Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Ini Dia Strategi Yusuf-Imron Wujudkan Madina Yang Mulia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2015
  • print Cetak

 

Kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Mandailing Natal Madina (Madina) adalah tujuan yang masih di kejauhan. Memang betul, indikator pembangunan bidang ekonomi relatif membaik. Seiring dengan itu, angka kemiskinan pun sudah menurut hingga 9,62 persen di 2013. Salah satu faktor penyebabnya adalah kepemimpinan hingga Pilkada 2015 ini menjadi teramat penting hingga harus dibiayai sekalipun mesti menyedot uang negara hingga lebih dari Rp 29 milyar.

Dalam pandangan Drs. HM. Yusuf Nasution, MSi dan H. Imron Lubis, SPd, MM (Yusuf/Imron) perwujudan kesejahteraan dengan segala modal SDM dan SDA kaya sekalipun mesti didukung satu kepemimpinan dari pemimpin yang benar-benar memahami permasalahan yang dihadapi dan memahami harapan masyarakat.

Apa saja yang menjadi permasalahan selama ini sehingga kesejahteraan masyarakat dalam bingkai Madina yang Mulia itu masih berada di sebuah upuk yang jauh?

Banyak permasalahan yang bagi Yusuf/Imron merupakan isu strategis yang mencirikan Madina. Salah satunya, kesenjangan pendapatan masyarakat, kesenjangan pertumbuhan dan kesenjangan pembangunan antar-wilayah. Selain itu, yang tak kalah utamanya adalah kualitas SDM pencari kerja dan semangat berwirausaha. Dari situasi yang seperti itulah, Yusuf/Imron siap maju sebagai pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Madina 2016-2021 dengan visi: “Terwujudnya Masyarakat yang Mandiri, Sejahtera dan Berakhlak Mulia”.

 

AKHLAK MULIA

Memang, dalam visi Yusuf/Imron impian masyarakat yang berakhlak mulia, dapat diwujudkan setelah ada upaya melalui sejumlah program dan strategi untuk terlebih dahulu meletakkan dasar-dasar kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

Bagi pasangan ini, ungkapan ‘akhlak mulia’ itu merupakan pancaran atau merujuk pada kondisi masyarakat yang memiliki peradaban, etika dan moral sesuai anjuran agama. Kondisi itu ditandai dengan hubungan antar-sesama berjalan dengan sikap/tindakan yang adil dan sifat yang terpuji. Dengan begitu, masyarakat akan tenteram, tertib, rukun, harmonis, serta terpaut dalam spirit gotong royong. Inilah kemajuan yang melingkupi dimensi spiritual, agama, budaya sehingga dapat membawa kesejahteraan lahir-batin dalam bingkai kehidupan yang Madani.

Seiring dengan itu, Yusuf/Imron sudah menyiapkan gambaran tentang sejumlah misi yang nantinya diejawantahkan dalam program dan kegiatan pembangunan yang nantinya menjadi warna dominan dalam APBD Madina tahun per tahun. Seperti apa misi tersebut?

 

DAHULUKAN IMTAQ

Dalam naskah visi dan misinya selaku pasangan balon bupati/wakil bupati, Yusuf/Imron menjabarkan lima butir misi yang dicanangkan untuk mewujudkan Masyarakat yang Madani tersebut, yaitu: 1) Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta kerukunan umat beragama; 2) Mempercepat pembangunan infrastruktur untuk pertumbuhan dan pemerataan; 3) Meningkatkan pengelolaan SDA dan nilai tambah sektor pertanian, pariwisata, perindustrian, perdagangan, budaya lokal, pertambangan, berwawasan lingkungan dan berbasis ekonomi kerakyatan; 4) Meningkatkan Sumber Daya Manusia yang unggul, sehat dan cerdas; 5) Menciptakan kualitas pelayanan publik, sistem kelembagaan dan ketatalaksanaan pemerintah daerah yang bersih, efisien, efektif, profesional, transparan, dan akuntabel yang didukung dengan sistem pengawasan yang efektif.

Misi pertama di atas, berorientasi untuk meningkatkan imtaq dan kerukunan antar-umat beragama. Di sini, Yusuf/Imron hendak menata kehidupan beragama serta meningkatkan penerapan kaidah-kaidah agama dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Yaitu dengan meningkatkan bantuan sosial untuk kegiatan keagamaan, penerapan kaidah dan ajaran agama serta bantuan pembangunan sarana prasarana keagamaan.

 

TIDAK MELULU SOAL IMTAQ

Betul, memang rencana programnya tidak melulu dengan dan untuk dimensi imtaq. Empat misi lainnya juga bertujuan untuk, antara lain: 1) peningkatan produk dan skala usaha hasil pertanian, 2) peningkatan pengelolaan SDA, 3) peningkatan peran desa/kelurahan, 4) peningkatan keterampilan hidup bagi generasi muda dan lain-lain.

 

HIDUPKAN BUMD

Dalam meningkatkan pengelolaan SDA dengan sikap ramah lingkungan, Yusuf/Imron menekankan peningkatan produk unggulan hasil pertanian, peningkatan pelayanan informasi potensi dan perijinan investasi, serta menjadikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai lokomotif dan ujung tombak kebangkitan dan kedaulatan ekonomi masyarakat.

Setidaknya, pasangan ini memiliki 31 unit program yang secara khusus dan teknis mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Beberapa di antaranya: pengembangan komoditas unggulan daerah, penelitian dan pengembangan teknologi pertanian, pembinaan dan pengembangan sistem usaha, investasi dan promosi, peningkatan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, peningkatan upaya pemasaran hasil produk perkebunan, pengembangan usaha kecil dan mikro dan program lain-lain yang senada dengan itu.

 

MISI KEDUA

Sebenarnya, dalam frame berpikir Yusuf/Imron, percepatan pembangunan infrastruktur itu menjadi misi kedua. Dimana terdapat sebanyak 14 program implementatif. Sebut saja program peningkatan jalan dan jembatan, pengembangan air minum, pengelolaan ruang terbuka hijau, pengelolaan persampahan dan lain-lain yang sangat strategis bagi misi ketiga dan selanjutnya.

Pembangunan infrastruktur tersebut mengacu pada tiga strategi, salah satunya, Rencana Investasi Pembangunan Jangka Menengah Daerah. Yang tercakup di dalamnya adalah jalan, jembatan, irigasi, pasar serta infrastruktur sosial di seluruh wilayah Madina, hingga tidak ada lagi daerah terisolir dan tertinggal.

Selanjutnya, dalam menggenjot kualitas layanan publik dan tata pemerintahan, mantan Sekretaris Daerah Madina dan mantan Wakil Bupati Madina ini memiliki arah kebijakan yang menjanjikan. Maka, bagi mereka, sangat penting untuk melakukan peningkatan pengetahuan dan kemampuan PNS, sistem perencanaan dan penganggaran partisipatif, penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

Perangkum      : tim

Editor              : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Alokasikan Anggaran Kematian dan Kecelakaan Kerja. Segini Besarannya

    Pemkab Madina Alokasikan Anggaran Kematian dan Kecelakaan Kerja. Segini Besarannya

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) alokasikan dana Belanja Iuran Jaminan Kematian bagi Pekerja Rentan dan Belanja Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja bagi Pekerja Rentan untuk 2500 orang di Seluruh Kabupaten. Dari data yang dihimpun Mandailing Online alokasi dana itu bersumber dari APBD tahun 2025 Senilai Rp. Rp. 201.008.000., total […]

  • Polisi Limpahkan Berkas Penculik 96 Anak

    Polisi Limpahkan Berkas Penculik 96 Anak

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Penyidik Kepolisian Resor Metropolitan (Polrestro) Kepulauan Seribu telah melimpahkan berkas pemeriksaan pelaku penculikan 96 anak di bawah usia, Sartono kepada pihak kejaksaan selaku penuntut umum. “Saat ini, polisi tinggal menunggu keputusan kapan P-21 (berkas dianggap lengkap),” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Baharudin Djafar di Jakarta, Senin. Baharudin mengatakan, […]

  • Debat Publik Pilkada Madina, Saipullah-Atika Unggul Telak

    Debat Publik Pilkada Madina, Saipullah-Atika Unggul Telak

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALUTA (Mandailing Online) – Pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution lebih menguasai realita dalam acara Debat Publik Pilkada Mandailing Natal (Madina), Kamis (14/11/2024) Debat Publik berlangsung di Sapadia Hall, Gunung Tua, Padang Lawas Utara (Paluta), Sumut. Di sisi lain, paslon nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution-M. Ichwan Hussein Nasution gagal […]

  • Penyebar surat pemecatan Prabowo dilaporkan ke Polri

    Penyebar surat pemecatan Prabowo dilaporkan ke Polri

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Aliansi Advokat Merah Putih Jumat (13/6) siang mendatangi Mabes Polri untuk melaporkan penyebar foto surat keputusan Dewan Kehormatan Perwira (DKP) tentang pemecatan Prabowo Subianto yang beredar luas di masyarakat. Setelah menjalani proses pelaporan sekira tiga jam, seorang saksi yang dibawa aliansi tersebut, Tonin Tahta Singarimbun, mengatakan bahwa aksi menyebarkan surat rahasia negara merupakan […]

  • Madina Tertibkan Truk Melebihi Tonase

    Madina Tertibkan Truk Melebihi Tonase

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pemkab Madina akan menertibkan truk-truk yang melebihi tonase melintasi jalan lintas pantai barat Madina. Karena kapasitas jalan tersebut maksimal 8 ton. Selama ini truk kelebihan tonase sering lewat sehingga mempercepat kerusakan jalan lintas pantai barat,” kata Kadis Perhubungan Madina, Harlan Batubara, di Panyabungan, Rabu ( 25/1). Selain karena desakan masyarakat, penertiban truk-truk itu juga […]

  • Kualitas Tanggul Sungai Aek Pohon Disorot DPRD Sumut

    Kualitas Tanggul Sungai Aek Pohon Disorot DPRD Sumut

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kualitas tanggul penahan banjir di Sungai Aek Pohon, Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Madina menjadi perhatian serius 9 legislator DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Ketahanan tanggul yang dibangun tahun 2021 itu dinilai rendah. Kasus ini akan menjadi bagian dari beberapa poin perhatian DPRD Sumut dalam menilai LPJP (Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Pembangunan) […]

expand_less