Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Nakes Sempat Mogok Kerja, Bupati: ASN Jangan Mengambil Langkah yang Merugikan Masyarakat

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Rabu, 15 Des 2021
  • print Cetak

Bupati Madina H. M. Ja’far Sukhairi Nasution Memimpin Apel Pagi di RSUD Panyabungan/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tenaga kesehatan (Nakes) bagian laboratorium di RSUD Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) kemarin, Selasa (14/12) sempat melakukan aksi mogok kerja karena insentif yang diterima tidak sesuai.

Aksi mogok yang berlangsung sekitar 3 jam tersebut sempat membuat pelayanan sedikit terganggu. Akibatnya hal tersebut pada Rabu (15/12) pagi Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution melakukan kunjungan ke RSUD.

Bupati menekankan agar ASN, tidak hanya di rumah sakit, ketika ada persoalan agar tidak mengambil langkah yang merugikan masyarakat.

“ASN tidak hanya di rumah sakit, tapi di instansi mana pun di Mandailing Natal tidak boleh mengambil langkah yang bisa merugikan masyarakat umum,” ujarnya.

Sukhairi meminta agar tenaga kesehatan di lingkungan RSUD Panyabungan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan harus lebih ditingkatkan. Layani masyarakat dengan baik, tunjukkan rasa kemanusiaan Anda. Terus kompak bekerja sama dalam memberikan yang terbaik pada masyarakat,” kata Bupati.

Bupati Sukhairi menegaskan akan memberikan tindakan kepada Nakes yang melakukan kesalahan.

“Jika kalian melakukan kesalahan, saya tidak segan segan memberikan tindakan. Perlakukan pasian dengan hormat, senyum, dan ramah,” tegas Sukhairi.

Kepada media, Sukhairi menilai tindakan mogok kerja yang dilakukan nakes di bagian laboratorium berlebihan.

”Rumah sakit ini, kan objek vital, tidak pantas dilakukan aksi aksi seperti mogok karena tugasnya melayani masyarakat. Kalau ada masalah bicarakan baik baik, ini masalah kecil saja sudah mogok,” sebut Suheri.

Untuk diketahui, aksi mogok tenaga kesehatan terjadi karena dana insentif Covid-19 yang diterima nakes dipotong secara tidak wajar. Para nakes telah berupaya meminta penjelasan kepada Direktur RSUD Panyabungan, tapi tak digubris.

Sementara itu Kepala Tata Usaha Baginda Mulia Nasution menyebutkan, persoalan pemotongan intensif tersebut hanya kesalahpahaman antara Nakes dan pihak penanganan insentif.

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Komisi 1 DPRD Madina Iskandar Hasibuan “Jangan Saling Menyalahkan, Berikan Kepercayaan Kepada Pemerintah”

    Ketua Komisi 1 DPRD Madina Iskandar Hasibuan “Jangan Saling Menyalahkan, Berikan Kepercayaan Kepada Pemerintah”

    • calendar_month Kamis, 22 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN, (Mandailing Online) – Ketua Komisi 1 DPRD Mandailing Natal Iskandar Hasibuan mengharapkan kepada semua pihak, baik itu komponen mana sajapun untuk tidak saling menyalahkan dan mengaku benar, tetapi masyarakat harus memberikan kepercayaan kepada Pemerintah di bawah Kepemimpinan HM Hidayat Batubara – Dahlan Hasan Nasution untuk melanjutkan pembangunan yang telah terlaksana selama ini agar tidak […]

  • Dua Pemuda Ditangkap Bawa Pistol tanpa Surat

    Dua Pemuda Ditangkap Bawa Pistol tanpa Surat

    • calendar_month Sabtu, 29 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TANJUNGBALAI, (MO)- Dua warga sipil berinisial, YA (27) dan DA (26) membawa pistol terjaring dalam operasi yang digelar Polsek bersama Pos Lalu-lintas Simpangkawat, Jumat ( 28/9 ) sekitar pukul 09.30 WIB. Dari dua pemuda warga Kota Tanjungbalai itu petugas menyita dua pucuk pistol jenis airsoft gun, magazin beserta peluru, dan pisau. Selain itu petugas menyita […]

  • Tak Punya Alat, Bawaslu Madina Belum Tertipkan Peraga Kampanye Dipasang di Billboard

    Tak Punya Alat, Bawaslu Madina Belum Tertipkan Peraga Kampanye Dipasang di Billboard

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN,( Mandailing Online )- Serentak dilaksanakan di Mandailing Natal, Baliho berbau kampanye mulai ditertipkan Bawaslu Mandailing Natal ( Madina ), namun ada sejumlah alat peraga kampanye yang tak disentuh seperti Billboard dengan alasan kurangnya fasilitas sehingga tidak bisa di tertipkan. “Beberapa Billboard tadi belum bisa kita turunkan, karena keterbatasan alat. Untuk itu kami akan berkoordinasi […]

  • Peserta PNS Lulus 3 Jam

    Peserta PNS Lulus 3 Jam

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KEBANGGAAN dan kegembiraan Poltak Dobdy Purbatua Manik, pelamar Penyuluh KB di Pemko Medan, hanya bertahan tiga jam. Hari Rabu dini hari pukul 01.00 WIB, dia melihat pengumuman kelulusan CPNS melalui komputer di kosnya bersama seorang temannya. Sekaligus, untuk mengecek kelulusan teman-teman dan adiknya yang mengikuti ujian CPNS di Sibolga dan Siantar. Ketika login nama dan […]

  • Tympanum Produksi Film Biola Na Mabugang 2

    Tympanum Produksi Film Biola Na Mabugang 2

    • calendar_month Jumat, 20 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    Setelah sukses di film berbahasa mandailing “Biola Na Mabugang”, Tympanum Novem Film kembali membuat skuel kedua rencananya berjudul “ Tias Ni Bugang (Biola Na Mabugang 2)”. Film garapan sutradara Askolani Nasution ini ditarget akan dirilis menjelang lebaran nanti. Saat ini tahapan penggarapan “Tias Ni Bugang” sedang tahapan dubbing atau pengisian suara, setelah beberapa minggu melakukan […]

  • Bupati Madina Bawa Birokrat Studi Tiru Pengembangan Serai Wangi di Garut

    Bupati Madina Bawa Birokrat Studi Tiru Pengembangan Serai Wangi di Garut

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAWA BARAT (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution membawa sejumlah birokrat ke Kabupaten Garut, Jawa Barat, melaksanakan studi tiru pengelolaan serai wangi. Studi tiru itu berlansung hari Rabu (13/5/2026). Yang dipelajari adalah sejak tahap penanaman sampai pengolahan menjadi produk jadi. Para birokrat Madina yang turut serta meliputi Kepala Dinas Pertanian […]

expand_less