Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Heboh, Gambar Palu-Arit Bertebaran

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 13 Sep 2013
  • print Cetak

TEBINGTINGGI, – Lambang dan tulisan soal komunis hebohkan Tebingtinggi, Kamis (12/9). Saking gegernya, warga menjadi cemas, takut insiden yang tidak-tidak terjadi. Polisi dan tentara telah berkoordinasi untuk mengungkap siapa pelakunya.

Kalimat yang menghebohkan tersebut ditulis menggunakan cat pilox. Bunyinya “Komunis harga mati. Bangun dan Melawan! Hidup rakyat. Kita sudah ditindas, kita harus melawan. Revolusi harga mati, kami akan terus melawan. Komunisme.”

Tulisan itu terpampang jelas di dinding samping kanan SMP Negeri 1 Jl. DI Panjaitan, persisnya di seberang kiri jalan menuju rumah dinas Wali Kota Tebingtinggi. Selanjutnya di dinding tembok eks kantor Bank Dagang Negara (BDN) Jl. Perintis Kemerdekaan, Tebingtinggi, dinding sekolah Yayasan Budi Dharma Jl. Veteran dan di simpang Jl. Kartini.

Tak hanya tulisan saja, di masing-masing dinding juga ada gambar arit dan palu yang melambangkan sebuah organisasi terlarang di zaman orde lama.

“Tadi malam sekira jam 1 katanya ada warga yang melihat dua orang anak muda berboncengan naik sepeda motor berhenti di Jl. DI Panjaitan. Tapi warga yang melihat tak begitu memperhatikan, soalnya lampu penerangan jalan mati,” ungkap Omryn Silalahi, warga Jl. DI. Panjaitan, Tebingtinggi.

Sementara Adrul, Kasek SMP Negeri 1 Tebingtinggi menduga, pelaku yang menuliskan kalimat soal komunis tersebut adalah orang jahil. “Tapi cemas juga kita, karena seolah-olah akan ada masalah,” ungkapnya.

Atas tindakan orang yang tidak bertanggung jawab tersebut, Ir Pahala Sitorus MM, salah satu anggota DPRD Tebingtinggi berharap pihak intelijen cepat menelusurinya. “Virus komunis harus diantisipasi sebelum berkembang,” tegasnya.

Diduganya, selain virus komunis, bisa saja tulisan-tulisan tersebut bentuk kekecewaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah yang tidak maksimal. “Kita berharap kehebohan ini tidak terulang lagi,” harapnya.

Di tempat terpisah, asat Intelkam Polres Tebingtinggi, AKP Heri Syahputra mengungkapkan kalau pihaknya masih mengumpulkan dokumentasi terkait tulisan-tulisan tersebut sambil menyelidiki pelakunya.

“Anggota masih menyisir lapangan untuk melacak apakah ada tulisan serupa di tempat lain,” ucapnya. Soal motif tulisan itu dibuat, Heri enggan berasumsi.

“Jangan berasumsilah, nanti malah membuat situasi menjadi tidak kondusif. Intinya, mari kita sama-sama untuk tidak terpancing dengan bentuk-bentuk provokasi seperti ini,” sebutnya.

Senada juga dikatakan Danramil 13 Tebingtinggi, Kapten Inf Budiono yang mengungkapkan kalau pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menyelidiki pelakunya.

“Masalah ini sudah sampai di tingkat pimpinan dan sedang kami lidik bersama kepolisian. Imbauan kami, masyarakat tidak terpancing dengan tulisan itu,” serunya.(awi/rul/jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • M. Kasim Dalimunthe, Pelopor Sastra Indonesia Dari Kotanopan

    M. Kasim Dalimunthe, Pelopor Sastra Indonesia Dari Kotanopan

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : ASKOLANI NASUTION Budayawan   Saya kaget ketika beberapa hari yang lalu tahu bahwa rumah M. Kasim ada di ujung jalan Pesanggarahan Kotanopan. Dan saya sempat berbincang-bincang banyak hal tentang beliau dengan cucunya yang masih tinggal di Kotanopan, terutama menyangkut kemungkinan arsip-arsip naskah yang masih tinggal. Mungkin tak banyak yang tahu bahwa M. […]

  • Hutan Mangrove di Sumut Kian Kritis

    Hutan Mangrove di Sumut Kian Kritis

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Hutan mangrove di Sumut kian kritis. Hanya tersisa 50 persen. Pemusnahan hutan mangrove atau hutan bakau terjadi akibat alih fungsi ke perkebunan sawit oleh perusahaan-perusahaan kapitalis dan illegal loging. Berbagai undang-undang (UU) pun dinilai tak mempan menghempang pemusnahan mangrove. UU terkait hutan mangrove yakni UU No 41/1999 tentang Kehutanan, UU No 26/2007 tentang Penataan […]

  • Uang sitaan KPK setara 91.000 RSS

    Uang sitaan KPK setara 91.000 RSS

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Busyro MUqoddas mengklaim pihaknya menyita Rp6,2 triliun dari tindak pidana korupsi. “Uang sebanyak itu cukup jika digunakan untuk membangun 91.000 rumah sederhana bagi warga miskin,” katanya di Yogyakarta kemarin. Menurut dia, berdasarkan data KPK ada beberapa bidang yang rawan tindak pidana korupsi, di antaranya minyak dan gas, pendidikan, […]

  • Pecandu Narkoba Didesa Huraba II Tebas Leher Ibu nya Hingga Tewas

    Pecandu Narkoba Didesa Huraba II Tebas Leher Ibu nya Hingga Tewas

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rohani (66) warga desa Hurab II Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tewas dengan luka tebas di bagian leher dan bahu. Pelakunya sendiri adalah anak kandung korban yakni Wildan ( 24 th ). Belum diketahui motif pelaku tega membunuh ibu kandung nya. Dari keterangan abang kandung pelaku Parluhutan Dalimunthe. […]

  • Warga Aek Nabara Akhirnya Nikmati Listrik

    Warga Aek Nabara Akhirnya Nikmati Listrik

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Akhirnya penduduk Desa Aek Nabara Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Nata menikmati aliran listrik. Ini kali pertama desa itu terang di malam hari sejak Indonesia merdeka. Arus listrik itu diperoleh dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang dibangun pemerintah desa setelah menerima anggaran Dana Desa Tahun 2015. Desa Aek Nabara […]

  • Bahaya Terlalu Banyak Bersumpah

    Bahaya Terlalu Banyak Bersumpah

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Oleh: Badrul Tamam Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam teruntuk Rasulullah –Shallallahu ‘Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya. Perseteruan Eyang Subur versus Adi Bing Slamet-Arya Wiguna membuat heboh jagat hiburan tanah air. Tayangan infotainment secara massif berhasil menyihir masyarakat. Banyak orang meniru dan mengabadikan aksi maki dan umbar aib […]

expand_less