Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode

Dirut Utama PT Bank Sumut Gus Irawan: KPUM SS Harus Tingkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Direktur Utama Bank Sumut H Gus Irawan Pasaribu mengatakan Kredit Peduli Usaha Makro Sumut Sejahtera (KPUM-SS) yang sudah berjalan ditengah masyarakat harus dapat meningkatkan taraf ekonomi rakayat sehingga kesejahtraan hidup dapat meningkat sesuai dengan cita-cita dan harapan bersama rakyat Indonesia.

Demikian disampaikan Direktur Utama Bank Sumut H Gus Irawan Pasaribu Rabu (17/11). Di Sopo Godang Kelurahan Kota Siantar Kecamatan Panyabungan, sehubungan kunjungan kerjanya di beberapa daerah Kabupaten / Kota se Sumatera Utara dan Madina yang terahir yang bertepatan pada hari raya Idul Adha.

H Gus Irawan Pasaribu yang gemar mengurusi ibu-ibu lewat Kredit Peduli Usaha Makro Sumut Sejahtera (KPUM-SS) langsung mendatangi peserta ke Kelurahan Kuta Siantar Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal dalam rangka melihat langsung secara ril perkembangan program ini.

Program ini terus dikembangkan terhadap masyarakat yang mempunyai usaha kecil dan diharapkan bisa berkembang secepat mungkin sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga terutama pelaku usaha mikro untuk mencapai masyarakat yang sejahtra dan bahagia sehingga tercipta keluarga sakinah warohmah.

“KPUM-SS yang mengadopsi metodologi Gramen Bank yang dikembangkan oleh Prof Muhammad Yunus, Bangladesh karena metode ini terbukti efektif memberikan kesempatan kepada kaum miskin untuk berkesempatan mendapatkan pelayanan keuangan selam 30 tahun, dan telah di adopsi dengan berhasil dilebihi dari 130 negara di dunia,” sebutnya.

Dikatakannya, sasaran kita dalam menjalankan program ini adalah perempuan dari keluarga berpenghasilan rendah yang telah atau berpotensi memiliki mengelola usaha mikro dengan skim kredit berkelompok atau KKM (Kelompok Keuangan Mikro) yang beranggotakan kelompok terdiri dari 20-30 orang anggota yang berhasil dari wilayah domisili yang berdekatan.

“Dengan terbentuknya kelompok tersebut baru kita berikan kredit tanpa memerlukan jaminan fisik dan tabungan sehingga tiap anggota harus membentuk tabungan wajib sebelum memperoleh kredit yang menjadi syarat untuk mendapatkan kredit dan dasar penilaian saat perpanjangan kredit.

Pada prinsipnya jaminan utama adalah kepercayaan dan respect antar sesame anggota dengan pihak bank yang terwujud dalam system tanggung rentang,” katanya.

Program ini sudah kita mulai dari Nias setelah mendapat musibah tsunami beberapa tahun lalu dan ini sudah berhasil kembali mengakat ekonomi masyarakat dengan membuka berbagai usaha kecil yang tidak memberatkan nasabah dalam pengembalian kreditnya terbukti hingga saat ini tidak ada satupun kredit yang macet.

” Program Sumut Sejahtera ini sudah kita rambah ke berbagai kabupaten di setiap cabang Bank Sumut demi untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga sebagai bank umum satu-satunya yang menjalankan program KPUM di Indonesia,’ sebutnya.

Kepala Cabang Bank Sumut Panyabungan Hifsan Lubis melaporkan bahwa PT Bank Sumut Cabang Panybungan yang telah enam bulan menjalankan program tersebut telah mencapai angka 1.108 peserta program KPUM SS-1 dari 56 kelompok.

Dengan total plafon Rp 962 juta plafon Rp 500 ribu sampai Rp 5 Juta karena kita tertantang untuk membuktikan bahwa masyarakat prasejahtera khususnya kaum perempuan produktif yang ada di Kabupaten Mandailing Natal menjadi target program ini sesungguhnya cukup feasible jika dikelola secara baik dan professional.

“Aktivitas dan transaksi dilakukan dilokasi domisili kelompok bukan di bank dengan tujuan supaya bank benar-benar lebih dekat kemasyarakat dan juga untuk mengurangi biaya masyarakat mengingat kondisi keuangan mereka yang sangat minim yang selam ini salah satu alas an mereka enggan ke Bank,” sebutnya. (man)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Desak Kejatisu Tetapkan Tersangka Kasus Taman Raja Batu

    Mahasiswa Desak Kejatisu Tetapkan Tersangka Kasus Taman Raja Batu

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Rahman Simanjuntak saat melakukan orasi di depan kantor Kejatisu, Kamis (4/7). (foto : Ima Tabagsel)   MEDAN (Mandailing Online) : Mahasiswa kembali berunjukrasa di Kejatisu, menuntut penetapan nama-nama tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri di Madina. Unjukrasa dengan massa sekitar 600 orang itu dimotori Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (Ima […]

  • Tender RSU Panyabungan Dinilai Langgar Permen PUPR, Akan Diadukan ke Jalur Hukum   

    Tender RSU Panyabungan Dinilai Langgar Permen PUPR, Akan Diadukan ke Jalur Hukum   

    • calendar_month Jumat, 9 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Proses tender pembangunan Bangunan Gedung Instalasi RSUD Panyabungan berpagu Rp. 52 milyar dinilai melanggar Permen PUPR Nomor 14 tahun 2020 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi. Aliansi Anti Korupsi Mandailing Natal akan mengadukan masalah ini ke jalur hukum. Proses tender itu juga dinilai tidak mengindahkan Surat Edaran nomor 22/SE/M/2020 tentang […]

  • Kapolres Dihadiahi Ayam Kampung

    Kapolres Dihadiahi Ayam Kampung

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Berhasil Menutup Galian C BINJAI- Masyarakat Tanah Merah Lingkungan III, IV dan V Binjai Selatan punya cara unik untuk mengucapkan terimakasih. Senin (22/11) kemarin, ratusan warga tersebut memberikan hadiah berupa ayam kampung kepada Kapolresta Binjai AKBP Rina Sari Ginting. Tanda terimakasih itu dialamatkan warga karena kepolisian akhirnya menutup aktivitas galian C di Kelurahan Bhakti Karya, […]

  • Curah Hujan Tinggi Produksi dan Harga Karet di Madina Turun

    Curah Hujan Tinggi Produksi dan Harga Karet di Madina Turun

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Hujan yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam satu pekan terakhir mengakibatkan produksi dan harga getah karet di pasar-pasar lelang karet menurun. Seperti di Kelurahan Kota Siantar, harga getah karet turun dari semula Rp15.000 menjadi Rp13.500 per kilogramnya. Begitu juga di Desa Gunungtua Kecamatan Panyabungan, harganya hanya Rp13.000 per kg, dan di […]

  • Awas Joki CPNS

    Awas Joki CPNS

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    *18.432 Pelamar Rebut 324 Kursi CPNS Medan Informasi dihimpun Berita di lapangan, Selasa (14/12), sejumlah peserta seleksi CPNS tetap saja mengkhawatirkan terjadi kecurangan dalam rek-rutmen CPNS ini. ‘Pengamanan naskah ujian harus dilakukan secara ketat, jangan sampai bocor. Kemudian, harus juga diwaspadai keberadaan joki CPNS saat ujian berlangsung,’ ujar Irma, salah sorang calon peserta seleksi CPNS […]

  • Kadin-Pemkab Bahas Pemetaan Potensi Ekonomi Madina

    Kadin-Pemkab Bahas Pemetaan Potensi Ekonomi Madina

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina dituntut melakukan pemetaan potensi ekonomi berdasar geografis untuk pengembangan ekonomi. Pemetaan itu bertujuan agar diketahui apa saja yang bisa dikembangkan sesuai potensi wilayah masing-masing. Itu salah satu poin yang disampaikan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Madina Bahran Saleh Daulay pada pertemuan Kadin Madina dengan Bupati Madina Saipullah Nasution dan […]

expand_less