Rabu, 8 Jul 2026
light_mode

Jadi Sekolah Penggerak Berkompeten, SMA 3 Panyabungam Jadi Tujuan Studi Tiru

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Sabtu, 16 Des 2023
  • print Cetak

PANYABUNGAN ( Mandailing Online )-SMA Negeri 3 Panyabungan merupakan salah satu sekolah penggerak berkompoten yang ada di Kabupaten Mandailing Natal (  Madina ) Melalui program program yang diajarkan di sekolah ini. Beragam keunggulan dan juga banyaknya inovasi serta kreasi talenta yang dimiliki SMA Negeri 3 Panyabungan menjadikan pihak sekolah lain mengambil pelajaran dan mengikuti keunggulan yang ada di sekolah SMA Negeri 3 ini.

Untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah, SMA Negeri 2 Muara Batang Gadis (Mbg) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pun adakan Studi Tiru ke SMA Negeri 3 Panyabungan.

Studi Tiru ini merupakan suatu kegiatan yang dilakukan SMA Negeri 2 MBG dengan tujuan menambah wawasan dan pengetahuan murid serta para guru yang akan diterapkan kedepannya untuk menjadi lebih baik di sekolah tersebut.

Kegiatan seperti ini tentunya sangat bermanfaat bagi perkembangan siswa siswi sekolah agar berkembang sesuai dengan yang diharapkan. Contohnya untuk sebuah pembelajaran yang ada di sekolah lain dengan membandingkan pelajaran tersebut di sekolah sendiri.

Seperti diketahui, program unggulan SMA 3 Panyabungan meliputi berbagai program unggulan sekolah penggerak seperti P5 (Projeck Penguatan Profil Pelajar Pancasila) Literasi dan pembinaan krakter lainnya seperti program Keagamaan serta Implementasi Program Kurikulum Merdeka, dan inilah yang menjadi salah satu dari sekian banyak target SMA Negeri 2 melakukan Studi Tiru ke sekolah SMA Negeri 3 yang beralamat di Komplek STAIN Madina itu.

Tak hanya itu, Sekolah SMA 3 juga mempersembahkan Gordang Sambilan yang dimainkan murid kelas X dan kelas XI, penampilan Parade Paskibraka, Seni Tari, Pramuka, Puisi, Sarhil serta penampilan memukau murid dalam berbicara di depan umum menggunakan bahasa inggris (public speaking) dan pertunjukan Silat, Nasyid, Hadroh, Monolog serta berbagai penampilan memukau lainnya yang ditampilkan sekolah ini.

Kunjungan Studi Tiru ini sendiri di ikuti 60 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah dan 40 siswa siswi serta 19 orang guru pengajar yang ada di SMA Negeri 2 Mbg. Rencananya kegiatan Studi Tiru ini akan berakhir dalam satu hari setelah semua program unggulan sudah di tampilkan di depan guru dan juga murid SMA Negeri 2 Mbg.

Sementara Kepala sekolah SMA Negeri 2 Mbg Suprianto mengatakan kunjungan Studi Tiru ini merupakan kegiatan ke dua kalinya dilakukan SMA N 2 Mbg setelah sebelumnya melakukan Studi Tiru ke SMA Negeri 1 Mbg beberapa bulan lalu.

Suprianto juga mengaku, setelah melakukan Studi Tiru di SMA Negeri 3 Panyabungan pihaknya banyak mendapatkan pengalaman yang akan ia bawa ke SMA Negeri 2 Mbg nantinya.

“Belajar dan meminta pengembasan agar bisa kami kembangkan di sana, karena sekolah SMA Negeri 3 Panyabungan ini merupakan salah satu dari dua sekolah penggerak yang ada di Madina, intinya banyak sekali ilmu yang kami di dapatkan dari sini,” ucap Suprianto.

Tak hanya itu, Supriyanto juga mengaku jika di wilayahnya saat ini yakni di Desa Siulangaling Kecamatan Mbg, kualitas dan kreatifitas anak didiknya masih banyak tertinggal dari sekolah lainnya yang ada di Kabupaten Madina.

Untuk itu, Supriyanto juga memohon kepada Pemerintah Kabupaten Madina agar memperbanyak penempatan guru ASN atau P3K di Wilayah Siulangaling.

“Kami para guru pengajar disana saat ini sangat kekurangan tenaga pendidik, serta fasilitas belajar mengajar, mohon kiranya agar pemerintah memperhatikan kami agar anak anak sekolah lebih maju,” tutupnya.

Disisi lain, Kepala sekolah SMA Negeri 3 Panyabungan Dra.Hj.Lesna Tarida Pulungan,MM mengaku kunjungan dari sekolah SMA Negeri 2 itu merupakan suatu kebanggaan bagi sekolah yang ia pimpin saat ini.

“Kedatangan mereka ke sekolah ini sudah lama kita nanti, karena mereka sebelumnya sudah meminta agar sekolah kita dijadikan sebagai tujuan untuk Studi Tiru, karena sekolah ini salah satunya sekolah penggerak yang ada di Panyabungan Kota, jadi wajib bagi kita untuk mengimbaskan dan memberi masukan agar bisa meniru semua program program yang sudah berjalan di sekolah ini,” ucap Lesna.

Sebagai upaya dan tanggung jawab moral sebagai sekolah penggerak, Lesna juga mengaku sangat berterima kasih atas kunjungan tersebut, sehingga kedepannya pendidikan yang ada di Madina semakin maju. katanya.( dedek )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malaysia-Indonesia tak Akan Perang

    Malaysia-Indonesia tak Akan Perang

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Hubungan Indonesia-Malaysia cendrung panas jika tersandung satu masalah, tapi hubungan diplomatik Indonesia-Malaysia sangat fluktuatif. Walau diterpa isu ketegangan yang terjadi, tidak akan membuat dua negara serumpun ini berhadap-hadapan di medan perang. “Jauhkan pikiran dari perang-perangan. Malaysia-Indonesia tidak akan perang,” ujar Menhan Malaysia Ahmad Zahid Hamidi, dalam seminar Industri Pertahanan oleh Sinar Harapan di Wisma […]

  • Terkait Dugaan Kader Selingkuh DPP Demokrat Tunggu Tim DPD

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Kabar dugaan perselingkuhan antara anggota DPRD Sumatera Utara Megalia Agustina dengan fungsionaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumut Borkat Hasibuan, sudah sampai ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Hanya saja, DPP belum berani mengambil sikap. Ketua DPP Demokrat, Sutan Bhatoegana menjelaskan, masalah tersebut diserahkan ke DPD Demokrat Sumut. “DPD membentuk tim pencari […]

  • Zakat Pemkab Madina Terkumpul 222 Juta

    Zakat Pemkab Madina Terkumpul 222 Juta

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jumlah zakat, infak dan sadaqah (ZIS) yang terkumpul dari birokrasi Mandailing Natal (Madina) tahun ini sebanyak 222.000.000 rupiah. Jumlah itu terdiri dari lingkungan Depag Madina sebesar 210.000.000 rupiah dan dari Pemkab Madina sebesar 99.000.000 rupiah. Itu diungkapkan Kakandepag Madina, Muksin Batubara pada acara peringatan Nuzulul Qur’an sekaligus penyerahan ZIS di mesjid […]

  • Kopri Pc PMII Madina Pertanyakan SIPP PN Madina yang Lumpuh, Wakil Ketua PN : SIPP Mengalami Masalah sejak April

    Kopri Pc PMII Madina Pertanyakan SIPP PN Madina yang Lumpuh, Wakil Ketua PN : SIPP Mengalami Masalah sejak April

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Natal) – Pengurus Cabang Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri Kabupaten Mandailing Natal (Kopri Pc. PMII Madina) Audensi dengan Pengadilan Negeri Mandailing Natal (Madina) sebab tidak berfungsinya sejumlah fitur penting dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) dengan nomor surat 002.KOPRI-PC-XV.U-01.01.D.-1.06.2025. Kata Devi Rahmasari Ketua Kopri PC PMII Madina. Dalam isi surat tertulis tersebut. […]

  • Plt Bupati Tapteng Khawatir Nasib 300 Warga Dekat Lokasi Longsor

    Plt Bupati Tapteng Khawatir Nasib 300 Warga Dekat Lokasi Longsor

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Pelaksana Tugas Bupati Tapanuli Tengah M Syukran Tanjung mengaku khawatir dengan sekitar 300 warga yang berada di dekat lokasi longsor di Desa Sibiobio, Kecamatan Sibabangan, yang tadi pagi telah memakan korban.   “Kalau lima keluarga yang ada di dekat lokasi longsor sudah keluar semua. Tapi di atas mereka itu ada lagi 300 warga […]

  • Produksi Padi Meningkat di Huraba

    Produksi Padi Meningkat di Huraba

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Upaya petani dan Pemkab Madina memperlancar pengairan air ke sawah-sawah di Desa Huraba, Kecamatan Siabu menuai hasil yang memuaskan. Pada panen yang berlangsung Maret-April ini, penghasilan sawah rata-rata 80 kaleng per lungguk. Kondisi itiu berbeda dengan musim panen sebelumnya, dimana para petani hanya menuai hasil rata-rata sekitar 50 kaleng per lungguk. […]

expand_less