Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Klarifikasi Berita Tentang Anggota DPRD Madina Dapil III dari Nasdem

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2014
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait adanya berita yang pernah dilansir Mandailing Online edisi Jum’at (21/11) lalu yang berisi oknum anggota DPRD Madina diduga sedang minum minuman beralkohol di salah satu café di lingkar timur Panyabungan saat Satpol PP melakukan razia, Kamis (20/11), Redaksi Mandailing Online melakukan investigasi lanjutan untuk mendalami alibi di TKP (tempat kejadian perkara).

Berdasar keterangan para pekerja dan pengelola café kepada Mandailing Online, anggota DPRD Madina tersebut sedang melakukan pertemuan atau silaturahim dengan Ali Rahman dan minum jus di kantin depan café pada saat malam razia Satpol PP Madina tersebut.

“Café dan karaoke ini ditujukan pada segmen hiburan keluarga dan saluran hoby bernyanyi. Kedatangan bapak anggota DPRD itu hanya bersilaturrahim kepada bapak pengelola dan berbincang-bincang di kantin depan malam itu sekitar jam 10 malam sewaktu Satpol PP datang,” kata Ucok karyawan café.

Sementara itu, pengamat sosial politik Madina, Sutan Nasution, Senin (24/11) menjawab Mandailing Online mengungkapkan Satpol PP keliru melakukan razia di café N yang terletak di lingkar tumur Panyabungan. Sebab café ini merupakan café&karaoke bersegmen hiburan keluarga dan penyaluran hoby bernyanyi. Selain lokasinya yang terbuka juga berada di pekarangan tiga rumah tinggal keluarga anak, menantu dan mertua.

“Usaha café dan karaoke ini hanya beroperasi dari jam 11 siang hingga jam 1 malam, pelayannnya juga laki-laki dengan basis minuman hanya jus dan minuman kaleng yang tidak beralkohol. Sehingga café ini masih pada layanan yang mengikuti standar kepatutan norma-norma di masyarakat serta dikunjungi banyak keluarga yang beranak pinak dan yang berpakaian agamais,” ujarnya.

Dalam hal ini, Pemkab Madina harus menetapkan ketentuan-ketentuan tentang standar bagi pengelolaan café dan karaoke agar petugas Satpol PP bisa memilah mana usaha café dan karaoke yang melanggar aturan dan mana yang pantas diawasi.

Ketentuan-ketentuan tentang standar ini juga diperlukan agar pihak dunia usaha memiliki pedoman kepastian standar dalam menjalankan layanan usahanya yang memiliki izin dan pajak perizinan serta retribusi lain.

Sementara itu, pemimpin redaksi Mandailing Online, Senin (24/11) menyatakan bahwa berita edisi Jum’at tersebut telah dihapus manajemen redaksi karena masih memiliki kontraversi tentang data-data di TKP.

Investigasi dan penelusuran lanjutan, menurut Dahlan dilakukan dalam rangka mencari data-data yang sebenarnya agar media Mandailing Online tidak terjebak pada kekeliruan pemberitaan, serta dapat menghindari kerugian pihak-pihak lain.

 

Editor    : Holik Nasution

 

 

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iskandar Hasibuan Maju di Pemilu 2024 Calon DPRD Sumut

    Iskandar Hasibuan Maju di Pemilu 2024 Calon DPRD Sumut

    • calendar_month Minggu, 2 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Iskandar Hasibuan menyatakan maju sebagai bakal calon anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) di Pemilu 2024. “Sebagai upaya mengabdikan diri untuk kemaslahatan orang banyak,” kata Iskandar Hasibuan kepada wartawan di Panyabungan, Jumat (30/9/2022). Wilayah pemilihannya adalah Daerah Pemilihan 7 kawasanTabagsel meliputi Tapsel, Madina, Palas, Paluta, Padangsidimpuan. Partai politik yang menjadi kederaannya […]

  • Contohlah Desa Pujon Yang Berhasil oleh Dana Desa

    Contohlah Desa Pujon Yang Berhasil oleh Dana Desa

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang, Jawa Timur patut dicontoh dalam mengelola Dana Desa. Selain sistem edukasi usaha, desa ini juga menggenjot peternakan dan mengubah beberapa titik sawah menjadi tujuan wisata. Dan desa ini pun berhasil menurunkan angka pengangguran hingga nol dan kemiskinan berkat dana desa. Pemerintah mengalokasikan anggaran dana desa mencapai Rp 70 triliun pada tahun […]

  • PT.PSU Serobot Lahan di Batang Natal, DPRDSU Diminta Turun Tangan

    PT.PSU Serobot Lahan di Batang Natal, DPRDSU Diminta Turun Tangan

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Warga Desa Muara Parlampungan, Rantobi, Aek Manggis dan Adangkahan di Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal (Madina) meminta DPRD Sumatera Utara turun lansung ke lokasi PT. Perkebunan Sumatera Utara (PT.PSU). Pasalnya, masyarakat di empat desa itu saat ini kondisi resah atas penyerobotan lahan yang diduga dilakukan oleh PT.PSU. Warga mengklaim perusahaan […]

  • Pemkab Madina dan PT.STTC Jejaki Pengembagan Tembakau

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Kehutanan Perkebunan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan penjajakan pasar tembakau Madina dengan pihak PT.STTC Medan. Pihak STTC yang bergerak di sektor industri rokok sejauh ini sudah menyatakan bersedia sebagai mitra penampung tembakau yang dihasilkan petani Madina. Termasuk pengauatan petani dengan pasokan bibit tembakau. Kepala Dinas Perkebunan Kehutanan, Mara Ondak melalui […]

  • Lokasi Grosir Bahan Bakar Harus Dikaji Pemkab Madina

    Lokasi Grosir Bahan Bakar Harus Dikaji Pemkab Madina

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal dihimbau mengkaji persyaratan terhadap pedagang yang membuka usaha grosir bahan bakar, terutama minyak tanah dan gas LPJ. Himbauan itu sebagai upaya mengantisipasi agar jangan lagi terulang musibah kebakaran berrantai seperti yang terjadi di Keluraha Pasar Hilir, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) pada Senin pagi (26/9). Kebakaran itu menghanguskan setidaknya […]

  • Nada Dering Lantunan Alquran, Bolehkah?

    Nada Dering Lantunan Alquran, Bolehkah?

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    lebih baik menggunakan nada dering yang standar. Kehadiran teknologi memang cukup menguntungkan di banyak hal. Di satu sisi teknologi mendongkrak mobilitas dan memudahkan aktivitas manusia. Namun, tak dimungkiri di sisi lain, menurut perspektif Islam, ada persoalan yang mengganjal sebagai efek dan konsekuensi dari teknologi itu. Fenomena mutakhir ini, seperti terlihat dari maraknya mp3 Alquran yang […]

expand_less