Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Ketua DPRD Tebingtinggi HM.Syafri Chap Mengundurkan Diri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 23 Agt 2011
  • print Cetak


Tebingtinggi,
Ketua DPRD Tebingtinggi HM.Syafri Chap secara resmi melalui surat pernyataan yang ditandatanganinya menyatakan mengundurkan diri dari keanggotaan DPRD Tebingtinggi.
Surat pernyataan pengunduran diri HM.Syafri Chap sebagai Ketua DPRD Tebingtinggi dari fraksi Partai Golkar ini, ditembuskan juga kepada Ketua Umum Partai Golkar, Ketua DPD Partai Golkar, Gubernur Sumatera Utara, Walikota Tebingtinggi dan Ketua KPUD Tebingtinggi, yang disampaikan disela pelaksanaan Sidang Paripurna DPRD Tebingtinggi berkaitan pemandangan umum DPRD atas Penyampaian nota pengantar walikota Tebingtinggi tentang laporan pertanggung jawaban APBD Tahun Anggaran 2010 berlangsung, Senin (22/8) di Ruang Sidang DPRD Jalan Sutomo Tebingtinggi.

Seperti halnya Sidang Paripurna DPRD Tebingtinggi dengan agenda pemandangan umum fraksi yang dipimpin wakil ketua DPRD Tebingtinggi H.Chairil Mukmin Tambunan SE, didampingi Wakil Walikota H.Irham Taufik SH.MAP, secara resmi dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum.

Namun setelah dibuka salah seorang anggota DPRD yakni Ir.Pahala Sitorus dihadapan Sidang Paripurna DPRD itu bermohon kepada pimpinan sidang, agar diperkenankan menyampaikan surat pernyataan dari Ketua DPRD HM.Syafri Chap, yang kemudian dipersilahkan untuk membacakannya.

Setelah surat tersebut dibacakan oleh Ir.Pahala Sitorus, kemudian pimpinan sidang mengetuk palu sebanyak tiga kali sebagai tanda menerima penyampaian surat pengunduran diri Ketua DPRD HM.Syafri Chap tersebut, tetapi salah seorang anggota DPRD dari fraksi Persatuan Amanat Karya Peduli Bangsa menginterupsinya, sebab agenda persidangan hanya mendengarkan tanggapan fraksi atas penyampaian nota pengantar walikota tentang laporan pertanggung jawaban APBD Tahun Anggaran 2010, bukan membahas pengunduran diri ketua DPRD seraya menyarankan agar dilakukan dalam pelaksanaan sidang lainnya, sedangkan palu sudah diketuk.

Selanjutnya pimpinan sidang tidak menanggapi intrupsi tersebut hanya menyarankan agar melakukan protes kepada fraksi Partai Golkar sebab surat pernyataan pengunduran diri HM.Syafri Chap itu melalui fraksi Golkar dan dianggap sah, tegas pimpinan sidang.

Sementara itu Anggota DPRD Tebingtinggi Ir.Pahala Sitorus saat dikonfirmasi Analisa di ruang kerjanya mengatakan dirinya hanya sebagai pemegang amanah unuk menyampaikan pengunduran diri HM.Syafri Chap melalui surat pernyataan yang dibacakannya itu.

Menurut Ir.Pahala Sitorus pengunduran diri HM.Syafri Chap karena yang bersangkutan sudah banyak berbuat dan banyak mengalami suka dan duka, sehingga secara pribadi melalui surat pernyataan tertanggal 18 Agustus 2011, menyatakan mengundurkan diri dari keanggotaan DPRD Tebingtinggi.

Ir.Pahala Sitorus menambahkan HM,Syafri Chap juga menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh waga Kota Tebingtinggi atas pengunduran dirinya, dan sebagai manusa biasa tentu tidak bisa terlepas dari salah dan kealpaan, baik itu yang disengaja maupun tidak disengaja, untuk itu dirinya menyampaikan permohonan maafnya, ujar Ir.Pahala Sitorus. (fel)
Sumber : analisadaily.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Dapat Anggaran Rp5 Miliar Dari Kemendag

    Madina Dapat Anggaran Rp5 Miliar Dari Kemendag

    • calendar_month Kamis, 6 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan, (MO) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal akan mendapat alokasi dana sebesar Rp5 miliar dari Kementerian Perdagangan untuk pembangunan pasar di Madina pada Tahun 2013 mendatang. Dari tiga usulan pembangunan pasar tradisional, yang disetujui hanya pembangunan pasar di Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu. Hal ini mengingat pasar tersebut adalah pasar yang tercipta alami dan telah […]

  • Empat Sekolah di Madina Ikut Lomba UKS Tingkat Provinsi

    Empat Sekolah di Madina Ikut Lomba UKS Tingkat Provinsi

    • calendar_month Jumat, 26 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Empat sekolah mewakili Kabupaten Mandailing Natal dalam lomba Unit Kesehatan Sekolah terbaik tingkat provinsi. Sekolah-sekolah itu adalah SD Negeri 080 Panyabungan dan SD Negeri 086 Dalan Lidang (kategori sekolah dasar). Untuk Taman Kanak-Kanak diwakili TK Masitoh Assalam, Lumban Dolok, Kecamatan Siabu. Untuk SLTA diwakili SMP Negeri 5 Sinunukan. Tim penilai Usaha […]

  • Proyek Tak Selesai Tahun 2013 Didominasi Proyek Jalan

    Proyek Tak Selesai Tahun 2013 Didominasi Proyek Jalan

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika di kampung anda di kawasan Mandailing Natal (Madina) ada proyek yang tidak selesai dikerjakan pada Desember 2013 lalu, jangan terkejut. Itu karena kontraktornya tak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal waktu. Proyek-proyek yang tidak siap itu sudah diputuskontrak oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Madina. “Diputus kontrak karena pihak kontraktor tidak […]

  • Heboh Foto Naskah Ujian Sekolah di Madina

    Heboh Foto Naskah Ujian Sekolah di Madina

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYBUNGAN (Mandailing Online) – Kehebohan silih berganti menerpa Kabupaten Mandailing Natal, Sumut. Hebohnya bukan heboh positif, melainkan heboh yang memalukan. Belum reda heboh dugaan pengutipan Rp 1.700.000 kepada para kepala desa, kini muncul lagi materi ijian sekolah dasar yang diduga tidak sinkron antara pertanyaan dengan jawaban. Dalam 2 hari terakhir, foto-foto naskah ijian sekolah dasar […]

  • Serial HUT Madina : Orok Bayi Ditemukan Terbuang di Hutabargot

    Serial HUT Madina : Orok Bayi Ditemukan Terbuang di Hutabargot

    • calendar_month Senin, 5 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      HUTABARGOT (Mandailing Online) – Pada 9 Maret 2018 Kabupaten Mandailing Natal akan merayakan Hari Lahir-nya yang ke-19. Nun, di Hutabargot satu orok bayi ditemuakan di aliran irigasi dalam kondisi tak bernyawa. Kondisi ini menggambarkan dekadensi moral masih menyelimuti Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang bermotto “Madina Yang Madani” dan dijabarkan dalam “Negeri Beradat Taat Beribadat” […]

  • Jangan ada politisasi berlebihan soal mobil Esemka

    Jangan ada politisasi berlebihan soal mobil Esemka

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota DPR dari Fraksi PKS minta dihentikannya pro kontra soal layak tidaknya mobil Esemka sebagai kendaraan dinas pejabat dan jangan ada politisasi berlebihan dari karya inovasi anak-anak bangsa tersebut. “Mari kita sama-sama apresiasi karya ini dan mendorong pemerintah memfasilitasi pengembangan serta kelayakannya agar terwujud sebagai mobil nasional dan awal dari bangkitnya kemandirian industri […]

expand_less