Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Polisi Limpahkan Berkas Penculik 96 Anak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
  • print Cetak


Jakarta,

Penyidik Kepolisian Resor Metropolitan (Polrestro) Kepulauan Seribu telah melimpahkan berkas pemeriksaan pelaku penculikan 96 anak di bawah usia, Sartono kepada pihak kejaksaan selaku penuntut umum.

“Saat ini, polisi tinggal menunggu keputusan kapan P-21 (berkas dianggap lengkap),” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Baharudin Djafar di Jakarta, Senin. Baharudin mengatakan, pihak kejaksaan masih menelaah berkas berita acara pemeriksaan (BAP) Sartono sehingga belum ada keputusan P-21 atau tidak. Kejaksaan sebagai penuntut umum memiliki waktu 14 hari guna menyimpulkan kelengkapan berkas kasus Sartono.

Namun Baharudin tidak menyebutkan kapan polisi menyerahkan berkas tahan pertama kasus penculihan terhadap puluhan anak itu, kepada penuntut umum. Perwira menengah kepolisian itu, menuturkan penyidik menjerat tersangka sesuai Pasal 82 juncto Pasal 83 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara minimal tiga tahun atau maksimal 15 tahun penjara.

Sebelumnya, anggota Polrestro Kepulauan Seribu menangkap Sartono di Stasiun Kota, Jakarta Barat, Minggu (9/1), berdasarkan laporan dari orangtua salah satu korban pencabulan. Awalnya polisi mendapatkan laporan dari salah satu warga Pulau Pramuka berinisial MJ yang menduga anaknya, HA menjadi korban pencabulan yang dilakukan Sartono. Kemudian polisi melakukan pencarian terhadap Sartono dan berhasil menangkap warga Cirebon, Jawa Barat itu, di sekitar Stasiun Kota, Jakarta Barat.

Tersangka menggunakan modus mengajak korban jalan dan menjanjikan memberi hadiah berupa telepon selular kepada calon korban. Jika korban bersedia diajak jalan, tersangka akan melakukan pencabulan dan menjualnya ke beberapa daerah.

Polisi telah memeriksa beberapa orang saksi terkait kasus pencabulan tersebut dan menyita barang bukti berupa tiga unit telepon selular milik korban. Korban pencabulan berusia antara 14 tahun hingga 17 tahun dengan perincian sebelum tahun 2008 mencapai 42 anak dan 2008 hingga 2010 sebanyak 54 orang.

Mayoritas anak yang menjadi korban pencabulan Sartono merupakan anak jalanan di sekitar stasiun kereta api Cikampek, Purwakarta, Bandung (Jawa Barat), Serang (Banten)dan Kampung Bandan (Jakarta Utara) dan menjual korban seharga Rp25 ribu hingga Rp50 ribu per anak. (Ant)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surat Pengunduran Diri Jadi BPD Tak Digubris Berakhir Pencoretan Nama di DCT. Paizal Akan Tempuh Jalur Hukum

    Surat Pengunduran Diri Jadi BPD Tak Digubris Berakhir Pencoretan Nama di DCT. Paizal Akan Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Jumat, 15 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SIABU, ( Mandailing Online )-Paizal Warga Desa Sinonoan, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal merasa kecewa pada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ), pasalnya surat keteranagan dari Pemerintah Daerah menyangkut dirinya yang menyatakan mundur dari keanggotaan BPD ( Badan Permusyawatan Desa ) karena alasan mencalonkan diri jadi anggota legislatif tidak diterbitkan oleh yang berwenang di […]

  • Hari Pelanggan Nasional, BPJS Ketenaga Kerjaan Madina Pastikan Penanganan Pasien Efektif di RSU

    Hari Pelanggan Nasional, BPJS Ketenaga Kerjaan Madina Pastikan Penanganan Pasien Efektif di RSU

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Dalam rangka Hari Pelanggan Nasiona yang jatuhpada  hari ini Senin 4/9/2023, BPKJS Ketenaga Kerjaan Mandailing Natal ( Madina ) mengunjungi sejumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Panyabungan. Mereka yang dikunjungi merupakan pasien yang juga terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenaga Kerjaan. Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan […]

  • PANEN PADI DI MANDAILING JULU

    PANEN PADI DI MANDAILING JULU

    • calendar_month Kamis, 19 Apr 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sejumlah petani di kawasan Mandailing Julu, Kabupaten Mandailing Natal. Sumut memanen padi yang sudah menguning, pertengahan April 2018. Mandailing Julu merupakan kawasan yang subur sehingga produksi padi reatif bagus. Foto : Kotanopan Madina

  • Real Madrid jajaki peluang transfer Bale

    Real Madrid jajaki peluang transfer Bale

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, memberi sinyal awal bahwa klubnya sedang dalam pembicaraan untuk merekrut Gareth Bale. Komentar dia diucapkan menyusul adanya spekulasi bahwa Real mempersiapkan tawaran yang melebihi rekor transfer dunia, yaitu Pound 80 juta yang pernah mereka bayar untuk Cristiano Ronaldo pada 2011. Ancelotti mengatakan dalam sebuah konferensi pers di pusat pelatihan Real […]

  • Aswin Parinduri Mendaftar di Gerindra

    Aswin Parinduri Mendaftar di Gerindra

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, H. Aswin Parinduri mendaftar ke DPC Partai Gerindra, di Panyabungan, Jum’at (8/11/2019). Aswin Parinduri yang juga Ketua DPD Partai Golkar Madina ini datang ke Partai Gerindra didampingi Sekretaris DPD Golkar Madina, Erwin Nasution dan pengurus Golkar Madina lainnya. Rombongan Aswin Parinduri di terima langsung Ketua DPC […]

  • Kemenangan Hidayat-Dahlan Kemenangan Rakyat Madina

    Kemenangan Hidayat-Dahlan Kemenangan Rakyat Madina

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kemenangan Calon Bupati-Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara-Dahlan Hasan Nasution adalah kemenangan seluruh rakyat Madina. Itulah sorakan ribuan masyarakat Madina yang melakukan konvoi, Ahad (24/04/2011) sore sekitar pukul 17.00 WIB setelah mengetahui pasangan Hidayat-Dahlan, unggul. Luapan kegembiraan mereka tunjukkan dengan meneriakkan lapaz Allahu Akbar dan Sholawat Badar diiringi Gordang Sambilan. Saat itu, ekpresi […]

expand_less