Harga Sembako Relatif Stabil di Panyabungan
- account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –
Secara umum harga-harga bahan pokok dan bahan penting lainnya cenderung stabil di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Meskipun ada kenaikan harga, selisihnya tidak signifikan.
Wakil Bupati (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution memantau harga sembako (sembilan bahan pokok) di Pasar Baru Panyabungan, Jumat (6/3/2026).
“Untuk sayur-mayur, tomat mengalami penurunan hampir setengah harga karena memang sedang melimpah. Mulai naik cabai. Beras alhamdulillah stabil, Minyakita juga stabil,” papar dia.
Wakil bupati mengungkapkan, hasil pantauan hari ini akan menjadi salah satu bahan penting dalam rapat lintas sektoral pekan depan, utamanya terkait pengendalian harga jelang Lebaran.
Sementara itu, pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga sembako, salah satunya melalui operasi Pasar Murah. “Pemerintah kemarin melakukan operasi pasar murah, ya, itu salah satu bentuk pengendalian inflasi,” sebut Wabup Atika.
Dia juga memastikan stok pangan jelang Idulfitri 1447 H mencukupi.
“Mudah-mudahan tidak ada kejadian-kejadian yang terlalu berpengaruh di tempat kita sehingga masyarakat tidak disusahkan,” harap Atika.
“Kita tahu inflasi yang terlalu tinggi tidak baik, terlalu rendah (deflasi) juga tidak baik. Artinya, kami ingin memastikan balance sehingga punya data laporan ke Bank Indonesia dan ke provinsi,” kata Atika usai pemantauan harga
Pengecekan harga secara langsung ini, lanjut Atika, juga untuk memastikan laporan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sesuai dengan kondisi riil di pasar-pasar tradisional. “Setiap hari kami terima laporan TPID mengenai fluktuasi harga. Laporan itu harus kami double check ke lapangan,” tegas dia.
Terkait ketersediaan BBM yang cenderung langka pada masa-masa Lebaran, Wabup Atika memastikan Pemkab Madina mengambil langkah-langkah antisipasi, termasuk memangil pihak Pertamina Regional.
“Kami rencananya akan turun keliling memastikan nanti stok itu ada. Juga ingin membuat skenario, manakala kemarin ada banjir susulan di Sibolga yang menyebabkan kemacetan lagi. Ini juga akan kami panggil Pertamina Regional sini untuk memastikan kelangkaan ini tidak terjadi, khususnya menjelang hari besar keagamaan,” pungkas Wabup Atika Azmi.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya agar memantau ketersediaan pangan dan memastikan tidak terjadi kenaikan harga jelang Idulfitri.
“Presiden memerintahkan untuk keliling memastikan pangan tersedia, terjangkau, dan harga tidak boleh naik selama puasa dan Lebaran ini,” ujar Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan dalam keterangan persnya di Jakarta pada Senin, 2 Maret 2026. (dab/rel)
- Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

