Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

CV Parak Tala Bantah Penyebab Abrasi Lahan Kebun Sawit Warga Kampung Sawah Natal

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
  • print Cetak

Material Pasir hasil dari Kapal Keruk dimanfaatkan untuk kebutuhan pembanguman Masjid Al Hidayah di Desa Kampung Sawah Natal, Madina ( ist )

NATAL ( Mandailing Online )- Direktur CV Parak Tala Asruddin membantah aktifitas Kapal Keruk miliknya sebagai penyebab abrasinya sejumlah lahan perkebuna sawit warga Desa Kampung Sawah, Kecamatan Natal, Mandailing Natal. Senin 4/9/2023.

Lewat sambungan tlephon, ia mengaku aktifitas Kapal Keruk milik perusahaan nya hanya beraktifitas selama dua hari di sungai batang natal di Desa Kampung Sawah dan bukan menjadi penyebab terjadinya abrasi lahan perkebunan sawit warga.

” hanya dua hari kapal keruk itu beraktifitas, itupun untuk mengambil material pasir untuk kepentingan bahan pembangunan masjid Al- Hidayah yang ada di jalan Lintas Natal Panyabungan, Desa Kampung Sawah” kata Asruddin.

Ia mengaku, beroperasinya kapal keruk juga atas kesepakatan musyawarah warga desa karena kebutuhan material pasir untuk pembangunan masjid.

” saya juga tau aturan, perusahaan saya tidak bisa beroperasi kalau perusahaan banga mengantongi Surat Izin Penambangan Batuan, namun karena kebutuhan warga dan hasil musyawarah untuk pembangunan masjid, terpaksa saya iakan untuk mengoperasikan kapal keruk tersebut ” jelas Asdudsin.

Dikatakannya, CV Parak Tala memang saat ini sedang mengajukan izin Dokumen Persetujuan Lingkungan dari Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi dan Dokumen Teknis Penambangan dari Dinas Perindag ESDM Provinsi Sumut sebagai tindak lanjut izin SIPB yang sudah ia kantongi.

Ia mengaku tidak akan melanggar aturan yang ada, karena jelas ia ingin berusaha secara legal bukan ilegal.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Aktifitas Kapal keruk berkapasitas 25 meter kubik yang beroperasi di sungai wilayah Desa Kampung Sawah, Kecamatan Natal, Mandailing Natal( Madina ) diduga telah menimbulkan abrasi lahan kebun sawit warga. Kapala Keruk itu sendiri beraktifitas mengambil galian C jenis pasir.

Ariansyah Inari selaku warga Desa mengaku aktifitas kapal keruk ini beroperasi sudah beberapa hari. Ia mengaku, sejak awal perizinan galian C ini sudah ditolak warga karena akan berdampak pada lingkungan.

Surat Penolakan warga sendiri kata Ariansyah telah di kirim ke Gubernur Sumatera Utara. Dalam surat itu, warga berharap agar Gubernur tudak mengeluarkan izin galian C di sepanjang sungai batang natal di Desa Kampung Sawah karena akan mengakibatkan abrasi. ( napi )

 

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antrean Panjang di Jembatan Aek Ranto Puran

    Antrean Panjang di Jembatan Aek Ranto Puran

    • calendar_month Jumat, 24 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ANTRE PANJANG Ratusan kendaraan antre panjang di Jalan Lintas Sumatera tepatnya dekat Jembatan Aek Rantopuran Gunungtua Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal yang ambruk beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut disebabkan jembatan bialley sebagai jembatan pengganti hanya bisa dilewati kendaraan satu arah secara bergantian.(medanbisnis/zamharir rangkuti)

  • Mendagri : Surat Pengunduran Bupati Madina Salah Prosedur

    Mendagri : Surat Pengunduran Bupati Madina Salah Prosedur

    • calendar_month Minggu, 21 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan surat pengajuan pengunduran diri Bupati Mandailing Natal, Dahlah Hasan Nasution, salah prosedur. Itu diungkap Tjahyo Kumolo lewat keterangan pers, Minggu (21/4/2019). Dahlan Hasan Nasution mengajukan pengunduran diri kepada Presiden RI usai kekalahan Jokowi-Ma’ruf pada Pilpers 2019 di Mandailing Natal. Mendagri menyatakan telah menerima surat […]

  • Bupati Madina Mengaku Selalu Dapat Info Siapa Dibelakang Setiap Aksi Demo Perkebunan

    Bupati Madina Mengaku Selalu Dapat Info Siapa Dibelakang Setiap Aksi Demo Perkebunan

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online : Aneh, gelombang demo terkait perkebunan diwilayah  Pantai Barat, Mandailing Natal, Sumatera Utara muncul drastis disaat Bupati Saipullah Nasution menjadi Bupati. Dua pekan trakhir sejumlah aliansi mendatangi Kantor DPRD Madina dan Kantor Bupati. Mulai dari Masyarakat dari Kecamatan Natal, Batahan, Sinunukan dan Muara Batang gadis serta Rantobaek bahkan kalangan mahasiswa seolah agenda ini […]

  • Sewa Ruko Dinilai Mahal di Panyabungan

    Sewa Ruko Dinilai Mahal di Panyabungan

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski nilai sewa rumah took (ruko) di Kota Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dinilai mahal, namun perkembangan bangunan ruko di kota ini terus menggeliat. Pembangunan ruko disepanjang jalan Willem Iskandar terus bertambah. Ruko yang dibangun warga pada umumnya untuk disewakan. Namun banyak dipakai secara pribadi untuk tempat usaha sekaligus tempat tinggal. “Kita […]

  • Sumut masih akan krisis listrik

    Sumut masih akan krisis listrik

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA  –  Dewan Energi Nasional (DEN) yang dipimpin oleh  Menteri ESDM selaku Ketua Harian  DEN, Sudirman Said hari menggelar sidang ke-13 yang  berlangsung di Kementerian ESDM, Jakarta. Sidang anggota DEN dengan agenda membahas isu-isu strategis dibidang energi dan pembahasan penetapan langkah-langkah penanggulangan kondisi krisis tenaga listrik. Dalam sambutannya Sudirman Said menyorot  kondisi kelistrikan nasional. Dikatakan, […]

  • Bupati Madina Didesak Sertakan 254 Desa di Pilkades 2022

    Bupati Madina Didesak Sertakan 254 Desa di Pilkades 2022

    • calendar_month Sabtu, 20 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara didesak menjadwalkan pemilihan kepala desa (pilkades) untuk 254 desa. Desakan ini muncul karena bulan  September 2022 seharusnya sudah memasuki tahapan pilkades di 254 desa sesuai amanah Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Sebanyak 254 kepala desa defenitif di Mandailing Natal (Madina) akan berakhir masa […]

expand_less