Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

DPR Minta Garuda Beri Sanksi Operator Lalai

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
  • print Cetak


Jakarta – Sejumlah anggota Komisi V DPR meminta kepada manajemen PT Garuda Indonesia untuk memberi sanksi tegas kepada operator pada sistem operasi baru BUMN Penerbangan itu.

“Jika hasil investigasi menunjukkan ada unsur `human error` (kelalaian manusia) pada operatornya, maka Garuda harus beri sanksi tegas,” Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Muhidin M. Sahid, kepada pers usai Rapat Dengar Pendapat dengan jajaran direksi PT Garuda Indonesia, di Jakarta, Kamis.

Dia mengakui, sebenarnya kecewa dengan Garuda sebab bagaimana mungkin bisa terjadi kekeliruan sistem teknologi informasi (TI) yang baru itu.

Oleh karena itu, tegasnya, jika hasil dari tim investigasi tersebut telah keluar, maka pihak Garuda diwajibkan untuk menyebarkan informasi tersebut kepada pemerintah.

“Hal ini sebagai tindak tanggung jawab Garuda kepada pemerintah akibat kekacauan sistem baru itu. Selain itu, juga harus disampaikan ke publik secara terbuka,” katanya.

Bukan Sabotase

Direktur Teknologi Informasi dan Strategis Garuda Indonesia, Elisa Lumbantoruan, pada kesempatan yang sama menyatakan, sudah melakukan penelitian lebih lanjut mengenai penyebab ambruknya jaringan sistem “Integrated Operational Control System (IOCS)”.

“Sebelumnya, sempat sampaikan kabel copot. Kami bilang itu sebagai sebab karena memang yang paling mudah dikenali secara visual. Tapi ternyata ambruknya sistem disebabkan oleh adanya aplikasi atau pengguna sistem,” kata Elisa.

Aplikasi ini secara langsung mengirimkan data secara masif ke perangkat kontrol komunikasi sehingga membuat sistem bermasalah.

“Sementara di saat bersamaan, operator tidak disiplin dalam proses memasukkan data terakhir mengenai pergerakan awak kabin, pesawat, dan jadwal penerbangan ke dalam sistem,” katanya.

Elisa juga mengungkapkan, operator hanya memasukkan data terbaru itu ke sistem baru.

Padahal, seharusnya data krusial itu dimasukkan ke dalam sistem lama maupun ke IOCS.

Namun demikian, ia membantah adanya unsur kesengajaan atau sabotase dalam hal tersebut.

“Jadi, bukan sistem barunya yang bermasalah. Kesalahan utama kami adalah tidak disiplin melakukan `cut over` karena input data hanya ke satu sistem,” katanya.

Oleh karena itu, tegasnya, pihaknya melihat ada kemungkinan unsur kelalaian. Kami tidak pernah katakan ini sabotase, orang yang mengembangkan itu,” katanya.(*)
(T.E008/M012/R009)
Sumber : Antara News

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DanaTak Cukup, Kontingen Porsadin Sumut Dimungkinkan Gagal Berangkat ke Tingkat Nasional

    DanaTak Cukup, Kontingen Porsadin Sumut Dimungkinkan Gagal Berangkat ke Tingkat Nasional

    • calendar_month Kamis, 9 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kontingen Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) dari Sumatera Utara dimungkinkan gagal berangkat ke ajang nasional di Pasuruan, Jawa Timur. Kemungkinan gagal itu diakibatkan oleh ketidakseriusan pemerintah daerah menyediakan biaya. Sebanyak 5 orang dalam kontingen yang akan ke tingkat nasional itu berasal dari Mandailing Natal (Madina) yang tampil menjadi […]

  • Kualitas Tanggul Sungai Aek Pohon Disorot DPRD Sumut

    Kualitas Tanggul Sungai Aek Pohon Disorot DPRD Sumut

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kualitas tanggul penahan banjir di Sungai Aek Pohon, Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Madina menjadi perhatian serius 9 legislator DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Ketahanan tanggul yang dibangun tahun 2021 itu dinilai rendah. Kasus ini akan menjadi bagian dari beberapa poin perhatian DPRD Sumut dalam menilai LPJP (Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Pembangunan) […]

  • Qurban Persembahan Pengorbanan Totalitas

    Qurban Persembahan Pengorbanan Totalitas

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dinnar Fitriani Susanti Idul Adha yang lebih familiar disebut dengan lebaran haji, melekat dengan ibadah haji. Tahun ini sekitar dua ratus ribu jamaah haji yang menunaikan rukun Islam ini. Idul Adha yang dilaksanakan tanggal 10 Dzulhijjah setiap tahunnya adalah wujud penerapan Syari’ah Allah. Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, sangat identik dengan pengorbanan totalitas seorang […]

  • Darmin, Petani Madina Dinobatkan Sebagai Petani Teladan Nasional, Akan Bertemu Presiden Jokowi

    Darmin, Petani Madina Dinobatkan Sebagai Petani Teladan Nasional, Akan Bertemu Presiden Jokowi

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Petani bernama Darmin dari Kecamatan Puncak Sorik Marapi dinobatkan sebagaio salah satu petani teladan nasional dan diundang presiden Jokowi ke Istana Negara di Jakarta. Selain itu, dia juga akan mengikuti temu ramah/resepsi kenegaraan dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Bogor usai peringatan HUT RI. Kepala Badan Penyuluh Pertanian Ketahanan […]

  • Hari Ini Calhaj Asal Madina Kolter 3 Bertolak Menuju Asrama Haji Medan

    Hari Ini Calhaj Asal Madina Kolter 3 Bertolak Menuju Asrama Haji Medan

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – 1 ( satu ) dari 359 Calon Jemaah Haji 1445 / Tahun 2024 kloter 3 asal Mandailing Natal yang berangkat hari ini Senin 13/5/2024 menuju asrama haji medan gagal berangkat karena sakit. Dilaporkan panitia pemberangkatan bahwa Calhaj asal Madina ini akan beemalam beaok di asrama haji medan dan akan terbang tanggal […]

  • URGENSI NIAT BAKAL CALON KEPALA DAERAH DALAM PERSFEKTIF SOSIOLOGI AGAMA

    URGENSI NIAT BAKAL CALON KEPALA DAERAH DALAM PERSFEKTIF SOSIOLOGI AGAMA

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

       Oleh : Moechtar Nasution   Tinggal hitungan bulan lagi pilkada Madina akan di ”lounching”kan dan diperkirakan hari H-nya digelar pada pusaran bulan Desember tahun ini. Riak-riak pembicaraan warga masyarakat sudah terasa dan belakangan ini menghangat seiring dengan pendaftaran beberapa orang bakal calon kepala daerah ke beberapa partai politik. Sudah dipastikan ada beberapa putra terbaik […]

expand_less