Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Generasi Muda Amburadul Akibat Sistem Sekularisme

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 21 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd
Pemerhati Generasi Muda dan Anggota Komunitas Forum Kajian Akhwat Islam

Generasi muda adalah generasi penerus yang mana di tangan merekalah perubahan suatu bangsa itu berada, baik perubahan ke arah yang baik atau pun rusak. Semua itu tergantung bagaimana generasi ini dididik. Oleh karena itu, sangat penting sekali memperhatikan bagaimana pendidikan para generasi muda hari ini agar mereka bisa menjadi agent of change, terutama dalam pendidikan agama agar tidak terperosok dalam kubangan kemaksiatan.

Lihat saja hari ini bagaimana kelakuan para pemuda di setiap daerah, mereka sangat jauh dari Allah. Seperti fenomena balap liar yang terjadi baru-baru ini di Padang Sidempuan. Dimana karena kenakalan remaja ini sehingga mengakibatkan salah satu teman mereka meninggal dunia akibat bersenggolan dengan temannya saat melakukan balap liar. (Lampung.tribunnews.com)

Bukan hanya itu, baru-baru ini di Makassar seorang selegram bernama Ari Pratama ditikam oleh pacarnya sampai tewas dikarenakan sakit hati. (m.tribunnews.com)

Sungguh mengerikan sekali dan tentunya sangat memprihatinkan melihat kelakuan generasi muda hari ini. Mereka sama sekali tidak takut dalam melakukan kemaksiatan. Rasanya kemaksiatan itu menjadi hal wajar dalam kehidupan mereka.

Bagaimana tidak! Hal ini bisa terjadi tentunya karena diterapkannya sistem sekularisme-kapitalisme dalam kehidupan kita. Dimana dalam sistem sekularisme ini setiap aktivitas kehidupan selalu dipisahkan dengan agama. Sistem sekularisme memaksa manusia untuk tidak melibatkan Allah dalam setiap aktivitasnya.

Sistem ini juga membuat manusia selalu melakukan apa saja sesuai kehendak mereka walaupun jelas yang mereka lakukan dosa, mereka akan tetap melakukannya sebab mereka hanya melihat kesenangan dan manfaat apa yang mereka dapatkan dari melakukan seluruh aktivitas itu. Tidak peduli lagi halal dan haram suatu perbuatan.

Padahal jelas sekali sudah tampak kerusakan yang terjadi dalam kehidupan kita jika kita hidup tanpa aturan dari Sang Pencipta maka kehidupan kita akan rusak, sebab kita manusia memiliki sifat terbatas, serba kurang dan membutuhkan yang lebih dari kita yaitu Sang Pencipta dan Pengatur. Oleh karenanya, harusnya kita selalu melibatkan Allah dalam setiap aktivitas kita.

Allah sebagai pencipta sudah menyiapkan aturan yang jelas kepada seluruh umat manusia agar kita menerapkannya. Aturan itu sudah tertulis dalam Alquran dan Assunnah. Jadi harusnya, jika kita ingin menyiapkan generasi muda yang baik dan taat maka kita harus menjadikan sistem Islam kaffah sebagai aturan sebab hanya sistem inilah yang akan mampu memuliakan seluruh makhluk tanpa terkecuali.

Dan sistem Islam kaffah sudah terbukti diterapkan 1300 tahun yang lalu. Yang mana karena diterapkannya sistem Islam kaffah maka muncullah generasi muda yang sangat memukau dunia. Seperti muncul ahli bedah, muncul ahli astronomi, muncul penghafal hadist, muncul ahli gravitasi, dan lain-lain, yang mana semua generasi muda ini memberikan kontribusi kepada dunia sampai hari ini ilmu yang mereka gali selalu dimanfaatkan untuk kehidupan manusia hari ini. Begitulah memang mulianya dan berpotensinya manusia jika hidup dalam sistem Islam kaffah.

Maka harusnya ini membuat kita sadar bahwa hanya dengan diterapkannya aturan yang berasal dari Sang Pencipta kehidupan kita akan bahagia dunia dan akhirat.

Wallahu’alam bishowab

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Batang Natal di Aceh Bagi-bagi Takjil

    Mahasiswa Batang Natal di Aceh Bagi-bagi Takjil

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LHOKSEUMAWE (Mandailing Online) – Mahasiawa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Batang Natal-Aceh (IMABANA-Aceh) yang berkuliah di Universitas Malikussaleh membagi-bagi takjil di kota Lhokseumawe, Aceh. Kegiatan itu berlangsung pada Selasa (19/4/2022). Sasaran penerima adalah warga yang melintas di jalan raya, pencari nafkah di sekitar jalan raya seperti tukang bejak, tukang tambal ban, dan para penjual kerupuk. […]

  • Wah… Ratusan Gugatan Perselisihan Hasil Pilkada Masuk ke MK

    Wah… Ratusan Gugatan Perselisihan Hasil Pilkada Masuk ke MK

    • calendar_month Senin, 28 Des 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA- Pemungutan suara pemilihan gubernur Kalimantan Tengah dan pemilihan bupati Fakfak (Papua), kemungkinan baru akan dilaksanakan pertengahan Januari mendatang. Meski demikian, pelantikan kepala daerah terpilih hasil pilkada di dua daerah tersebut, masih terbuka kemungkinan dilaksanakan serentak dengan pelantikan kepala daerah terpilih hasil pemungutan suara yang dilaksanakan serentak di 264 daerah pada Rabu (9/12) lalu. […]

  • Pasar Beras Murah Diserbu Warga, Kadis Ketapang Madina : Beras Dipastikan Aman Meski Impor Dari Vietnam

    Pasar Beras Murah Diserbu Warga, Kadis Ketapang Madina : Beras Dipastikan Aman Meski Impor Dari Vietnam

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Dalam rangka hari Pangan Sedunia Sanin 16/10/2023, Desa Gunung Tua Raya, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ), dapat jatah Gerakan Pangan Murah Nasional dari Pemda Madina. lokasi pasar murah pangan yang berada di pelataran Masjid Raya Assyuhada’a itu pun langsung diserbu warga. Panitia dari Dinas Ketahanan Pangan Madina sendiri menurunkan […]

  • Disdik Tunggu Juknis & Juklak

    Disdik Tunggu Juknis & Juklak

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Soal UN Bukan Penentu Kelulusan MADINA; Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih menunggu petunjuk dari Disdik Provinsi Sumatera Utara atas rencana Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang menyatakan bahwa nilai Ujian Nasional (UN) bukan satu-satunnya penentu kelulusan siswa peserta UN. “Kalau terkait rencana BSNP itu, kami belum tahu secara akurat dan masih sebatas […]

  • Makmurkan Masjid Sebagai Basis Membangun Peradaban

    Makmurkan Masjid Sebagai Basis Membangun Peradaban

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Irwan H. Daulay Pecinta Masjid sebagai basis membangun peradaban Islam Apa saja aktivitas boleh dilakukan di lingkungan masjid, kecuali melakukan kemaksiatan kepada Allah, bahkan di seputaran masjid harus dijadikan tempat membangun peradaban islami, baik itu kegiatan ibadah maupun muamalah. Rasulullah semasa hidupnya selalu menjadikan masjid sebagai basis atau markas perjuangan, baik perjuangan politik, ekonomi, sosial, […]

  • Pesawat Sempat Delay, Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Madina Tiba di Tanah Air

    Pesawat Sempat Delay, Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Madina Tiba di Tanah Air

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MEDAN( Mandailing Online)  – pesawat yang mengangkut jamaah haji asal Mandailing Natal yang dikabarkan sempat delay, dini hari tadi akhirnya 354 jamaah ditambah dengan 5 petugas haji kelompok terbang (Kloter) pertama yang berasala dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendarat di bandar udara Kuala Namo Medan Rabu (5/7/2023). Setelah melalui proses imigrasi dan pengemasan barang barang […]

expand_less