Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Fahrizal: Penelitian Terhatap SMGP Penting Dilakukan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
  • print Cetak

Fahrizal Efendi Nasution

MEDAN (Mandailing Online) – Rentetan insiden di PLTP Sorik Marapi menimbulkan kesadaran bahwa penelitian terhadap keberadaan PT SMGP di Mandailing Natal, Sumatera Utara, penting dilakukan.

Jangan sampai terlambat mengetahui tentang apakah perusahaan panas bumi itu suatu “mesin pembunuh” bagi penduduk atau tidak secara jangka panjang.

“Dari rentetetan insiden yang terjadi, keberadaan perusahaan panas bumi itu harus dikaji secara mendalam,” kata Anggota DPRD Sumatera Utara H. Fahrizal Efendi Nasution, SH., mengingatkan, dilansir Beritahuta, Kamis malam (29/9/2022).

Fahrizal Efendi Nasution anggota legislator dua periode–2014-2019 dan 2019-2024– itu menyebutkan hal itu menanggapi kasus keracunan dialami warga Desa Sibanggor Julu serta Sibanggor Tonga, Kecamatan Puncak Sorik Marapi (PSM), Madina yang terjadi pada, Selasa petang (27/9-2022).

Sebanyak 79 warga dilarikan ke RSUD Panyabungan disebabkan terpapar gas beracun dari kegiatan pembukaan Wellpad sumur T-11 miliki  PT SMGP (Sorik Marapi Geothermal Power).

Menurut anggota Komisi D DPRD Sumut, itu hingga saat ini belum ada medical check-up mengenai dampak kesehatan  jangka panjang bagi mereka yang sudah pernah menghirup gas beracun H2S (Hydrogen Sulfide) .

“Sementara mereka yang terpapar jelas langsung terlihat efeknya. Antara lain bisa pusing, mual atau muntah. Bahkan dapat menyebabkan kematian,” kata pria bergelar Sutan Kumala Bongsu Lenggang Alam.

Selain itu, penting dilakukan penelitian radius berapa meter gas yang diduga H2S aman jika terhirup manusia. “Ini perlu dikaji. Sejauh mana dampak buruknya  bagi kesehatan tubuh manusia mengingat ada pergerakan udara,” kata wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Sumut 7.

Dia menyatakan khawatir H2S tersebut telah mencemari udara yang dapat menjangkau radius lebih jauh, yaitu melintasi pemukiman padat penduduk. Bahkan, tidak menutup kemungkinan sampai ke Panyabungan.

“Bagaimana efek kesehatan jangka panjang terhadap masyarakat mengingat ada pergerakan udara. Berapa radius jarak aman bagi kesehatan,” ujarnya.

Sebagai contoh, sebutnya, dalam jangka panjang  mercuri bisa berdampak buruk bagi kesehatan manusia atau mahluk hidup lainnya, meskipun zat itu hanya terhirup, tersentuh kulit, apalagi masuk kedalam tubuh.

“Apakah dampak mercuri sama dengan H2S jika dalam jangka panjang dalam tubuh kita. Perlu dilakukan penelitian atau tes emisi udara,” imbunya.

Politisi Hanura itu merasa yakin efek negatif H2S atau jenis zat lainnya yang menyebabkan warga di sekitar aktivitas PT SMGP keracunan, lebih ganas dari mercuri yang biasa dipakai dalam proses tambang emas.

“Kalau mercuri, bersentuhan dengan kita atau dipegang berapa kilo pun, saat ini tak ada efek samping. Namun dalam jangka panjang sangat tidak aman bagi kesehatan manusia,” katanya.

Itu sekadar perbandingan. H2S sifatnya bisa berpindah tempat melalui angin. Zat yang fisiknya tidak tampak, tetapi memungkinkan masuk ke dalam tubuh melalui udara.

Dalam kaitan ini, ujarnya, sama halnya perokok pasif. Pada jangka panjang tetap ada dampak buruknya bagi kesehatan manusia. Karena itu, jika keberadaan aktivitas PT SMGP menjadi “mesin pembunuh” manusia, baik jangka pendek atau jangka panjang, maka perusahaan itu harus diusir dari Madina karena keberadaan perusahaan yang memproduksi energi listrik tersebut tidak lebih penting dibanding kesehatan serta keselamatan.

Dikutip dari website EBTKE ESDM, pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di Sibanggor, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal merupakan proyek strategis nasional di sektor energi dengan proyeksi kapasitas total sebesar 240 MW. Menjadi bagian dalam Program 35.000 MW maupun Program FTP 10.000 MW Tahap II.

PLTP yang dikembangkan PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) ini masih dalam tahap pengembangan dari beberapa unit sumur geothermal. Saat ini SMGP telah menghubungkan Unit 1 kepada PLN sebesar 45 mega watt pada jaringan 150 kV PT. PLN.

Sumber: Beritahuta / ESDM
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senin, Musda KNPI Madina

    Senin, Musda KNPI Madina

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA, Musda KNPI Madina akan digelar Senin (7/2) mendatang. Dari sejumlah kandidat yang mencalon Muhammad Alhasan Nasution SPdI dinilai sejumlah OKP merupakan figur yang layak untuk memimpin DPD KNPI Madina untuk periode selanjutnya. Sejumlah OKP tersebut, yakni PC GP Ansor Madina, PC PMII Madina, PC Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Madina, PC Generasi Muda Pembangunan Indonesia […]

  • SMAN Plus Madina diklat P4GN

    SMAN Plus Madina diklat P4GN

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – SMA Negri Plus Mandailing Natal laksanakan diklat pendidikan tingkat SMA,SMK, MA tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) ditengah-tengah pelajar dan masyarakat di daerah itu selama tiga hari di Hotel Madina Sejahtera Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan. Hal tersebut dikatakan kepala sekolah SMA Negri Plus Madina, Zulkarnain Lubis, malam ini. Pelaksanaan diklat […]

  • Warga Adukan Kades Aek Banir ke Inspektorat

    Warga Adukan Kades Aek Banir ke Inspektorat

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Kepala Desa Aek Banir Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diadukan warga ke Inspektorat Madina, Jumat (24/7/2020). Ada 4 poin dugaan korupsi dalam surat pengaduan yang ditandatangani Badan Perwakilan Desa (BPD) dan puluhan warga tersebut, yakni di bidang bangunan fisik, pemberdayaan masyarakat, BUMDes dan dugaan pungli. Pada bangunan fisik disebutkan rabat beton […]

  • Program Air Bersih Pemkab Madina Dipastikan Tepat Sasaran

    Program Air Bersih Pemkab Madina Dipastikan Tepat Sasaran

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina kembali membenahi pelayanan penanganan air bersih dan sanitasi untuk upaya dari menekan penurunan stunting dan kemiskinan ekstrim. Penanganan air bersih ini pun akan dikelola oleh Tirta Madina. Diketahui Pemkab Madina dapat bantuan program inpres air minum dari Kementerian PUPR. Kabid Cipta Karyanya, Ikhwan Dermawan, Selasa, (11/09/2024) mengatakan, Tirta Madina […]

  • Jalan Lintas Pantai Barat Longsor di Dua Titik

    Jalan Lintas Pantai Barat Longsor di Dua Titik

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA Akibat hujan yang terus mengguyur Kabupaten Mandailing Natal sejak beberapa hari terakhir ini, mengakibatkan longsor di dua titik jalan lintas provinsi menuju Pantai Barat Madina tepatnya di Kecamatan Batang Natal. Jalan sepanjang sekitar 35 kilometer tersebut menjadi langganan longsor setiap tahunnya di musim penghujan. Informasi dihimpun METRO dari Imsaruddin (22), warga Desa Tarlola, Kecamatan […]

  • DPRD Deli Serdang Akan Bahas Putusan PTUN Medan

    DPRD Deli Serdang Akan Bahas Putusan PTUN Medan

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    L Pakam, Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan yang membatalkan SK Gubernur Sumatera Utara Nomor: 593/052/K/Tahun 2002 terkait masalah tanah seluas 38,25 ha yang berada di luar Hak Guna Usaha (HGU) PT PP Lonsum Kebun Sei Merah di Desa Sei Merah Kebun, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, akan dibahas dalam rapat paripurna DPRD […]

expand_less