Rabu, 4 Mar 2026
light_mode

Jeruk Keprok Maga Kembali Dikembangkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan, Setelah sepuluh tahun menghilang, Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali melakukan penanam ribuan batang Jeruk Keprok Maga di atas 50 hektare lahan di Desa Huta Tinggi dan Huta Namale, Kecamatan Puncak Sorik Merapi.

Kadis Pertanian Madina Taufik Zulhendra baru-baru ini mengatakan, Jeruk Keprok Maga yang harum wanginya dan manis rasanya, menghilang akibat diserang virus CVPD. Padahal buah jeruk sudah menjadi buah unggulan nasional sesuai Keputusan Menteri Pertanian Tahun 2003 yang kini hanya tinggal nama.

Melihat kondisi alam yang saat ini sudah mulai aman dari virus CVPD, Dinas Pertanian Madina kembali mengembangkan Jeruk Keprok Maga.

Dikatakannya, Jeruk Keprok Maga pernah menjadi sumber penghasilan warga Kecamatan Puncak Sorik Merapi puluhan tahun lalu. Berkat hasil buah tersebut banyak anak-anak warga pendidikannya sampai ke perguruan tinggi. Bahkan dari hasil panen Jeruk Keprok Maga, Kecamatan Puncak Sorik Merapi menjadi salah satu daerah penyumbang calon jamaah haji di masa jayanya Jeruk Keprok Maga.

“Dulu warga tidak membuat kebun khusus Jeruk Keprok Maga, melainkan hanya sebagai hiasan pemukinan yang berjumlah hitungan jari. Meski demikian pohon Jeruk Keprok yang rindang dan berumur 50 tahunan tersebut bisa menghasilkan 200 kg per batang dengan harga Rp25.000 per kilogramnya dalam satu kali panen pertahunnya,” sebut Taufik.

Menurut Taufik, dari sejarah dan wilayah Desa Huta Tinggi dan Huta Namale, tempat berbuahnya jeruk keprok secara normal yang di atas 700 meter di atas permukaan laut ini harus dikembangkan kembali agar tidak sampai menghilang karena prospeknya juga bisa menjadi sumber penghasilan masyarakat dan meningkatkan taraf kehidupan.

“Program ini sudah berjalan Tahun 2011 mulai dari pembersihan lahan, pelobangan hingga penanaman karena menunggu proses pembibitan yang dimulai sembilan bulan yang lalu,” sebutnya.

Diharapkan, program pemerintah ini dapat kembangkan oleh dua kelompok tani di dua desa tersebut setelah merasakan manisnya pendapatan Jeruk Keprok dimasa jayanya pada Tahun 1980-an.

“Harapan kita juga kepada Pemerintah Pusat sebagai pemberi anggaran agar tidak hanya sampai di sini saja program tersebut mengingat masih ada tahapan masa perawatan hingga sampai pada masa panen, agar apa yang menjadi cita-cita Pemerintah Daerah dan Pusat bisa tercapai,” katanya.

Darmin Pulungan, salah seorang anggota Kelompok Tani Jeruk Keprok Maga mengatakan, kerinduan untuk menikmati kembali rasa dan hasil buah asli daerah tersebut bisa cepat tercapai, karena Jeruk Keprok punya banyak sejarah yang menjadikan taraf hidup masyarakat di daerah ini menjadi sejahtera bahkan dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dari hasil jeruk tersebut sudah warga rasakan. Karena di masa itu banyak dari daerah ini yang menduduki perguruan tinggi.

“Kita berharap kepada pemerintah daerah agar tidak setengah hati untuk menjankan program yang membawa kesejahteraan bagi ratusan kepala keluarga di dua desa ini ditambah dengan wakil rakyat yang duduk di gedung yang terhormat agar bisa memberikan anggaran APBD Madina sebagai biaya perawatan lanjutan di tahun ini hingga masa panen karena Jeruk Keprok memasuki masa panen di tahun kelima,” katanya. (BS-026.beritasumut)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idul Fitri, Salaman dan Toleransi di Tengah Keberagaman

    Idul Fitri, Salaman dan Toleransi di Tengah Keberagaman

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Moechtar Nasution   Idul Fitri sebagai hari kemenangan bukan hanya bermakna sebagai pembebasan sekaligus pembersihan secara personal menuju kefitrian setelah berjuang sebulan penuh melaksanakan Ibadah Shoum namun juga memiliki makna perekat dan pemersatu diantara sesama masyarakat ditengah kemajemukan beragama yang merupakan anugerah dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia. Inilah […]

  • Bupati Madina Hadiri HUT ke-71 IBI

    Bupati Madina Hadiri HUT ke-71 IBI

    • calendar_month Sabtu, 6 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menghadiri kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Gedung Serbaguna, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Sabtu (6/8). HUT ke-71 IBI tersebut mengusung tema ‘Perjalanan Panjang Profesi Bidan Mengawal Kesehatan Ibu dan Bayi untuk Mewujudkan Indonesia Unggul dan Indonesia Maju’. Sukhairi […]

  • Mantan Kapolres Siantar Ditahan di Tanjung Gusta

    Mantan Kapolres Siantar Ditahan di Tanjung Gusta

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR – Mantan Kapolres Pematangsiantar AKBP Fatori resmi ditahan setelah menerima eksekusi dari pihak Kejari Pematangsiantar. Fatori tampak memasuki ruangan Kepala Kejari Rudi H Pamenan dan kemudian memasuki ruangan Jaksa Penuntut Umum (JPU), R Nainggolan, untuk menandatangani berkas eksekusinya, Kamis, (16/1/2014). AKBP Fathori, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Direktur Pengamanan Objek Vital (Pam. Obvit) resmi […]

  • Tambang Emas di Sungai Batang Natal Belum Ada Izin

    Tambang Emas di Sungai Batang Natal Belum Ada Izin

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Aktivitas tambang biji emas di Sungai Batang Natal titik Desa Lancat, Dusun Batu Gajah, Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal (Madina) belum memiliki izin. Itu diungkapkan Kepala Bidang Pertambangan Umum Dinas Pertambangan Energi Madina, Azhar, Jum’at (23/5/2014). “Hingga saat ini kita belum ada mengeluarkan izin pertambangan emas di Desa Lancat, Dusun Batu […]

  • Evaline Sago Duduk di Komisi II DPRD Madina

    Evaline Sago Duduk di Komisi II DPRD Madina

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Evaline Sago tercatat masuk di Komisi II DPRD Mandailing Natal. Putri pengusaha perkebunan sawit Ignasius Sago itu berposisi sebagai anggota di Komisi yang membidangi Pertanian itu. Dinas Pertanian Mandailing Natal merupakan instansi yang menangani bidang perkebunan. Berdasar data profil PT.Sago Nauli di www.sagonauli.com tercatat Drs. Ignasius Sago sebagai Direktur Utama […]

  • Kasus Pemalsuan Surat Rekomendasi Labura Serahkan Sanksi ke Pemkab Madina

    Kasus Pemalsuan Surat Rekomendasi Labura Serahkan Sanksi ke Pemkab Madina

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Aekkanopan. Pemkab Labuhanbatu Utara (Labura) menegaskan bahwa mereka tidak pernah menerbitkan surat rekomendasi Bupati H Kharuddinsyah tentang persetujuan pindah salah seorang pegawainya Mhd Idris Batubara ke Pemkab Madina. Soal surat rekomendasi yang kini beredar diduga palsu. Namun, Pemkab Labura tidak akan melakukan upaya hukum atas dugaan pemalsuan surat rekomendasi itu. Soal tindaklanjutnya berupa sanksi, misalnya, […]

expand_less