Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Desa Sikara-Kara Banjir Terparah di Natal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 13 Okt 2018
  • print Cetak

 

Satu rumah di Desa Sikara-kara IV hanya terlihat atap yang dilanda banjir

NATAL (Mandailing Online) – Desa Sikara-kara IV diperkirakan sebagai banjir terparah di Kecamatan Natal, Mandailing Natal.

Desa yang diapit dua sungai besar dan dihuni sekitar 400-an kepala keluarga ini terendam banjir dengan ketinggian sekitar dada orang dewasa. Akses jalan terputus total. Warga minta untuk dievakuasi dan kiriman bantuan pangan segera.

Kawasan desa ini digenangi bajir sejak Jum’at malam (12/10/2018). Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Natal dan sekitarnya sejak kemarin siang Kamis (11/10) menyebabkan sebagian kawasan wilayah pesisir Pantai Barat Mandailing Natal terendam banjir.

“Hampir seluruhnya merata, Pak. Hujan deras kemarin membuat dua sungai yang menghapit desa ini meluap dan merendam rumah warga. Saat ini kami memcoba bertahan karena tidak ada dataran tinggi, hanya mencoba pindah ke rumah yang lebih tinggi saja”, kata Widat, mantan Kepala Desa Sikara-kara IV, Jum’at (12/10/2018).

“Kami disini hanya bisa bertahan, mudah-mudahan semua selamat. Namun tolonglah, pak sampaikan ke pihak terkait untuk mengirimkan bantuan segera mungkin,  khususnya kebutuhan pangan untuk anak-anak dan orang tua dan segera lakukan evakuasi jika air tidak surut”, katanya.

Husni Iskandar warga Natal yang mencoba memberikan bantuan dengan menggerakkan pemuda mengatakan sangat sulit mendekati area desa tersebut karena akses terputus dan terendam banjir dan aliran deras.

“Kita masih mengupayakan perahu bisa ke sini dan mengantar jemput warga yang membutuhkan pertolongan”, ungkapnya.

Berdasar informasi, perkembangan pada Sabtu (13/10), warga sudah mampu mengungsi ke kawasan SP III yang tak jauh dari Sikara-kara IV.

Dari postingan kamera hp milik beberapa warga yang mendokumentasikan kondisi lapangan di group Whatsap  Ikappenas Medan terlihat kondisi rumah warga yang terendam banjir. Sementara PB Ikappenas Medan telah mendirikan Posko Peduli di lokasi terdekat bencana.

Sumber : Madina Pos/ Adnan/Alqaf

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lampu Merah di Ruang Kelas dan Hilangnya Jiwa Pendidik di Tanjungbalai

    Lampu Merah di Ruang Kelas dan Hilangnya Jiwa Pendidik di Tanjungbalai

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Moechtar Nasution
    • 0Komentar

      Oleh: Moechtar Nasution* Sekretaris Dewan Pendiri GEREP INSTITUTE (Pusat Kajian Madina)   Pendahuluan Sekolah itu harusnya jadi tempat paling aman buat anak-anak. Yang membuat bahagia, tertawa dan ceria. Karena sekolah adalah rumah kedua setelah rumah mereka sendiri. Mau itu di ruang kelas yang ubinnya sudah pecah-pecah atau yang punya AC dingin, ada janji yang […]

  • Poldasu tinjau lokasi PT SRL

    Poldasu tinjau lokasi PT SRL

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG LAWAS, (MO) – Kedatangan Komisaris Polisi Khairul dari Reskrim Polda Sumut, didamping oleh Kapolsek Aek Nabara (Barumun AKP. S. Siregar), Kanit Reskrim Polsek Aek Nabara Barumun (IPDA. Lubis) dan empat anggota kepolisian berpakaian preman mendatangi Masyarakat Desa Tobing Tinggi, Kecamatan Aek Nabara Barumun, kabupaten Padang Lawas. Informasi diterima hari ini, kedatangan Kompol Khairul ingin […]

  • Rakyat Tak Ingin Lagi “Pilih Kucing dalam Karung” ke Senayan

    Rakyat Tak Ingin Lagi “Pilih Kucing dalam Karung” ke Senayan

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pengalaman publik menghirup kebebasan memilih wakilnya di parlemen tidak juga mendongkrak simpati bagi politisi Senayan. Publik menilai mereka yang pernah menjadi anggota DPR atau DPRD tidak terlalu layak untuk dipilih kembali menduduki kursi parlemen. Hasil jajak pendapat Kompas di 13 kota dua pekan lalu memperlihatkan publik cenderung menolak tiga jenis profesi untuk menduduki kursi legislatif. […]

  • Kepala Desa Jangan Terlibat Politik Praktis

    Kepala Desa Jangan Terlibat Politik Praktis

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pejabat Bupati Mandailing Natal Ir Aspan Sopian Batubara mengingatkan seluruh kepala desa yang ada di kabupaten Mandailing Natal agar tidak terlibat dalam politik praktis terutama pada pelaksanaan pemungutan suara ulang Pilkada Kabupaten Mandailing Natal , dan ia berharap agar seluruh Kepala Desa dapat menempatkan diri di tengah-tengah berbagai kepentingan politik yang berkembang. Hal tersebut […]

  • Kondisi Jalan Sidangkal Makin Parah
    Tak Berkategori

    Kondisi Jalan Sidangkal Makin Parah

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN, (Mandailing online) – Jalan lingkar kota yang menghubungkan Kelurahan Sidangkal, Psp Selatan dengan Kota Psp, kondisinya rusak parah. Terlebih saat musim hujan tiba, bagian jalan yang berlubang akan seperti kubangan kerbau. Tidak jarang beberapa pengendara, seperti pengguna sepedamotor yang melewati jalan tersebut, terjatuh dan terluka. Itu akibat para pengendara ini tidak dapat membedakan yang […]

  • MERDEKANYA YANG MERDEKA

    MERDEKANYA YANG MERDEKA

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen: Rina Youlida Nurdina Duaarrrrr…. “Yeeyyy..mantap! Mantap! Sekarang coba giliranmu.” Tupp… “Hahaahaa…..” “Na bantat do mariammu. Songon ami puna on mantong na paten. Menyalaaa bestie.” “Hhmmm..” sejak kemarin sore, aku merasa terganggu dengan suara bising dari aktifitas anak-anak di desaku yang beramai-ramai memeriahkan hari kemerdekaan. Bisa-bisanya mereka memainkan meriam tepat di samping kamar tidurku. Jelas […]

expand_less