Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Foto Prewedding, Apakah Boleh Dalam Islam?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
  • print Cetak

Oleh: Ummu Taqiyya
Ativis dakwah/mompreneur, tinggal di Tapanuli Utara

 

Sudah tidak asing lagi bukan mendengar kata “Prewedding“? Prewedding mempunyai arti pranikah atau sebelum pernikahan. Laki-laki dan perempuan yang ingin menikah tak jarang mengabadikan momen sebelum nikah dengan acara foto yang disebut foto prewedding. Hal ini semakin menjadi trend di kalangan pasangan yang hendak menikah. Berbagai konsep foto terbaru, gaya terunik, agar menjadi trendsetter.

Sebelum saya menikah dan belum mengkaji islam, menganggap prewedding itu bukan hal yang tabu dan bahkan dianggap sesuatu yang keren. Itulah saatnya dijadikan kenang-kenangan dengan calon suami nanti.

Tapi bersyukurnya pemahamanku berubah sejak Allah menuntunku untuk memperbaiki diri, memahami segala aturan dari Sang Pencipta yaitu ajaran islam. Apa gunanya melabeli diri ini sebagai penganut agama islam, tapi tidak mau mengamalkan aturan dari-Nya?

Islam bukan hanya mengatur hubungan manusia dengan Sang Pencipta (hablum minallah), namun juga mengatur hubungan manusia dengan sesamanya (hablum minannas) dan mengatur hubungan manusia dengan dirinya sendiri (hablum minannafsi).

Dari aspek hablum minannas sendiri, islam mengatur bagaimana sistem pergaulan antara laki-laki dan perempuan. Tidak boleh berdua-duaan (khalwat) antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom (belum menikah), campur baur (ikhtilat) ketawa ketiwi bareng teman-teman yang berbeda jenis kelamin.

Bersentuhan ataupun tidak bersentuhan tetap saja dianggap khalwat jika berdua-duaan. Begitupun dengan foto prewedding yang tentunya dilaksanakan dengan foto berdua saja.

Foto pas lamaran, tukar cincin, bukankah itu juga termasuk foto prewedding (foto sebelum nikah)?

Lalu, sebegitu pentingkah foto berdua sebelum pernikahan?

Momen sekali seumur hidup?

Agar orang-orang tau siapa calon yang akan engkau nikahi?

Justru sekali seumur hidup harus diawali dengan ketaatan, menjalankan rangkaian pernikahan sesuai yang Allah perintahkan. Sebab, ketaatan akan membuahkan keberkahan dan sebaliknya kemaksiatan akan membuahkan kesengsaraan.

Sebelum nikah seakan ingin memperlihatkan pada dunia, “ini lho calonku” bahkan bisa menghabiskan banyak biaya untuk foto prewedding tapi setelah menikah tak ada keberkahan, sakinah mawaddah warahmah. Tidak mau kan?

Bersabarlah dalam menjalankan kehidupan sesuai yang Allah inginkan. Jangan hanya karena mengikuti trend, tapi mengundang murka Allah, mengabaikan syariat-Nya. Ingatlah bahwa kita hidup hanya untuk meraih ridho Allah, bukan ridho manusia.

Boleh mengabadikan foto berdua tapi lakukanlah setelah akad nikah, setelah ijab qabul, setelah kalian resmi menjadi pasangan halal. Tapi ingat meskipun sudah menikah, foto yang mesra, jangan pula dipamerkan, nanti jomblo-jomblo pengen juga kan gawat. Kemesraan pasangan halal cukup berdua saja yang tahu, orang lain tak perlu tahu, agar tidak mengundang rasa hasad, fikiran kotor orang-orang yang melihatnya.

Jika masih ada juga yang mengatakan “Ini foto prewedding syari tanpa sentuhan”, tolong hentikanlah, jangan menyesatkan orang banyak terutama generasi muslim yang masih awam dan belum memahami islam. Saatnya kita sebagai ummat muslim sadar hakikat penciptaan hidup kita, untuk apa kita hidup, dan mau kemana kita setelah mati. Agar hidup yang kita jalani bukan sekedar hidup tanpa aturan. Karena kita diciptakan dan juga diberi aturan dari Allah.

Sudah yuk jangan tunda waktumu untuk memperbaiki diri, memahami islam sebagai agamamu, jalan hidupmu.

Semoga kita bisa istiqomah mengkaji islam dan mendakwahkannya pada ummat manusia, bahwa Allah bukan hanya Sang Pencipta tapi juga Sang Pengatur. Hidup di bumi Allah, harus ikut aturan Allah.

Wallahu a’lam bisshowab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pecat Anggota DPRD Amoral!

    Pecat Anggota DPRD Amoral!

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kasus dugaan amoral oknum anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) BEH terus bergulir. Masyarakat 14 desa Daerah Pemilihan Madina (Dapem) IV mengadukan BEH ke Badan Kehormatan DPRD Madina dan kepada Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Masyarakat menuntut pemberhantian BEH dari anggota DPRD Madina. Selain masyarakat, pengaduan juga dilayangkan tiga […]

  • Zidan Rizky Ilman Ketua HIPMI Madina yang Baru

    Zidan Rizky Ilman Ketua HIPMI Madina yang Baru

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Cabang Mandaililing Natal selenggarakan pelantikan pengurus baru periode 2024 – 2027. Ketua Terpilih, Sekretaris dan Bendahara serta jajaran pengurus terbaru di lantik di Ballroom Ladang Sari, Gunung Tua, Panyabungan. Dalam pengurusan baru itu, Zidan Rizki Ilman sebagai Ketua, Mhd Syafril Wakil Ketua, Roni Margonda sebagai […]

  • Fix Hanya Dua Pasangan Cakada Madina

    Fix Hanya Dua Pasangan Cakada Madina

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. M. Daud Batubara Dipertengahan masa-masa pemilihan umum untuk legislatif yang lalu, tebaran bau pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Madina sepertinya mulai tercium. Wanginya telah semerbak di lopo (kedai kopi), yang sampai saat ini bagi orang Mandailing, lopo merupakan episentrum bersosialisasi dalam banyak hal yang berhubungan dengan masyarakat di Madina. Bahkan tidak terlalu keliru […]

  • Kapoldasu: Nilai Investasi di Daerah Ini akan Meningkat

    Kapoldasu: Nilai Investasi di Daerah Ini akan Meningkat

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Palas – Kantor Polres Padanglawas mulai dibangun di atas lahan seluas 5 hektare (Ha). Pembangunan ditandai peletakan batu pertama oleh Kapoldasu Irjen Pol Drs Eko Hadi Sutedjo SH MSi, Senin (24/11) di Desa Siborna Bunut, Kecamatan Sosa. Tanah tersebut merupakan hibah dari Pemkab Palas yang sebelumnya dihibahkan PT PHG. Irjen Pol Drs Eko Hadi Sutedjo […]

  • Shahrukh Khan Ditemani Rani Mukherjee, Bipasha Basu dan Preity Zinta

    Shahrukh Khan Ditemani Rani Mukherjee, Bipasha Basu dan Preity Zinta

    • calendar_month Sabtu, 8 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – c bakal menggelar konsernya yang kedua di Indonesia. Bertempat di Sentul Internasional Convention Centre (SICC), Raja Bollywood ini akan tampil bersama Preity Zinta, Rani Mukherjee dan Bipasha Basu. Shahrukh Khan bersama teman-temannya pun menjanjikan sebuah konser yang akan memukau bagi semua mata yang melihatnya. “Sangat senang bisa berada di sini. Sangat senang […]

  • KESUSASTRAAN MANDAILING (2)

    KESUSASTRAAN MANDAILING (2)

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Askolani Nasution (Bahan pada Sarasehan Kebudayaan Mandailing, Jakarta, 1 Juni 2013) Beberapa tonggak sastra yang berkembang di kolonial tersebut patut dicatat periode-periode pertumbuhan sastra berikut: 1.Willem Iskander (1840-1876). Ia menulis dalam bahasa Mandailing yang amat imajinatif terutama karena dipengaruhi kemampuannya yang tinggi dalam penguasaan bahasa Melayu. Karya-karyanya dipublikasikan secara luas setelah kematiannya, antara lain: […]

expand_less