Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

ISIS hanya jadi komoditas politik asing

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Isu Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS) mulai merebak ditengah kisruh hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN), Pangi Syarwi Chaniago menilai ada misi tertentu dari pihak asing untuk bisa menyetir dan menguasai Indonesia di tengah situasi politik yang sedang memanas.

"Jelas asing menghendaki Indonesia yang lemah sehingga bisa mereka (asing) setir. Nah, kasus ISIS dijadikan komoditas politik untuk kepentingan mereka (asing)," kata Pangi saat berbincang dengan wartawan, hari ini.

Selain itu, lanjut Pangi, kemunculan ISIS berdampak pada pecahnya konsentrasi masyarakat mengawal gugatan hasil Pilpres oleh Prabowo Subianto yang akan mulai disidangkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

"Bisa saja misi asing untuk memecah konsentrasi publik terhadap peristiwa Pilpres yang sedang dalam sengketa," terang Pangi.

Dia menambahkan, campur tangan pihak asing sudah terlihat jelas sejak awal Pilpres diselenggarakan demi menguasai Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia.

"Dalam pertarungan Pilpres kemarin, kental sekali campur tangan dan intervensi asing. Jelas asing punya kepentingan terhadap SDA Indonesia. Asing tidak rela Indonesia menjadi negara kuat, mandiri dan lepas dari ketergantungan," tukasnya.

Dikabarkan, perkembangan ISIS di Indonesia semakin mengkhawatirkan, apalagi sejumlah kelompok telah menyatakan bergabung dengan kelompok ekstremis itu. Tak hanya itu, Ustaz Abu Bakar Baasyir diduga juga ikut mendukung ISIS.

Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) minta pemerintah mengambil sikap tegas kepada para pengikut ISIS. Terlebih Indonesia sudah menyatakan menolak kelompok tersebut.

"Supaya yang berbaiat itu dicabut kewarganegaraannya. Ada dasar hukumnya, UU no 12 th 2003, pasal 23 ayat 6. Bunyinya, warga negara Indonesia kehilangan kewarganegaraannya bila dengan sukarela bersumpah atau berjanji setia kepada negara asing," jelas Kepala BNPT Ansyad Mbai ketika dihubungi wartawan, hari ini.

Menurut Ansyad hukuman seperti ini akan membuat masyarakat berpikir ulang bergabung dengan ISIS.

"Kalau tidak WNI ya tidak ada KTP. Tidak bisa urus nikah, atau nikah lagi. Enggak bisa ngurus apa-apa kan hilang hak perdatanya. Ini bisa berdampak juga kepada keluarganya, anak-anaknya. Mungkin kepemilikannya terhadap aset-asetnya juga hilang," tegasnya.
(dat06/okz/merdeka)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika Minta Setiap Lembaga Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

    Atika Minta Setiap Lembaga Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution meminta setiap lembaga, termasuk partai politik, mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Permintaan itu disampaikan Atika saat menghadiri rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Partai Nasional Demokrat (NasDem) di Kantor DPD NasDem Madina, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Jumat […]

  • BISNIS KRIPIK SINGKONG BANJARKOBUN DARI PINGGIR JALAN (Bagian 1)

    BISNIS KRIPIK SINGKONG BANJARKOBUN DARI PINGGIR JALAN (Bagian 1)

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Cara Membaca dan Mengisi Celah Ekonomi Mikro di Madina Di Mandailing Natal, usaha kecil sebenarnya tidak pernah benar-benar mati. Bisnis ini hanya bergerak pelan. Kadang nyaris tak terlihat. Kadang muncul sebentar lalu tenggelam lagi. Di sudut pasar tradisional, di dapur rumah-rumah kecil, di warung kopi pinggir jalan, di lorong […]

  • Jelang Idul Adha 1444 H, Pedagang Prediksi Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Akan Naik

    Jelang Idul Adha 1444 H, Pedagang Prediksi Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Akan Naik

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online): sudah seperti tradisi, setiap jelang hari hari besar agama, harga sejumlah kebutuhan pokok pun mulai naik di pasar pasar tradisional di Kabupaten Mandailing Natal( Madina ). Jelang Idul Adha 1444 H Saat ini harga kebutuhan pokok yang naik yakni jenis bawang. Di pusat pasar baru panyabungan terpantau, harga bawang merah saat ini […]

  • Polres Madina Percepat Pemeriksaan Kasus Kebakaran Pasar Hilir

    Polres Madina Percepat Pemeriksaan Kasus Kebakaran Pasar Hilir

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim Percepatan Pemeriksaan Polres Madina terjun langusung di lokasi melakukan pemeriksaan tambahan dalam memproses penyebab kebakaran di Pasar Hilir, Panyabungan, Selasa (11/10). Tim berada di lokasi membawa peralatan lengkap dan menemui para korban kebakaran untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan penyebab kebakaran yang menghaguskan 17 rumah penduduk yang terjadi tanggal 26 September lalu […]

  • Siswa yang tak Terlibat Injak Alquran, Diminta Tetap Tenang

    Siswa yang tak Terlibat Injak Alquran, Diminta Tetap Tenang

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SELUMA, – Siang kemarin Wakil Bupati Seluma, Mufran Imron, SE langsung turun ke lapangan dengan mendatangi SMAN 6 Seluma, yang heboh karena kasus sejumlah siswa menginjaak Alquran saat disumpah oknum gurunya. Dia datang menggunakan mobil Daihatsu APV Nopol B 1509 ZFI. Setibanya di SMAN 6 Seluma, Mufran langsung melihat-lihat ke dalam ruangan kelas siswa setelah […]

  • Pemkab Madina Diminta Turunkan Tarif Angkutan Umum

    Pemkab Madina Diminta Turunkan Tarif Angkutan Umum

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Pemkab Madina didesak menurunkan tarif angkutan umum, menyusul penurunan harga BBM oleh Pertamina per 1 April 2016, termasuk bensin dan solar. Organda (Organisasi Angkutan Darat) Madina juga didesak melakukan kajian bagi perubahan tarif itu dan memberikan masukan kepada pemerintah daerah. “Ini merupakan penurunan harga BBM yang kedua kalinya, sehingga penurunan […]

expand_less