Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

ISIS hanya jadi komoditas politik asing

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Isu Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS) mulai merebak ditengah kisruh hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN), Pangi Syarwi Chaniago menilai ada misi tertentu dari pihak asing untuk bisa menyetir dan menguasai Indonesia di tengah situasi politik yang sedang memanas.

"Jelas asing menghendaki Indonesia yang lemah sehingga bisa mereka (asing) setir. Nah, kasus ISIS dijadikan komoditas politik untuk kepentingan mereka (asing)," kata Pangi saat berbincang dengan wartawan, hari ini.

Selain itu, lanjut Pangi, kemunculan ISIS berdampak pada pecahnya konsentrasi masyarakat mengawal gugatan hasil Pilpres oleh Prabowo Subianto yang akan mulai disidangkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

"Bisa saja misi asing untuk memecah konsentrasi publik terhadap peristiwa Pilpres yang sedang dalam sengketa," terang Pangi.

Dia menambahkan, campur tangan pihak asing sudah terlihat jelas sejak awal Pilpres diselenggarakan demi menguasai Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia.

"Dalam pertarungan Pilpres kemarin, kental sekali campur tangan dan intervensi asing. Jelas asing punya kepentingan terhadap SDA Indonesia. Asing tidak rela Indonesia menjadi negara kuat, mandiri dan lepas dari ketergantungan," tukasnya.

Dikabarkan, perkembangan ISIS di Indonesia semakin mengkhawatirkan, apalagi sejumlah kelompok telah menyatakan bergabung dengan kelompok ekstremis itu. Tak hanya itu, Ustaz Abu Bakar Baasyir diduga juga ikut mendukung ISIS.

Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) minta pemerintah mengambil sikap tegas kepada para pengikut ISIS. Terlebih Indonesia sudah menyatakan menolak kelompok tersebut.

"Supaya yang berbaiat itu dicabut kewarganegaraannya. Ada dasar hukumnya, UU no 12 th 2003, pasal 23 ayat 6. Bunyinya, warga negara Indonesia kehilangan kewarganegaraannya bila dengan sukarela bersumpah atau berjanji setia kepada negara asing," jelas Kepala BNPT Ansyad Mbai ketika dihubungi wartawan, hari ini.

Menurut Ansyad hukuman seperti ini akan membuat masyarakat berpikir ulang bergabung dengan ISIS.

"Kalau tidak WNI ya tidak ada KTP. Tidak bisa urus nikah, atau nikah lagi. Enggak bisa ngurus apa-apa kan hilang hak perdatanya. Ini bisa berdampak juga kepada keluarganya, anak-anaknya. Mungkin kepemilikannya terhadap aset-asetnya juga hilang," tegasnya.
(dat06/okz/merdeka)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Parpol yang Sudah Menyerahkan B1- KWK ke Cabub Madina Harun – Ichwan

    Ini Parpol yang Sudah Menyerahkan B1- KWK ke Cabub Madina Harun – Ichwan

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online : Tiga Partai Politik yakni Partai Gerindra, Golkar dan PAN resmi mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) H. Harun Mustafa Nasution dan Muhammad Ichwan Husein Nst. Partai Terakhir yang diperoleh pasangan ini adalah Partai Amanat Nasional setelah sebelumnya Partai Gerindra dan Golkar. “Alhamdulillah hari ini […]

  • Roy Hendra Juarai Turnamen Catur Bupati Madina

    Roy Hendra Juarai Turnamen Catur Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Roy Hendra asal Pasar Hilir Kecamatan Panyabungan berhasil memenangi turnamen catur perseorangan Bupati Cup III Tahun 2015 yang diselenggarakan pengurus Percasi Madina bekerjsama dengan Dispora Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di Panyabungan. Ketua Panitia, M.Idham Daulay didampingi Sekretaris Panitia, M.Rasyid Rambe, Senin (3/8) menyebutkan, tunamen berhadiah total Rp. 25 juta itu, […]

  • Kapolda Sumut: PPKM Jangan Dijadikan Menakutkan

    Kapolda Sumut: PPKM Jangan Dijadikan Menakutkan

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra menekankan agar PPKM Level 4 Covid-19 jangan dijadikan menakutkan, tetapi dicari penyelesaiannya. Itu dikatakannya menjawab wartawan di aula kantor bupati Madina usai melakukan pertemuan dengan semua pihak, Jum’at (10/9/2021). Kapoldasu bersama Pangdam Bukit Barisan, Mayjen TNI Hasanudin berada di Mandaling Natal (Madina) hari ini […]

  • Minta THR, Keluarga Miskin Serbu Rumah Dinas

    Minta THR, Keluarga Miskin Serbu Rumah Dinas

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Puluhan keluarga miskin berjejer di depan pintu gerbang rumah dinas Bupati Madina, kemarin. Di sana, mereka ingin meminta orang nomor satu itu memberi sejumlah uang sebagai tunjangan hari raya atau THR. Pantauan METRO, Selasa (23/8), sekitar 20-an orang terdiri dari ibu rumah tangga (IRT), janda-janda, dan orangtua jompo dengan usia yang bervariasi, menyemut di […]

  • Karnaval Meriahkan Perayaan HUTRI di Madina

    Karnaval Meriahkan Perayaan HUTRI di Madina

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribuan warga memadati kedua sisi Jalan Willem Iskander, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Selasa (16/8). Rakyat Madina seolah melampiaskan kerinduannya untuk menikmati pesta rakyat menyambut dan memeriahkan hari ulang tahun Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Pasalnya, setelah dua tahun ditiadakan akibat pandemi Covid-19, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina kembali menggelar […]

  • Fahrizal Ingatkan PT SMGP Jangan Coba ‘Buang Badan’ Sebelum Rakyat Marah

    Fahrizal Ingatkan PT SMGP Jangan Coba ‘Buang Badan’ Sebelum Rakyat Marah

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anggota DPRD Sumatera Utara, H Fahrizal Efendi Nasution SH, menyesalkan statemen PT SMGP yang tidak mengakui penyebab keracunan puluhan warga Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Madina, pada Minggu (6/3/2022) lalu, bersumber dari pembukaan sumur di Well Pad AAE-05. “Kita sangat prihatin adanya statemen pihak perusahaan yang sampai hari ini merasa sepertinya tidak bersalah, […]

expand_less