Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

BWS Sumatera II Dinilai Lamban Keruk  Irigasi Batang Gadis, Petani Kecewa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
  • print Cetak

Satu unit exavator mengeruk badan Irigasi Batang Gadis di satu titik Lingkar Dalam Timur, Panyabungan.

 

PANYABUNGAN, (Mandailing Online) — Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II dinilai terlalu lama mengerjakan pengerukan jalur kanan Irigasi Batang Gadis, akibatnya petani di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara, kecewa.

Kekecewaan petani karena lahan persawahan tak terairi. Sebab, irigasi harus kering di kala pengerukan berlangsung.

Banyak hamparan persawahan dan perikanan darat di desa-desa kawasan Kecamatan Panyabungan dan Panyabungan Utara menggantungkan sumber pengairan dari Irigasi Batang Gadis jalur kanan.

Bupati Mandailing Natal, Ja’far Sukhari Nasution juga telah banyak menerima keluhan petani.

Bupati meminta pihak rekanan pekerjaan normalisasi irigasi segera menyelesaikan proyek tersebut. Jika tidak, petani dan masyarakat dirugikan.

“Kami banyak menerima keluhan para petani. Sejak proyek itu dikerjakan oleh pihak pemborong, air untuk lahan pertanian mereka terganggu. Bahkan tidak ada sama sekali,” kata Sukhairi kepada sejumlah media pada, Senin sore (26/9/2022).

“Kita berharap  jangan sampai terjadi hal-hal tak diinginkan. Sudah banyak petani menyampaikan keluhan ke pemkab. Bahkan sebagian di antaranya langsung ke saya,” jelas bupati.

Hannum (54) petani di Saba Sialang, Desa Gunungtua Jae, Panyabungan, Minggu (25/9/2022) mengaku persawahan di Saba Silang hingga kini tak berani memulai musim tanam akibat air tak ada dari Irigasi Batang Gadis.

Irigasi Batang Gadis bukan kewenangan Pemkab Mandailing Natal.

Informasi yang didapat Mandailing Online dari berbagai sumber, Irigasi Batang Gadis berada di bawah kewenangan BWS Sumatera II Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerajaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Berdasarkan pantauan Senin, proyek pembersihan di sepanjang Irigasi Batang Gadis kanan sudah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.

Selama mereka kerja, pintu air menuju “aek proyek” itu mereka tutup dari DAS induknya, Sungai Batang Gadis.

Imam Wahyudi, pengawas proyek, mengatakan jadwal pelaksanaan proyek itu sampai Desember 2020.

“Namu ditargetkan pertengangan Oktober nanti aliran irigasi sudah bisa normal kembali,” katanya pada, Selasa pagi (27/9/2022).

Dia menyebutkan, saat ini pekerjaan yang belum selesai sekitar 750 meter dari total empat kilometer. Pekerjaan yang belum selesai yaitu depan Dinda Garden sampai Titi Kuning.

Sedangkan proyek normalisasi irigasi itu dari jembatan Aek Pohon — depan loket ALS, Pidoli Dolok —sampai pintu air di Sungai Batang Gadis, Dalan Lidang.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duo Sutan dalam Perjuangan Gerep Institute Naik ke Panggung Pahlawan Nasional

    Duo Sutan dalam Perjuangan Gerep Institute Naik ke Panggung Pahlawan Nasional

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Ada yang menarik dari gerakan kebudayaan yang sedang tumbuh di Mandailing Natal. Gerep Institute mengusung dua tokoh tangguh menuju panggung Pahlawan Nasional. Dalam waktu yang hampir bersamaan, dua nama besar kembali diperbincangkan sebagai calon Pahlawan Nasional. Keduanya sama-sama menyandang gelar adat Sutan. Dari diskusi kedai kopi, diskusi grup WA, rapat […]

  • Maragunung Harahap Maju Naik ‘Kapal Tampomas’

    Maragunung Harahap Maju Naik ‘Kapal Tampomas’

    • calendar_month Minggu, 1 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padang Sidimpuan, Ada hal menarik diutarakan Maragunung Harahap, seputar Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Padang Sidimpuan Tahun 2012. Apa itu? Orang kedua di Pemko Padang Sidimpuan ini berencana ikut berkompetisi pada pesta demokrasi sekali lima tahun itu. Kursi yang dibidik pun tidak tanggung-tanggung, yaitu menjadi orang nomor satu (Walikota) Sidimpuan. “Tulis ya, bahwa saya […]

  • 1 Positif, 27 OTG di Madina

    1 Positif, 27 OTG di Madina

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 27 orang ditetapkan dalam status OTG di Kabupaten Mandailing Natal, Sumut. Perkembangan itu menyusul seorang pria berinisial ARL (usia 55 tahun) asal Desa Padang Bulan Muara Soro, Kotanopan, Mandailing Natal terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19. Pria itu kini dalam perawatan di RS Martha Friska Medan. ARL ditetapkan positif berdasar hasil swab […]

  • Bakhsan Parinduri dan Kombes Syamsir Hibahkan Buku Tradisi Lisan kepada Pemkab Madina

    Bakhsan Parinduri dan Kombes Syamsir Hibahkan Buku Tradisi Lisan kepada Pemkab Madina

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Budayawan Mandailing, Muhammad Bakhsan Parinduri bersama Kombes Pol (purn) H. Syamsir A Lubis,SH menghibahkan 750 eks buku “Kearifan Mandailing Dalam Tradisi Lisan” kepada Pemkab Madina. Buku ini berisi penjelasan dan kaidah-kaidah serta contoh-contoh sembilan tradisi lisan Mandailing yakni Markobar, Manjeir, Mangupa, Mangambat, Marturi, Mangalen Mangan, Maronang-onang, Marungut-ungut dan Maralok-alok. […]

  • Babak Baru Kasus Smartvillage, Direktur PT ISN Ditetapkan Tersangka

    Babak Baru Kasus Smartvillage, Direktur PT ISN Ditetapkan Tersangka

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online )– Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Madina) melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Jupri Banjarnahor mengumumkan Direktur PT Infomedia Solusi Net (ISN) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Smartvillage di Kabupaten Madina tahun 2023. Hal ini disampaikan Jupri dihadapan wartawan di Kantor Kejari Madina, Jum’at (5/3/2026). “Dalam kasus dugaan korupsi proyek Smartvillage […]

  • Proyek Jalan Pagargunung-Batahan Diduga Fiktif

    Proyek Jalan Pagargunung-Batahan Diduga Fiktif

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)  – Proyek peningkatan jalan Pagargunung-Batahan, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina) TA 2015 yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum diduga fiktif.  “Kami sudah turun ke lokasi. Kami menemukan indikasi bahwa proyek itu fiktif. Hal itu diperkuat keterangan dan pengakuan masyarakat bahwa tidak ada pembangunan maupun peningkatan jalan senilai Rp978 jutaan di daerah itu,” ungkap […]

expand_less