Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Honor Kepdes di Madina Kemana? Sejak Januari Hingga Juni Belum Dicairkan Pemkab

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 27 Jun 2016
  • print Cetak
Sejumlah kepala desa di halaman Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Madina

Sejumlah kepala desa di halaman Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Madina

PANYABUNGAN (Mandailing Online)Sejak Januari hingga Juni 2016, honor para kepala desa dan aparat desa se Kabupaten Mandailing Natal entah dimana rimbanya.

Pasalnya, selama rentang 6 bulan itu, para para kepala desa dan aparat desa belum menerima walau 1 rupiah. Lalu, kemana uang itu diperam?

Fakta ini terungkap ketika puluhan kepala desa mendatangi kantor Bupati Mandailing Natal (Madina), Senin (27/6) mempertanyakan honor mereka yang belum dicairkan sejak bulan Januari hingga Juni 2016.

“Honor itukan hak kami, kenapa sampai 6 bulan belum dibayarkan,” ujar salah seorang kepala desa kepada wartawan begitu tiba di kantor bupati.

Para kepala desa tersebut sebagian menemui Sekretaris Daerah Madina, Drs.Syafei Lubis. Tetapi, Syafei tak mampu memberikan jawaban kepastian kapan cairnya gaji itu. Lalu, mereka disuruh ke Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) yang membidanginya.

“Ketika kami ke Sekda kami disuruh ke Tapem. Tetapi, sampai di sini (Tapem) kami juga belum menerima jawaban yang jelas, katanya menunggu stafnya belum hadir,” ujar kepala desa.

“Padahal tuntutan kami ini honor kepala desa beserta perangkatnya, apalagi saat seperti ini kebutuhan makin tinggi. Kami harapkan kepada bupati agar bisa mencairkan honor sebelum lebaran” ujar kepala desa.

Bahkan seorang kepala desa mengatakan, mereka menjadi khwatir jika dalam dua hari tidak cair, sebab akan menunggu lama lagi mengingat pada tanggal 30 Juni ada acara pelantikan bupati Madina di Medan.

 “Tentu makin lamalah itu. Alamak, makin  tak jelas pemkab ini sekarang, ah,” keluh seorang kepala desa.

Sebab, menurutnya, jika para pejabat pergi ke Medan menghadiri pelantikan, tentu akan menghambat proses pencairan gaji kepala desa.

Sementara itu, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Madina soal belum cairnya gaji para kepala desa ini.

Salah seorang staf di Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Madina, Junaidi menjawab wartawan mengatakan bahwa gaji para kepala desa belum bisa dicairkan jika kepala desa belum menyelesaikan seluruh administrasinya. Tak dijelaskan sudah berapa persen dari total jumlah desa yang telah menyelesaikan administrasi?

Para kepala desa yang dikonfirmasi ulang mengatakan bahwa mereka justru telah lama menyelesaikan administrasi. Pencairan justru yang lambat.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Budidaya Kangkung Darat Di Pekarangan

    Budidaya Kangkung Darat Di Pekarangan

    • calendar_month Selasa, 28 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Memanfaatkan lahan perumahan yang kosong, warga Desa Gunungtua Panggorengan Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini banyak menanam bermacam tanaman sayur mayur. Salah satunya jenis kangkung darat. Dengan umur sekitar 4 hingga 6 minggu sudah bisa dipanen. Hal ini dirasakan sangat membantu bagi ekonomi keluarga. Munaroh, termasuk salah seorang yang menanam kangkung […]

  • Capaian PAD Madina Diakhir Tahun Masih 72,30 Persen

    Capaian PAD Madina Diakhir Tahun Masih 72,30 Persen

    • calendar_month Selasa, 28 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Bulan November ini, Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru mencapai Rp. 91.352.353.95,06 miliyar atau 72,30 persen. Kondisi ini akibat banyaknya masyarakat yang menunda pembayaran pajak demikian hal dengan pajak perusahaan. “Berdasarkan laporan terakhir pada Jum’at 24/11 realisasinya masih 72,30 %. Insya Allah kami akan mengejar maksimal 90% atau dikisaran Rp.110 […]

  • Pilkada DKI bisa jadi acuan Sumut

    Pilkada DKI bisa jadi acuan Sumut

    • calendar_month Minggu, 15 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, Rabu (11/7) yang berlangsung aman, lancar dan tertib diparesiasi berbagai pihak. Salah satunya datang dari analis politik dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Shohibul Ansor Siregar. Menurutnya, pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta tergolong pilkada yang sukses di tanah air. Gugatan yang diajukan tentang pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta […]

  • Batang Pungkut Green: Programn CI di Madina Tak Berdampak

    Batang Pungkut Green: Programn CI di Madina Tak Berdampak

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Batang Pungkut Green Concervation (BPGC) mendesak Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengevaluasi MoU antara Pemkab Madina dengan Causeruation International (CI). Paslanya, sudah tiga tahun MoU (Memorandum of Understanding) itu ditandatangani kedua pihak, kegiatan yang dilakukan CI belum memberikan kontribusi apapun terhadap masyarakat Madina. Koordinator BPGC, Syafruddin Lubis kepada wartawan, Senin (6/1/2014) di […]

  • Nasib Syariat Islam Di “Negeri” Serambi Mekah

    Nasib Syariat Islam Di “Negeri” Serambi Mekah

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kilas balik sembilan tahun lalu, gegap gempita masyarakat di Aceh menyambut “kado” istimewa yang diberikan Pemerintah Pusat kepada provinsi itu. “Kado” itu adalah Syariat (hukum) Islam, dan diberikan pada 1 Muharram 1423 Hijriyah atau bertepatan dengan 14 Maret 2002. Gegap gempita itu diawali dengan gelar pawai saat Aceh dipimpin Abdullah Puteh sebagai gubernur. Kini, “kado” […]

  • Kumpulkan Rp1 M untuk Biayai Teroris

    Kumpulkan Rp1 M untuk Biayai Teroris

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sidang Pembacaan Dakwaan Abu Bakar Ba’asyir JAKARTA- Sempat tertunda, sidang pembacaan dakwaan terhadap terdakwa tindak pidana teroris Abu Bakar Ba’asyir digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) kemarin (14/2). Tim Jaksa Penuntut Umum menyebut Ba’asyir merencanakan dan menggerakkan orang melakukan tindak pidana terorisme. Terungkap, aktivitas Ba’asyir tersebut menelan anggaran Rp1 miliar lebih. Secara bergantian, […]

expand_less