Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Dinas Kelautan & Kependudukan Disorot

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Pasca pengesahan 14 perda yang sebagian mengatur tentang susunan organisasi tata laksana pemerintahan, Pj Bupati Madina Aspan Sofian Batubara dimungkinkan melakukan mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Madina sebelum pengajuan RAPBD 2011.

Mutasi ini merupakan lanjutan reformasi birokrasi yang digulirkan Pj Bupati Madina Aspan Sofian Batubara. Bupati diharapkan tetap berpegang teguh pada penilaian terhadap sisi kredibilitas, kapasitas dan basic akademik dari calon pejabat yang akan menduduki jabatan struktural.

Demikian dikatakan Ketua LSM Gerhana Suhandi Lubis dan Direktur Eksekutif LSM Topan RI Madina Sam An Hasibuan kepada waratawan di Panyabungan, Kamis (02/12/2010).

Dikatakan, Bupati diharapkan melihat dan memperhatikan keberhasilan atau keberhasilan dinas-dinas sebelum memutuskan untuk memutasi kepala dinasnya. Dinas yang dianggap berhasil dipertahankan kepala dinasnya. Namun, jika programnya tak memuaskan, diganti saja.

Dicontohkan, Dinas Perikanan dan Kelautan saat ini perlu dievaluasi kinerja dan programnya, termasuk Dinas Kependudukan dan KB. Di Dinas Perikanan dan Kelautan sejauh ini banyak diduga program yang tak jelas sehingga dianggap memubazirkan uang negara.

“Hingga kini perikanan darat dan perikanan laut di Madina belum mampu memenuhi kebutuhan ikan konsumsi bagi rakyat di Madina. Justru masih dikuasai hasil petani dari luar daerah,” kata Suhandi.

Padahal anggaran sudah puluhan bahkan ratusan milyaran rupiah diposkan di Dinas Perikanan dan Kelautan, baik yang bersumber dari APBD maupun APBN. “Tidak jelas terlihat adanya peningkatan signifikan di sektor perikanan ini,” lanjutnya.

Bahkan banyak fisik-fisik Balai Banih Ikan (BBI) yang terlantar dan tak terurus yang menyebabkan keprihatinan. Ironisnya, BBI di Saba Jambu dijadikan lokasi judi yang dibuktikan dengan adanya penangkapan beberapa waktu lalu.

“Kita juga melihat bangunan TPI di Tabuyung tak berfungsi, termasuk jutga TPI di Batahan yang tak berfungsi meski pembangunannya Tahun 2007 lalu. Ini mengindikasikan perencanaan dan program ini menjadi tanda tanya,” ujarnya.

Yang parah, program pengadaan 5 unit kapal penangkap ikan masih ditangani pihak pihak kejaksaan karena terindikasi anggaran biayanya dimarkup.

Sementara itu, di Dinas Kependudukan dan KB juga masih menjadi pertanyaan bagi masyarakat tentang program keluarga berencana yang terdengar tak jelas. Beberapa waktu lalu, dinas ini akan didemo para pengunjuk rasa, namun batal. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Berkategori

    KPK: Bupati Madina Janjikan Satu Paket Proyek BDB ke Kontraktor

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Medan, – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi menyebut dari tiga proyek yang bersumber dari Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Pemprov Sumut yang didapatkan pemerintah kabupaten Mandailing Natal(Madina). Bupati Hidayat Batubara menjanjikan satu proyek untuk digiring pengerjaannya oleh kontraktor Surung Panjaitan. “Ada tiga paket proyek di APBD Madina yang bersumber dari BDB Pemprov Sumut. […]

  • Hari Guru, Yusuf Nasution Beri Bingkisan Kepada Guru

    Hari Guru, Yusuf Nasution Beri Bingkisan Kepada Guru

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  (Mandailing Online) – Calon Bupati Mandailing Natal nomor urut 1, Drs HM Yusuf Nasution,M.Si memberikan bingkisan kepada beberapa orang guru di Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, Rabu (25/11). Pemberian bingkisan ini merupakan penghargaan kepada guru di Hari Guru 2015. Guru merupakan tulang punggung pencerdasan anak bangsa. Kunjungan Yusuf Nasution ke Desa Lumban Dolok ini […]

  • BANDARA DI TENGAH JALAN ASPAL (bagian 1)

    BANDARA DI TENGAH JALAN ASPAL (bagian 1)

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Mengapa JB AH Nasution Tidak Bisa Hidup Hanya dengan Politik dan Landasan Pacu Pertemuan Bupati Madina H. Saipullah Nasution dengan pemilik Lion Air, Rusdi Kirana, yang dikawal Marwan Dasopang, memberi satu sinyal penting: Bandara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution (JB AH Nasution) belum menyerah. Rute Medan–Madina dan Madina–Padang yang […]

  • Musda Momentum Kebangkitan

    Musda Momentum Kebangkitan

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Bupati Mandailing Natal (Madina) Aspan Sofian Batubara didamping Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Utara Syah Afandin membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) IV PAN Kabupaten Madina di Hotel Internasional Payaloting, Panyabungan, Ahad (26/12/2010). Ketua Panitia Musda IV DPD PAN Madina Jakfar Siddik saat ditemui, menjelaskan kandidat Ketua DPD PAN Madina Periode 2010-2015 […]

  • Demokrasi Suburkan Korupsi, Islam Punya Solusi

    Demokrasi Suburkan Korupsi, Islam Punya Solusi

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Anita Safitri, S.Pd Aktivis dakwah & anggota komunitas Madina Menulis     Korupsi di Indonesia saat ini sudah tidak terkendali, dari tahun ke tahun semakin meningkat seolah menjadi tren dimana-mana. Di tahun 2021 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengantongi sebanyak 3.708 laporan dugaan korupsi sejak Januari hingga November 2021. Dari 3.708 laporan tersebut, […]

  • Madina Hasilkan 72 Ton Sampah, Bupati: Harus Dikelola Secara Profesional

    Madina Hasilkan 72 Ton Sampah, Bupati: Harus Dikelola Secara Profesional

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setidaknya 72 ton sampah dihasilkan tiap hari di berbagai kawasan di Mandailing Natal (Madina), Sumut. Bupati Madina H. Saipullah Nasution mengatakan, jumlah tersebut cukup banyak, dan tidak sebanding dengan armada yang dimiliki Pemkab Madina untuk mengangkut sampah. “Pemkab Madina hanya memiliki 13 truk pengangkut sampah, dikalikan dua kali angkut dalan sehari […]

expand_less