang Emas Ilegal

    Kapolres Madina Belum Periksa Pemilik Lahan Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komitmen Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Arie Sofandi Paloh untuk memanggil dan memeriksa sejumlah pemilik lahan tambang emas ilegal di perbukitan Kilometer II, Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Madina, hingga kini belum terbukti. Selain itu, Kapolres Madina juga berjanji memanggil dan memeriksa kepala Desa Hutabargot Nauli yang diduga terlibat aktivitas […]

  • MENGGAGAS PERTAMBANGAN RAKYAT MERAH PUTIH : TRANSFORMASI PERTAMBANGAN LIAR MENJADI PERTAMBANGAN RAKYAT LEGAL

    MENGGAGAS PERTAMBANGAN RAKYAT MERAH PUTIH : TRANSFORMASI PERTAMBANGAN LIAR MENJADI PERTAMBANGAN RAKYAT LEGAL

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Rahmad Daulay   PENDAHULUAN Pertambangan emas rakyat merupakan aktivitas ekonomi yang telah berlangsung lama di berbagai wilayah Indonesia, terutama di daerah pedalaman dan kawasan pegunungan yang memiliki potensi mineral tinggi. Bagi sebagian masyarakat, kegiatan ini menjadi sumber penghidupan utama karena terbatasnya kesempatan kerja di sektor formal. Namun dalam perkembangannya, sebagian besar aktivitas pertambangan […]

  • Ekonomi Syariah Tanpa Islam Kaffah, Bukti Pengaruh Kapitalisme Masih Kuat

    Ekonomi Syariah Tanpa Islam Kaffah, Bukti Pengaruh Kapitalisme Masih Kuat

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Vita Sari Ibu Peduli Negeri “Pemerintah ingin memposisikan Indonesia sebagai pelaku utama, sekaligus hak ekonomi syariah serta produsen pusat halal dunia,” ungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam acara Anugerah Adinata Syariah 2023 yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), di Jakarta, pada Jumat (26/05). Selanjutnya, Bu Ani selaku Menteri […]

  • Bela Palestina Tak Cukup Dengan Retorika

    Bela Palestina Tak Cukup Dengan Retorika

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Novida Sari, S.Kom Ketua Majelis Taklim Islam Kaffah Madina Pidato Presiden Prabowo dalam Forum KTT Developing Eight (D-8) dinilai bagus tapi terkesan menggurui dan abai atas apa yang dilakukan oleh negara-negara tersebut, demikian menurut Pengamat Timur Tengah, Smith Alhadar. Menurutnya, Prabowo tidak mendapatkan cukup informasi tentang perkembangan di Gaza. Meskipun Indonesia sendiri begitu vokal […]

  • BKKBN Sumut Jangan Bikin Resah di Madina

    BKKBN Sumut Jangan Bikin Resah di Madina

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak BKKBN Sumut diminta memeriksa kembali data mereka tentang angka stunting di Mandailing Natal (Madina). Hal itu sangat penting agar data BKKBN tidak menimbulkan keresahan di Madina. Pasalnya angka 47,7 persen yang dirilis BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Sumut jauh panggang dari api. Sebab, justru data ril di Madina […]

expand_less