Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

BWS Sumatera II Dinilai Lamban Keruk  Irigasi Batang Gadis, Petani Kecewa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
  • print Cetak

Satu unit exavator mengeruk badan Irigasi Batang Gadis di satu titik Lingkar Dalam Timur, Panyabungan.

 

PANYABUNGAN, (Mandailing Online) — Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II dinilai terlalu lama mengerjakan pengerukan jalur kanan Irigasi Batang Gadis, akibatnya petani di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara, kecewa.

Kekecewaan petani karena lahan persawahan tak terairi. Sebab, irigasi harus kering di kala pengerukan berlangsung.

Banyak hamparan persawahan dan perikanan darat di desa-desa kawasan Kecamatan Panyabungan dan Panyabungan Utara menggantungkan sumber pengairan dari Irigasi Batang Gadis jalur kanan.

Bupati Mandailing Natal, Ja’far Sukhari Nasution juga telah banyak menerima keluhan petani.

Bupati meminta pihak rekanan pekerjaan normalisasi irigasi segera menyelesaikan proyek tersebut. Jika tidak, petani dan masyarakat dirugikan.

“Kami banyak menerima keluhan para petani. Sejak proyek itu dikerjakan oleh pihak pemborong, air untuk lahan pertanian mereka terganggu. Bahkan tidak ada sama sekali,” kata Sukhairi kepada sejumlah media pada, Senin sore (26/9/2022).

“Kita berharap  jangan sampai terjadi hal-hal tak diinginkan. Sudah banyak petani menyampaikan keluhan ke pemkab. Bahkan sebagian di antaranya langsung ke saya,” jelas bupati.

Hannum (54) petani di Saba Sialang, Desa Gunungtua Jae, Panyabungan, Minggu (25/9/2022) mengaku persawahan di Saba Silang hingga kini tak berani memulai musim tanam akibat air tak ada dari Irigasi Batang Gadis.

Irigasi Batang Gadis bukan kewenangan Pemkab Mandailing Natal.

Informasi yang didapat Mandailing Online dari berbagai sumber, Irigasi Batang Gadis berada di bawah kewenangan BWS Sumatera II Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerajaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Berdasarkan pantauan Senin, proyek pembersihan di sepanjang Irigasi Batang Gadis kanan sudah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.

Selama mereka kerja, pintu air menuju “aek proyek” itu mereka tutup dari DAS induknya, Sungai Batang Gadis.

Imam Wahyudi, pengawas proyek, mengatakan jadwal pelaksanaan proyek itu sampai Desember 2020.

“Namu ditargetkan pertengangan Oktober nanti aliran irigasi sudah bisa normal kembali,” katanya pada, Selasa pagi (27/9/2022).

Dia menyebutkan, saat ini pekerjaan yang belum selesai sekitar 750 meter dari total empat kilometer. Pekerjaan yang belum selesai yaitu depan Dinda Garden sampai Titi Kuning.

Sedangkan proyek normalisasi irigasi itu dari jembatan Aek Pohon — depan loket ALS, Pidoli Dolok —sampai pintu air di Sungai Batang Gadis, Dalan Lidang.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPW: Kompol M Hasan Dicopot Karena Kasus SIM

    IPW: Kompol M Hasan Dicopot Karena Kasus SIM

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Medan – Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol M Hasan, dicopot dari jabatannya dan dimutasi sebagai Perwira Menengah (Pamen) di Rorena Polda Sumut. Hal itu tertuang dalam Telegram Rahasia Kapolda Sumut nomor ST/1208/X/2015, tertanggal 16 Oktober 2015. Menanggapi hal itu Ketua Presidium Indonesi‎a Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengatakan bahwa Kompol M Hasan dimutasi, […]

  • 2011, peran Polri dipertanyakan

    2011, peran Polri dipertanyakan

    • calendar_month Minggu, 1 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kepolisian Negara RI sebagai pelindung, pengayom dan pelindung masyarakat dalam menjalankan tugas mulia tersebut kerap masih mendapat hujatan dari segelintir warga. Terutama bila mengambil tindakan yang bersinggungan dengan masyarakat, bahkan sampai ada jatuhnya korban jiwa. Beberapa kasus pengamanan yang kerap terjadi bentrok antara polisi dengan warga yang melakukan tindakan membahayakan kepentingan bagi masyarakat […]

  • Pertama di Indonesia, Hakim Agung Mengundurkan Diri

    Pertama di Indonesia, Hakim Agung Mengundurkan Diri

    • calendar_month Kamis, 15 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA,(MO)- Kabar mengejutkan datang dari lembaga peradilan tertinggi di Indonesia, Mahkamah Agung (MA). Seorang hakim agung mengundurkan diri dari jabatannya sebelum masa tugasnya berakhir. “Seorang hakim agung mengajukan pengunduran diri, diajukan Rabu, (14/11/2012) kemarin,” kata sumber kuat dan terpercaya di lembaga peradilan yang tidak mau disebut nama dan meminta dirahasiakan identitasnya, Kamis (15/11/2012). Juru bicara […]

  • Hut Bhayangkara : " Dalam Perjalanannya Polri Hadapi banyak Tantangan

    Hut Bhayangkara : " Dalam Perjalanannya Polri Hadapi banyak Tantangan

    • calendar_month Rabu, 4 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kapuas (MO) – Upacara memperingati HUT Bhayangkara ke 66 pada Minggu 1/7 kemarin yang dilaksanakan Polres Kapuas berlangsung dengan khidmat. Selain dihadiri Bupati Kapuas Ir. HM Mawardi MM beserta unsur pimpinan Muspida juga dihadiri sejumlah kepala SKPD, para purnawirawan Polri, tokoh masyarakat, Organisasi masyarakat dan sejumlah anggota LSM. Kapolri Jenderal Timur Pradopo dalam amanatnya yang […]

  • Beberapa titik Pantura tidak ada rambu lalu lintas

    Beberapa titik Pantura tidak ada rambu lalu lintas

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Jakarta, – Palang Merah Indonesia (PMI) mencatat beberapa titik menuju Pantura tidak ada rambu-rambu lalu lintas sehingga banyak menyebabkan kecelakaan lalu lintas. “Salah satunya adalah di daerah Cimalaya Kulon, di mana di sana terdapat tikungan tajam tapi karena tidak ada rambu-rambunya jadi banyak terjadi kecelakaan terutama sepeda motor,” kata salah satu staf divisi kesehatan PMI […]

  • Imran Khaitamy Sebut Saipullah Paling Cocok Memperbaiki Madina

    Imran Khaitamy Sebut Saipullah Paling Cocok Memperbaiki Madina

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh politik senior Kabupaten Mandailing Natal (Madina) As Imran Khaitamy Daulay menaruh harapan besar kepada pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati nomor urut 2 Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) bakal mampu mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Madina dengan memperbaiki tata kelola pertanian, perkebunan, dan peternakan. Jika Paslon SAHATA […]

expand_less