Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Dirut Utama PT Bank Sumut Gus Irawan: KPUM SS Harus Tingkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Direktur Utama Bank Sumut H Gus Irawan Pasaribu mengatakan Kredit Peduli Usaha Makro Sumut Sejahtera (KPUM-SS) yang sudah berjalan ditengah masyarakat harus dapat meningkatkan taraf ekonomi rakayat sehingga kesejahtraan hidup dapat meningkat sesuai dengan cita-cita dan harapan bersama rakyat Indonesia.

Demikian disampaikan Direktur Utama Bank Sumut H Gus Irawan Pasaribu Rabu (17/11). Di Sopo Godang Kelurahan Kota Siantar Kecamatan Panyabungan, sehubungan kunjungan kerjanya di beberapa daerah Kabupaten / Kota se Sumatera Utara dan Madina yang terahir yang bertepatan pada hari raya Idul Adha.

H Gus Irawan Pasaribu yang gemar mengurusi ibu-ibu lewat Kredit Peduli Usaha Makro Sumut Sejahtera (KPUM-SS) langsung mendatangi peserta ke Kelurahan Kuta Siantar Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal dalam rangka melihat langsung secara ril perkembangan program ini.

Program ini terus dikembangkan terhadap masyarakat yang mempunyai usaha kecil dan diharapkan bisa berkembang secepat mungkin sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga terutama pelaku usaha mikro untuk mencapai masyarakat yang sejahtra dan bahagia sehingga tercipta keluarga sakinah warohmah.

“KPUM-SS yang mengadopsi metodologi Gramen Bank yang dikembangkan oleh Prof Muhammad Yunus, Bangladesh karena metode ini terbukti efektif memberikan kesempatan kepada kaum miskin untuk berkesempatan mendapatkan pelayanan keuangan selam 30 tahun, dan telah di adopsi dengan berhasil dilebihi dari 130 negara di dunia,” sebutnya.

Dikatakannya, sasaran kita dalam menjalankan program ini adalah perempuan dari keluarga berpenghasilan rendah yang telah atau berpotensi memiliki mengelola usaha mikro dengan skim kredit berkelompok atau KKM (Kelompok Keuangan Mikro) yang beranggotakan kelompok terdiri dari 20-30 orang anggota yang berhasil dari wilayah domisili yang berdekatan.

“Dengan terbentuknya kelompok tersebut baru kita berikan kredit tanpa memerlukan jaminan fisik dan tabungan sehingga tiap anggota harus membentuk tabungan wajib sebelum memperoleh kredit yang menjadi syarat untuk mendapatkan kredit dan dasar penilaian saat perpanjangan kredit.

Pada prinsipnya jaminan utama adalah kepercayaan dan respect antar sesame anggota dengan pihak bank yang terwujud dalam system tanggung rentang,” katanya.

Program ini sudah kita mulai dari Nias setelah mendapat musibah tsunami beberapa tahun lalu dan ini sudah berhasil kembali mengakat ekonomi masyarakat dengan membuka berbagai usaha kecil yang tidak memberatkan nasabah dalam pengembalian kreditnya terbukti hingga saat ini tidak ada satupun kredit yang macet.

” Program Sumut Sejahtera ini sudah kita rambah ke berbagai kabupaten di setiap cabang Bank Sumut demi untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga sebagai bank umum satu-satunya yang menjalankan program KPUM di Indonesia,’ sebutnya.

Kepala Cabang Bank Sumut Panyabungan Hifsan Lubis melaporkan bahwa PT Bank Sumut Cabang Panybungan yang telah enam bulan menjalankan program tersebut telah mencapai angka 1.108 peserta program KPUM SS-1 dari 56 kelompok.

Dengan total plafon Rp 962 juta plafon Rp 500 ribu sampai Rp 5 Juta karena kita tertantang untuk membuktikan bahwa masyarakat prasejahtera khususnya kaum perempuan produktif yang ada di Kabupaten Mandailing Natal menjadi target program ini sesungguhnya cukup feasible jika dikelola secara baik dan professional.

“Aktivitas dan transaksi dilakukan dilokasi domisili kelompok bukan di bank dengan tujuan supaya bank benar-benar lebih dekat kemasyarakat dan juga untuk mengurangi biaya masyarakat mengingat kondisi keuangan mereka yang sangat minim yang selam ini salah satu alas an mereka enggan ke Bank,” sebutnya. (man)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Pendidikan Madina Bantah Pihakketigakan Bahan Ujian Sekolah

    Dinas Pendidikan Madina Bantah Pihakketigakan Bahan Ujian Sekolah

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYBUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina) membantah menyetujui pengadaan bahan ujian sekolah dasar ditangani pihak ketiga. Itu dikatakan Sekretaris Dinas Pendidikan Mandailing Natal, Raja Nasution menjawab Mandailing Online, Rabu (15/6/2022) menyusul kehebohan beredarnya foto naskah ujian sekolah dasar yang memperlihatkan ketidaksinkronan pertanyaan dengan jawaban. Foto-foto itu beredar di jagad dunia maya sejak […]

  • Abrasi Pantai, Pemukiman Tabuyung Bahaya

    Abrasi Pantai, Pemukiman Tabuyung Bahaya

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pemukiman Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, Sumut dalam bahaya menyusul rangkaian abrasi pantai laut. Pemkab Mandailing Natal (Madina) maupun Pemprov Sumatera Utara (Sumut) didesak bergerak cepat menangani abrasi. Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (DPP Ima Madina) menyatakan pemkab maupun pemprov harus mengindahkan UU Nomor […]

  • Nelayan Madina Tidak Melaut Akibat Cuaca Badai

    Nelayan Madina Tidak Melaut Akibat Cuaca Badai

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Sudah lebih dari sepekan para nelayan di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal (Madina) tidak melaut akibat cuaca buruk dan musim badai. “Sehingga banyak nelayan yang menggangur,” ungkap Hasmar, seorang nelayan di Kecamatan Muara Batang Gadis kepada waratawan, Minggu lalu (13/10/2013). Hasmar mengatakan, akibat situasi cuaca badai atau angin barat, […]

  • Kades Jambur Baru Berupaya Perbaiki Kesalahan. Warganya Diwajibkan Sumbang Batu Untuk Perbaiki Jalan yang Dirusaknya

    Kades Jambur Baru Berupaya Perbaiki Kesalahan. Warganya Diwajibkan Sumbang Batu Untuk Perbaiki Jalan yang Dirusaknya

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ||Mandailing Online- Kepala Desa Jambur Baru di Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal Riswan Haedy, berusaha memperbaiki kesalahan dengan membangun kembali jalan lingkungan yang dirusak. Musyawarah desa dilakukan untuk mencari solusi, namun hasilnya menuai kritik dari warga. Warga desa mengungkapkan bahwa setiap kepala keluarga dipaksa menyetor 2 buah batu untuk material perbaikan jalan lingkungan yang […]

  • Jalan Lintas Natal-Panyabungan Longsor

    Jalan Lintas Natal-Panyabungan Longsor

    • calendar_month Sabtu, 2 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pj Bupati Madina Tinjau Jalan Longsor Panyabungan, Pj Bupati Mandailing Natal Ir Aspan Sofian Batubara MM meninjau lokasi Longsor di Jalan Lintas Natal-Panyabungan Km 195,500, Desa Sopo Tinjak, Kecamatan Batang Natal, Jumat (01/10/2010) kemarin. Sesampai di lokasi, Pj Bupati langsung memerintahkan Kabid Bina Marga Dinas PUP Anwar Daulay untuk sesegera mungkin memperbaiki jalan yang telah […]

  • Ketua DPRD Tebingtinggi HM.Syafri Chap Mengundurkan Diri

    Ketua DPRD Tebingtinggi HM.Syafri Chap Mengundurkan Diri

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tebingtinggi, Ketua DPRD Tebingtinggi HM.Syafri Chap secara resmi melalui surat pernyataan yang ditandatanganinya menyatakan mengundurkan diri dari keanggotaan DPRD Tebingtinggi. Surat pernyataan pengunduran diri HM.Syafri Chap sebagai Ketua DPRD Tebingtinggi dari fraksi Partai Golkar ini, ditembuskan juga kepada Ketua Umum Partai Golkar, Ketua DPD Partai Golkar, Gubernur Sumatera Utara, Walikota Tebingtinggi dan Ketua KPUD Tebingtinggi, […]

expand_less