Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Guru di Kota Berlebih, di Desa Terpencil Kekurangan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penyebaran tenaga pendidik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tidak  proporsional. Guru menumpuk di sekolah-sekolah daerah perkotaan, sementara di  daerah pinggiran dan pedalaman banyak sekolah yang kekurangan guru, bahkan  banyak sekolah dasar yang hanya dididik oleh 2 atau 3 orang guru saja.

“Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Dan pemerintah terkesan mengabaikan hak-hak warga pinggiran dan pedalaman. Padahal sesuai dengan amanat  undang-undang warga mempunyai hak yang sama dalam pelayanan pendidikan,” kata  Ketua DPP Himpunan Pemuda Mandailing (HIPMA), M. Suhayri Lubis, S.Fil kepada wartawan, Senin (25/5) di Panyabungan.

Dikatakannya, saat ini banyak sekolah di daerah pedalaman yang kekurangan guru. Contohnya kata Suhairy, di desa Batahan Kecamatan Kotanopan. Saat ini sekolah dasar  tersebut hanya dua orang PNS. Anehnya, beberapa bulan lalu ada penempatan PNS dan guru TKS ke sekolah itu, namun baru sekali datang sudah dipindahkan.

“Bayangkan saja, dua atau tiga guru mengajar di enam kelas sekaligus. Itu sudah tidak  proporsional, dan tentu saja merugikan siswa karena tidak terlayani dengan baik.  Sementara di sekolah-sekolah perkotaan, guru malah berlebih. Ketimpangan ini  harus segera dicari solusinya oleh Pemkab Madina,” harapnya.

Dia berharap, guru sertifikasi yang menumpuk di kota supaya dipindahkan kedesa-desa terpencil yang kekurangan guru.

Menurutnya, kesenjangan pelayanan  pendidikan karena tidak ada motivasi terhadap guru untuk ditugaskan  di daerah terpencil. Selain itu, pemerintah juga terkesan tidak mau tahu  terhadap kehadiran guru yang ditempatkan di daerah terpencil.

“Bayangkan saja, tidak semua guru di desa terpencil dapat tunjangan, padahal tunjangan ini ada dianggarkan pemerintah. Sebaliknya, ada guru yang mengajar di desa yang belum termasuk kategori desa terpencil, namun mendapat tunjangan honor desa terpencil,” ungkapnya.

Peliput  : Lokot Husda Lubis
Editor    : Dahlan Batubara
  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sri Mulyani Bertemu Kembali dengan Presiden SBY

    Sri Mulyani Bertemu Kembali dengan Presiden SBY

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Nusa Dua, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berjalan dengan Mantan Menteri Keuangan yang kini menjabat Managing Director Bank Dunia, Sri Mulyani seusai mengadakan pertemuan di Jimbaran, Bali, Jumat (8/4). Mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, untuk pertama kalinya bertemu kembali dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sejak bermarkas di Washington DC, Amerika Serikat, sebagai Managing Director Bank Dunia. […]

  • Terkait Sipir Tahaman Aniaya Pelajar di Natal, Imam Suyudi Serahkan Proses Hukum Anggotanya Pada Polisi

    Terkait Sipir Tahaman Aniaya Pelajar di Natal, Imam Suyudi Serahkan Proses Hukum Anggotanya Pada Polisi

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Menanggapi adanya oknum Sipir Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Natal, Kecamatan Natal, Mandailing Natal ( Madina ), Sumut yang melakukan tindakan kekerasan terhasap seorang pelajar Sekolah Dasar di Natal dan kasus nya sudah di tangani Polisi, Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Sumatera Utara Imam Suyudi mengaku menyerahkan proses hukum […]

  • Pejabat Pemkab Madina Tidak Perlu Ke Jakarta

    Pejabat Pemkab Madina Tidak Perlu Ke Jakarta

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para pejabat di Pemkab Mandailing Natal (Madina) tidak perlu terlalu sering ke Jakarta untuk setorkan muka kepada Bupati Madina Hidayat Batubara yang saat ini menjadi tahanan KPK di rutan Guntur. “Pejabat Madina harus loyal kepada Madina, bukan loyal kepada individual. Terlalu seringnya pejabat Madina setor muka kepada Bupati Madina maka dikhawatirkan […]

  • 25 Desember  Itu Natal Dewa Romawi

    25 Desember Itu Natal Dewa Romawi

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bagi umat Kristen, Natal 25 Desember adalah hari besar yang dirayakan dengan sepenuh suka cita dan kemeriahan. Hari ini diyakini sebagai peristiwa kelahiran Yesus Kristus ke dunia (Dies Natalis of Jesus Christ). Peringatan ini menjadi penting, karena mereka meyakini Yesus sebagai tuhan dan juru selamat. Dengan kata lain, perayaan Natal bagi umat kristiani adalah memperingati […]

  • Jika Pemkab Mandul, Sengketa KP USU – PT ALN Akan ke KPK

    Jika Pemkab Mandul, Sengketa KP USU – PT ALN Akan ke KPK

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Kecamatan Muara Batang Gadis akan mengadukan kasus izin lokasi perkebunan yang tumpang tindih ke KPK jika Pemkab Mandailing Natal tak mampu menuntaskannya. Ancaman itu dicuatkan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat MBG Bersatu, Selasa, (15/7/2014) terkait izin lokasi untuk PT ALN di atas tanah kadasteral KP USU di wilayah Kecamatan […]

  • Pelantikan BG ngambang, negara tersandera

    Pelantikan BG ngambang, negara tersandera

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Joko Widodo didesak segera memutuskan dilantik atau tidaknya Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan menjadi Kapolri. Keputusan Jokowi dinilai penting untuk memberikan kepastian bagi banyak pihak. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Martin Hutabarat menilai ketidakpastian ini menyandera banyak pihak. "Kami di Komisi III DPR betul-betul tersandera. Saya kira bangsa kita […]

expand_less