Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Pusat Pasar Panyabungan Disesaki Pembeli

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
  • print Cetak


Panyabungan.
Dua hari jelang bulan puasa Ramadhan, pasar-pasar makin ramai dikunjungi warga yang ingin berbelanja berbagai kebutuhan untuk menyambut bulan puasa. Pusat Pasar Panyabungan misalnya, dari pantauan MedanBisnis, Jumat (29/7) kemarin, terlihat begitu sesak oleh para pembeli.
“Besok kan sudah meugang puasa, jadi hari ini kita berbelanja berbagai kebutuhan mulai dari beras, gula, tepung, minyak makan, sayuran dan lauk pauk untuk persiapan menyambut puasa.
Sebab kalau belanja besok, (Sabtu/30/7 -red) pasti akan lebih ramai lagi,” kata Siti Sahrawati Nasution, salah seorang pembeli di pusat Pasar Baru Panyabungan, Jum”at (29/7).

Diakuinya, sejumlah harga kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadhan ini memang ada yang mengalami kenaikan, namun ia menilai kenaikan yang terjadi tidak terlalu signifikan dan masih wajar. “Memang menjelang bulan puasa seperti ini, sejumlah kebutuhan pokok pasti mengalami kenaikan dan itu selalu terjadi. Tapi kenaikan harga yang terjadi saat ini masih cukup wajar,” katanya.

Pakman Lubis, salah seorang pedagang beras di Pusat Pasar Panyabungan, mengatakan, sekitar seminggu terakhir ini jumlah pengunjung terus meningkat. “Hari ini pengunjung sudah sangat ramai, sehingga seluruh lorong di pasar ini penuh dengan pengunjung. Tapi besok pada hari meugang, kita perkirakan pengunjung akan lebih ramai lagi,” katanya.

Disebutkan Pakman, dengan ramainya pengunjung maka omzet penjualannya kini memang meningkat hingga 100% lebih dibanding hari-hari biasanya. “Saat seperti ini kita memang kewalahan melayani konsumen, apalagi semuanya minta cepat untuk dilayani,” sebutnya sembari mengaku untuk membantunya berdagang sejumlah anggota keluarganya kini juga turut membantu.

Ridha Lubis, pedagang kebutuhan pokok lainnya juga mengaku telah mengalami peningkatan omzet penjualan yang cukup signifikan sejak seminggu terakhir. “Sudah seminggu ini pembeli sangat ramai karena bulan puasa semakin dekat. Tapi demikian, harga sejumlah kebutuhan pokok yang kita jual masih stabil. Meski ada kenaikan untuk sejumlah bahan, tapi kenaikannya hanya sedikit,” ujarnya. l
Kadis Perindustrian Pedagangan Koperasi UKM dan Pasar Kabupaten Madina, Ansyari Nasution mengatakan, stok berbagai kebutuhan pokok di Madina hingga saat ini masih aman dan harganya juga tetap stabil, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

“Untuk beras stok kita sangat cukup apalagi daerah ini baru saja memasuki masa panen raya. Demikian juga dengan kebutuhan lainnya stoknya cukup tersedia dan pasokan terus lancar,” ujarnya sembari menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan pasar. (henri)
Sumber : medanbisnisdaily.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aparat hukum gampang dibeli?

    Aparat hukum gampang dibeli?

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kasus plesiran terdakwa kasus mafia hukum, Gayus Halomoan Tambunan ke Bali, merupakan sebuah aib bagi institusi kepolisian yang tak akan terlupakan. Pasalnya Gayus sedang menjalani masa penahanan di Markas Komando (Mako) Brimob Kelapa Dua, Depok, lokasi yang mendapatkan pengawalan super ketat dari kepolisian. Namun karena pundi-pundi rupiah yang dimilikinya, Gayus berhasil ‘membeli’ beberapa […]

  • REALITAS KERJA MEDIA DAN TEORI TANGGUNG JAWAB SOSIAL

    REALITAS KERJA MEDIA DAN TEORI TANGGUNG JAWAB SOSIAL

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Pegiat di Gerep Institute   Belajar dari ruang redaksi media di Mandailing Natal: “Kebebasan pers bukanlah hak istimewa media. Ia adalah hak publik untuk memperoleh informasi yang benar.” Pagi baru saja dimulai ketika seorang wartawan di Mandailing Natal menerima telepon dari redaksinya. Ada rapat penting di DPRD yang harus diliput. […]

  • Kondisi Banjir Manyabar

    Kondisi Banjir Manyabar

    • calendar_month Minggu, 17 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pasca Banjir Panyabungan, Mandailing Online. Kondisi Banjir Desa Manyabar yang dipenuhi sampah kayu berserakan dan endapan lumpur hingga 30cm. Masyarakat desa berharap perhatian penuh pemerintah daerah atas kondisi mereka yang sangat membutuhkan bantuan dan harapan supaya mereka yang terkena dampak langsung banjir dan yang mengalami kerusakan rumah bisa dialokasikan ke wilayah yang lebih aman dari […]

  • Windows 8 Dicurigai Jadi Alat Mata-mata AS

    Windows 8 Dicurigai Jadi Alat Mata-mata AS

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Di zaman serba terhubung seperti sekarang ini, apapun layak dicurigai, termasuk sistem operasi komputer bikinan negara adidaya. Itulah sikap yang agaknya diambil pemerintah Jerman terhadap Windows 8. Lembaga Kantor Federal Informasi (BSI) negara ini mengingatkan pengguna agar berhati-hati dengan komputer berbasis Windows 8 karena rawan menjadi korban serangan cyber. Peringatan tersebut tertuang dalam bocoran dokumen […]

  • DPP PAN Digugat Pengurus DPD se-Sumut

    DPP PAN Digugat Pengurus DPD se-Sumut

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional digugat oleh lima orang mengaku pengurus DPD PAN se Sumut ke Pengadilan Negeri Medan. Demikian informasi yang diperoleh Tribun ketika Ketua DPD PAN Sumut, H. Syah Afandin dengan sejumlah pengurus menjelaskannya kepada wartawan di Hotel Tiara Medan, Minggu (5/12/2010). “Mereka menggugat DPP Pusat mempersoalkan terpilihnya Ketua […]

  • Mahalnya Rasa Aman, Penculikan Anak Merajalela

    Mahalnya Rasa Aman, Penculikan Anak Merajalela

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Herliana Tri M Maraknya kasus penculikan di negeri ini merupakan alarm PR keamanan yang belum terselesaikan. “Mahalnya” rasa aman menjadikan  pemilik uang saja yang dapat mendampingi buah hati dengan babysitter yang siap mengawal ke mana pun buah hati akan bermain. Mencuatnya kasus penculikan balita berinisial BR yang hilang sempat menghebohkan publik. Penculikan BR bermula […]

expand_less