Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Dipimpin Brigjen, Polisi Parlemen Perlu Seribuan Personel

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
  • print Cetak

JAKARTA – Pengamanan komplek gedung parlemen dirancang lebih ketat. Rencananya tempat berkantornya para wakil rakyat, MPR, DPR dan DPD itu dijaga oleh seribuan lebih polisi di bawah komando perwira berpangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol). 

Ini tergambar dalam desain dan konsep Peraturan DPR tentang polisi parlemen (Parlementary Police). Dalam dokumen tersebut dijelaskan pertimbangan membentuk struktur pengamanan komplek gedung parlemen mirip-mirip pasukan pengamanan presiden (Parpampres). Alasan dibentuknya polisi parlemen karena bahaya yang mengancam salah satu objek vital nasional ini dinilai semakin dinamis.

Digambar juga kebutuhan sumber daya manusia (SDM) personil polisi yang dijadikan leading sector pengamanan komplekn parlemen. Selain dipimpin Brigjen Polisi (Direktur Polisi Parlemen), unsur pembantunya adalah perwira polri berpangkat Komisaris Besar (Kombes) eselon IIB, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) eselon IIIA, Komisaris  Polisi (Kompol) eselon IIIB hingga bintara, yang totalnya mencapai 1.194 personel.

Kepala Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, Roem Kono mengatakan polisi parlemen diperlukan untuk pengamanan menuju parlemen moderen. Biasanya dijaga oleh petugas pengamanan dalam (Pamdal), ke depan nama dan personilnya akan ditingkatkan kapasitasnya. 

"Mungkin sekarang namanya pamdal. Di sini sekarang ada polisi. Cuma ditingkatkan kapasitasnya, prasarana semua. Komunikasi. Koordinasi itu perlu. Protap seperti apa harus diatur melalui peraturan DPR," kata polikus Partai Golkar ini.

Dia menggambarkan polisi parlemen diperlukan untuk menjamin rasa aman semua pihak yang ada di komplek tersebut, terutama ketika ada keributan seperti rebutan ruang fraksi Golkar lalu antara dua kubu yang bertikai. Di mana ketika itu polisi tidak bisa langsung bertindak.

"Seperti kemarin ribut- ribut. Polisi bilang bukan wilayah kita. Jadi harus dipadukan antara polisi dan pamdal. Yang penting aturan pengaman jelas," tambahnya.

Sumber : (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gula Aren Sipapaga Tembus Pasar Sumut

    Gula Aren Sipapaga Tembus Pasar Sumut

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gula aren buatan Desa Sipapaga, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sudah lama menembus pasaran di kawasan Sumatera Utara. Kepala Desa Sipapaga, Zulkarnaen Nasution, SP, Senin (24/6) menyatakan, para pedagang pengumpul selalu datang menjemput langsung ke desa itu. Sehingga para pengrajin gula aren di desa ini tak repot-repot mencari pembeli. “Biasanya […]

  • Proses CPNS guru harus jujur!

    Proses CPNS guru harus jujur!

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Para tenaga honorer, khususnya guru telah diregistrasi datanya untuk diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Namun, dalam pendataan itu berbagai cara dilakukan, agar bisa diangkat menjadi CPNS. Ketua Komisi B DPRD Kota Medan, Irwanto Tampubolon, mengharapkan agar seleksi dan pengumpulan database yang dilakukan dalam proses pendataan tenaga honorer harus sesuai dengan surat […]

  • Punya Visi dan Misi yang Kuat dan Jelas, NNB Tiga Kecamatan di Madina Nyatakan Dukungan ke Harun- Ichwan

    Punya Visi dan Misi yang Kuat dan Jelas, NNB Tiga Kecamatan di Madina Nyatakan Dukungan ke Harun- Ichwan

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Naposo Nauli Bulung ( NNB ) 3 Kecamatan yakni Panyabungan Selatan, Lembah Sorik Marapi dan Puncak Sorik Marapi nyatakan bergabung dengn Pasangan Calon Bupati nomor urut 1 Harun-Ichwan. mereka mengaku siap memenangkan pasangan Harun-Ichwan dalam Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal. Sikap gabungan […]

  • Warisan Diinfaqkan ke Masjid, Menang di Pengadilan Agama

    Warisan Diinfaqkan ke Masjid, Menang di Pengadilan Agama

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ny. Patianur dan suami (saat suami masih hidup) PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ny. Patianur (61 thn) warga Desa Bintuas, Kecamatan Natal, Mandailing Natal, Sumut, akhirnya merasa lega setelah Gugatan Kewarisan yang diajukan terhadap dirinya berhasil di menangkan oleh Kuasa Hukumnya dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Madina Yustisia, di Pengadilan Agama Panyabungan. Gugatan harta warisan tersebut […]

  • Pilkada “Restoratif”: Raih “Emas”, Buang Cemas! (Bagian 2-selesai)

    Pilkada “Restoratif”: Raih “Emas”, Buang Cemas! (Bagian 2-selesai)

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: M Ludfan Nasution Era Otda Keadaan pada awal Era Otda (Otonomi Daerah) pun nampaknya tak jauh berbeda. Para keturunan raja yang menyebut diri sebagai “anak ni raja, anak ni namora” muncul dan mendapat peran kunci. Klaim wilayah untuk memekarkan kawasan Mandailing, Tanah Ulu (Muarasipongi) dan pesisir Natal pun menuntut pengakuan dan penguatan dari tokoh-tokoh […]

  • Wanita Tak Dikenal Diamankan

    Wanita Tak Dikenal Diamankan

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Isu penculikan anak semakin merebak di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Apalagi setelah Polsek Panyabungan Kota mengamankan seorang wanita tak dikenal di Jalan Bakti ABRI, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan, Rabu (24/11/2010). Informasi yang diperoleh dari warga, wanita yang diduga angota sindikat penculik anak ini awalnya mau masuk ke rumah warga di Jalan Bakti ABRI, […]

expand_less