Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Capaian Vaksinasi Rendah, MPC PP Madina Gelar Vaksinasi Massal

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
  • print Cetak

Suasana Vaksinasi Massal di Depan Kantor MPC PP Madina.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Capaian target vaksinasi di Mandailing Natal (Madina) masih rendah. Ini dibuktikan dengan penetapan PPKM level 3 melalui Inmendagri nomor 54. Padahal yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Madina nihil.

Hal ini membuat Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Madina tergerak untuk melakukan vaksinasi massal sebagai upaya membantu pemerintah dalam mencapai kekebalan kelompok (herd immunity).

Ketua Panitia HUT ke-62 PP Syafruddin Lubis ketika dijumpai Mandailing Online di sekretariat MPC PP Madina, Jl. Willem Iskander, Pidoli Dolok menyampaikan vaksinasi massal ini merupakan kerja sama dengan Pemkab Madina. Ini juga merupakan bagian dari rangkaian HUT PP.

“Kita miris melihat fakta partisipasi masyarakat terkait vaksinasi masih rendah sehingga target pemerintah belum tercapai. Untuk itu MPC PP tergerak melakukan kegiatan vaksinasi massal ini,” katanya.

Vaksinasi massal yang dilaksanakan pada Selasa (26/10) ini berhasil mencapai 178 orang yang terdiri dari masyarakat umum dan kader PP Madina.

Syafruddin mengungkapkan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Dia berharap vaksinasi bisa lebih intensif sehingga target 50% yang dikejar Pemkab Madina tercapai.

“Harapan kita ke depan, vaksinasi ini semakin intensif sehingga target 50 persen yang digaungkan oleh Bupati Madina tercapai pada tanggal 08 November mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Al Hasan Nasution menyampaikan capaian vaksinasi yang rendah menyebabkan Madina masuk kategori PPKM level 3.

“Kita  berharap kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan gerakan vaksinasi demi kemaslahatan umat dan Kabupaten Madina ke depan,” harapnya.

Sekretaris Dewan Pakar MPC PP Madina Mochtar Nasution yang diminta keterangan mengatakan kegiatan vaksinasi ini merupakan satu bentuk sinergitas MPC PP dengan Pemkab Madina.

“Vaksinasi massal ini bertujuan untuk membantu program pemerintah guna mewujudkan kekebalan kelompok (herd immunity),” katanya.

Mochtar menambahkan sinergitas Pentahelix approach sangat penting dalam penanganan pandemi Covid-19, terutama capaian target vaksinasi.

Ia berharap langkah yang diambil MPC PP Madina ini bisa diikuti oleh ormas atau OKP lain sehingga kekebalan kelompok tercapai lebih cepat.

Untuk diketahui, vaksinasi yang digelar MPC PP Madina merupakan vaksinasi dosis pertama dengan jenis vaksin Sinovac.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dilema Lagu Mandailing ( Lagu Daerah Tabagsel)

    Dilema Lagu Mandailing ( Lagu Daerah Tabagsel)

    • calendar_month Sabtu, 9 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    Sebelumnya ditulisan ini perlu di tegaskan bahwa saya nggak bermaksud menghina atau memperolok-olok budaya kita Mandailing, secara saya lahir di Mandailing, besar di Mandailing, dan sekarang juga tinggal di Mandailing. Namun ada sedikit rasa kecewa yang mengganjal di hati ini tentang lagu lagu daerah yang beredar dipasaran. Timbul kekhawatiran bagi saya kalu nantinya kita mendapat […]

  • Sekolah Dilarang Rayakan Valentine Day

    Sekolah Dilarang Rayakan Valentine Day

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Sekolah-sekolah di Balikpapan, Kalimantan Timur dilarang merayakan Valentine Day yang jatuh setiap 14 Februari. Hal itu diatur dalam surat edaran yang dilayangkan Dinas Pendidikan Balikpapan. Kepala Dinas Pendidikan Balikpapan Muhaimin mengatakan, pihaknya sudah melayangkan edaran ke semua sekolah, baik tingkat SMP maupun SMA per tanggal 5 Februari 2016. Surat edaran tersebut terkait larangan […]

  • Terkait RSU Husni Thamrin di Natal.Teguh Hasahatan Minta Nakes Harus Komitmen Terhadap Tugas

    Terkait RSU Husni Thamrin di Natal.Teguh Hasahatan Minta Nakes Harus Komitmen Terhadap Tugas

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih ingat kejadian di RSUD Husni Thamrin di Kecamatan Natal yang belakangan viral gegara  pasien tak dapat pelayanan dari petugas medis saat hendak berobat. Hal tersebut menimbulkan spekulasi tentang diduga adanya indikasi terkait gaji yang tak dibayarkan ataupun hal lainnya yang membuat para petugas enggan bekerja secara disiplin. Dari data yang […]

  • BAHASA DAN AKSARA MANDAILING (bagian 1)

    BAHASA DAN AKSARA MANDAILING (bagian 1)

    • calendar_month Senin, 2 Apr 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : ASKOLANI NASUTION Budayawan    Pengantar Bahasa Mandailing adalah bahasa yang digunakan sebagai bahasa adat dan budaya di wilayah bekas Asisten Residen Angkola Mandailing atau di wilayah Tapanuli Bagian Selatan. Penyebutan Tapanuli Bagian Selatan dalam konteks ini, hanya untuk menjelaskan satu kawasan yang berbeda dengan Tapanuli lainnya, baik dari sisi bahasa maupun budaya. […]

  • Polisi Tetapkan 7 Pekerja Tambang Emas Ilegal di Madina Jadi Tersangka

    Polisi Tetapkan 7 Pekerja Tambang Emas Ilegal di Madina Jadi Tersangka

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Ada 10 unit alat berat milik penambang emas ilegal hasil tangkapan Polres Madina pada selasa 28/5/2024, masih berada di lokasi. Dari 12 alat berat berat baru 2 unit yang sudah dibawa ke Mako Polres Madina. Ipda Bagus Seto Plh Kasi Humasy Polres Madina saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. ” Benar […]

  • Jumlah Pemilih di Aek Nabara Hanya 27 Orang

    Jumlah Pemilih di Aek Nabara Hanya 27 Orang

    • calendar_month Jumat, 29 Jun 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Desa Aek Nabara, Panyabungan Timur, Mandailing Natal termasuk rendah populasi penduduknya. Akibatnya, jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) di ajang Pilgubsu 2018 ini hanya sekitar 27 orang. Terdiri dari 14 pria, 13 perempuan. Desa ini memang tergolong terpencil. Lokasi pemukimannya masuk ke dalam kawasan hutan, teramat sulit dijangkau kenderaan roda dua. […]

expand_less