Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Heboh, Gambar Palu-Arit Bertebaran

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 13 Sep 2013
  • print Cetak

TEBINGTINGGI, – Lambang dan tulisan soal komunis hebohkan Tebingtinggi, Kamis (12/9). Saking gegernya, warga menjadi cemas, takut insiden yang tidak-tidak terjadi. Polisi dan tentara telah berkoordinasi untuk mengungkap siapa pelakunya.

Kalimat yang menghebohkan tersebut ditulis menggunakan cat pilox. Bunyinya “Komunis harga mati. Bangun dan Melawan! Hidup rakyat. Kita sudah ditindas, kita harus melawan. Revolusi harga mati, kami akan terus melawan. Komunisme.”

Tulisan itu terpampang jelas di dinding samping kanan SMP Negeri 1 Jl. DI Panjaitan, persisnya di seberang kiri jalan menuju rumah dinas Wali Kota Tebingtinggi. Selanjutnya di dinding tembok eks kantor Bank Dagang Negara (BDN) Jl. Perintis Kemerdekaan, Tebingtinggi, dinding sekolah Yayasan Budi Dharma Jl. Veteran dan di simpang Jl. Kartini.

Tak hanya tulisan saja, di masing-masing dinding juga ada gambar arit dan palu yang melambangkan sebuah organisasi terlarang di zaman orde lama.

“Tadi malam sekira jam 1 katanya ada warga yang melihat dua orang anak muda berboncengan naik sepeda motor berhenti di Jl. DI Panjaitan. Tapi warga yang melihat tak begitu memperhatikan, soalnya lampu penerangan jalan mati,” ungkap Omryn Silalahi, warga Jl. DI. Panjaitan, Tebingtinggi.

Sementara Adrul, Kasek SMP Negeri 1 Tebingtinggi menduga, pelaku yang menuliskan kalimat soal komunis tersebut adalah orang jahil. “Tapi cemas juga kita, karena seolah-olah akan ada masalah,” ungkapnya.

Atas tindakan orang yang tidak bertanggung jawab tersebut, Ir Pahala Sitorus MM, salah satu anggota DPRD Tebingtinggi berharap pihak intelijen cepat menelusurinya. “Virus komunis harus diantisipasi sebelum berkembang,” tegasnya.

Diduganya, selain virus komunis, bisa saja tulisan-tulisan tersebut bentuk kekecewaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah yang tidak maksimal. “Kita berharap kehebohan ini tidak terulang lagi,” harapnya.

Di tempat terpisah, asat Intelkam Polres Tebingtinggi, AKP Heri Syahputra mengungkapkan kalau pihaknya masih mengumpulkan dokumentasi terkait tulisan-tulisan tersebut sambil menyelidiki pelakunya.

“Anggota masih menyisir lapangan untuk melacak apakah ada tulisan serupa di tempat lain,” ucapnya. Soal motif tulisan itu dibuat, Heri enggan berasumsi.

“Jangan berasumsilah, nanti malah membuat situasi menjadi tidak kondusif. Intinya, mari kita sama-sama untuk tidak terpancing dengan bentuk-bentuk provokasi seperti ini,” sebutnya.

Senada juga dikatakan Danramil 13 Tebingtinggi, Kapten Inf Budiono yang mengungkapkan kalau pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menyelidiki pelakunya.

“Masalah ini sudah sampai di tingkat pimpinan dan sedang kami lidik bersama kepolisian. Imbauan kami, masyarakat tidak terpancing dengan tulisan itu,” serunya.(awi/rul/jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Batubara Diadukan ke Mabes Polri

    Bupati Batubara Diadukan ke Mabes Polri

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KISARAN- Persoalan dugaan manipulasi hasil seleksi CPNS Batubara tahun 2010 memasuki babak baru. Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen, secara resmi diadukan ke Mabes Polri, karena diduga mendalangi manipulasi data, dalam proses seleksi CPNS di daerah tersebut. Janto Dearmando Saragih, dari Gerakan Penyelamat Harta Negara (Gerphan) yang mengadukan OK Arya ke Mabes Polri, dalam laporan polisi […]

  • Pupuk dari Malaysia bisa jadi bom

    Pupuk dari Malaysia bisa jadi bom

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Mantan Anggota Jamaah Islamiyah Ali Fauzi alias Salman, meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mengawasi masuknya salah satu jenis pupuk dari Malaysia. Pupuk bercap Matahari itu dapat dijadikan bom atau bahan peledak. “Pupuk cap Matahari yang berasal dari Malaysia itu dapat dijadikan bahan peledak, hanya tinggal dicampur dengan minyak tanah sehingga pengawasannya harus […]

  • Karyawan PTPN 2 dan Warga Bentrok, 13 Luka-luka

    Karyawan PTPN 2 dan Warga Bentrok, 13 Luka-luka

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI– Kelompok tani Tonggurono dengan ribuan karyawan PTPN 2 bentrok di kebun Sei Semayang, Binjai Timur. Persoalan ini diakibatkan berlarutnya penyelesaian tanah eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN 2 Sei Semayang. Bentrokan berdarah itu terjadi, Kamis (22/9) sekira pukul 10.00. Saat bentrokan itu, seribu karyawan PTPN 2  yang menumpangi 14 unit truk colt diesel warna […]

  • MENCARI RUH MERDEKA YANG HILANG DI USIA 81

    MENCARI RUH MERDEKA YANG HILANG DI USIA 81

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Moechtar Nasution
    • 0Komentar

    Oleh : Moechtar Nasution*     … Hari ini, Indonesia genap berusia 81 tahun. Di bawah langit Agustus yang cerah, pekik “Merdeka!” kembali terdengar di mana-mana. Dari halaman Istana Merdeka, panggung kehormatan para pejabat Provinsi/ Kabupaten/Kota, lapangan upacara sekolah, di ketinggian gunung, di kedalaman laut, sampai acara lomba di gang-gang sempit di kampung, kata itu […]

  • 80 Atlit Madina ke Popdasu

    80 Atlit Madina ke Popdasu

    • calendar_month Kamis, 19 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina mengirim 80 atlit untuk berlaga di Popdasu. Seluruh atlit itu terbagi dalam 6 cabang, yakni Atletik, Tennis Meja, Pencak Silat, Bola Volly dan Renang. Pekan Olah Raga Pelajar Daerah Sumatera Utara (Popdasu) ke XIII Tahun 2018 itu akan berlangsung di Padangsidimpuan dari 21 hingga 28 Juli 2018. Kepala Dinas […]

  • Petugas Bersihkan Sungai Aek Mata Dengan Alat Seadanya

    Petugas Bersihkan Sungai Aek Mata Dengan Alat Seadanya

    • calendar_month Senin, 5 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) : Dalam rangka hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environtment Day yang diperingati setiap 5 Juni, Pemkab Mandailing Natal( Madina ) pagi ini 5/6/23 melakukan bersih bersih sepanjang pusat kota Panyabungan tak terlepas sungai aek mata yang kotor akibat tumpukan sampah. Melibatkan tenaga kebersihan, Satpol PP, dan Anggota Koramil 13 Panyabungan , […]

expand_less