Rabu, 24 Jun 2026
light_mode

Kabareskrim: Teror Aceh belum terungkap

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
  • print Cetak

JAKARTA – Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Kabareskrim Polri) Komisaris Jenderal Sutarman belum menemukan dugaan motif tiga penembakan di Aceh, sejak malam pergantian tahun 2012.

“Belum terungkap motifnya, dugaannya kriminal murni, tapi apakah ada motif lain karena mau pemilukada, masih dalam penyelidikan,” ujar Sutarman tadi malam.
Dari tiga peristiwa penembakan yang menewaskan lima orang warga sipil, polisi belum menangkap satu pun pelaku penembakan. “Pelaku belum ditangkap, saksi yang sudah kita periksa sudah sembilan orang,” imbuh Sutarman.

Sebagaimana diketahui, dua peristiwa penembakan terjadi di Banda Aceh pada malam pergantian tahun baru 2012. Penembakan pertama terjadi di mess pekerja kabel Telkom, di Bireun, Banda Aceh. Aksi penembakan membabi buta ini menewaskan tiga pekerja dan melukai tujuh orang. Penembakan kedua terjadi di Toko Istana Boneka, di Kampung Doi Ulee Karang, Banda Aceh. Aksi ini menewaskan seorang karyawan toko.

Kemudian Minggu (1/1/2012) malam kembali terjadi penembakan di Lhokseumawe, Aceh, yang menewaskan seorang warga.

Sebelumnya, Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Adi Mulyono, menegaskan bahwa aksi penembakan yang menewaskan warga Aceh di malam pergantian tahun baru 2012 tidak terkait unsur politik jelasng pemilihan umum kepala daerah (pemilukada). “Saya tegaskan aksi penembakan yang terjadi selama ini sama sekali tidak mengarah untuk menganggu berlangsungnya pemilukada di Aceh,” katanya.

Ia menyatakan, aksi tersebut berat dugaan dilakukan oleh oknum kelompok tertentu yang hanya memiliki kepentingan pribadi dan tidak ada kaitannya mengarah pada mengacaukan suasana pemilukada yang akan berlangsung medio Februari 2012.

Adi Mulyono mengakui masih ada peredaran senjata ilegal ditangan orang yang tidak benar di wilayah Aceh, meskipun 227 pucuk senjata api illegal terhitung satu tahun kepemimpinannya sudah berhasil diamankan. “Menyangkut suasana pemilukada sampai hari ini saya fikir masih kondusif berjalan sebagaiman sudah ditetapkan dan yang melakukan aksi brutal penembakan itu memiliki kepentingan lain,” ujarnya.(waspada)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • GUGURNYA THESIS PANCASILA SEJALAN DENGAN ISLAM

    GUGURNYA THESIS PANCASILA SEJALAN DENGAN ISLAM

    • calendar_month Jumat, 27 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Koreksi Tuduhan Radikal Bagi Umat Islam dan Anti Pancasila Oleh: Irwan Daulay Batasan toleransi dalam Islam sudah jelas di Surah Al-Kafirun, toleransi itu tidak pula sampai menggadaikan akidah sendiri hingga berakidahkan yang lain (sekularisme).  Sekularisme tidak  sejalan dengan akidah Islam. Sekularisme itu turunan kedua dari Atheisme, turunan pertamanya Liberalisme. Salah satu pilar Sekularisme sebagai Liberisme […]

  • Dana Desa Harus Diarahkan kepada Infrastruktur Ekonomi

    Dana Desa Harus Diarahkan kepada Infrastruktur Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal didesak mendorong seluruh desa untuk memprioritaskan pengembangan infrastruktur ekonomi dalam strategi pembangunan yang bersumber dari Dana Desa. Sebab, tahun lalu, trend pemerintah desa cendrung memakai Dana Desa untuk pembangunan jalan-jalan pemukiman jenis rabat beton serta fasilitas air bersih. “Instlasi air bersih sangat bagus dan kita apresiasi. Tetapi untuk […]

  • Napi Teriak Menang

    Napi Teriak Menang

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MEDAN – Perwakilan narapidana yang bertemu dengan Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin meneriakkan yel-yel kemenangan saat kembali ke Lapas. “Kita menang! Kita menang!” kata salah satu perwakilan napi, Wak Geng, disambut teriakan para rekannya. Menteri didampingi Gubernur Gatot Pujonugroho berdialog sekitar 90 menit dengan sekitar sepuluh perwakilan napi. “Kami membicarakan revisi PP 99 tentang […]

  • Polda Sumut siap amankan pelantikan Gubsu

    Polda Sumut siap amankan pelantikan Gubsu

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kepolisian Daerah Sumatera Utara meyiapkan sebanyak 1.436 personel untuk mengamankan pelantikan pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih pada 17 Juni 2013 mendatang. Kepala Biro Operasional Polda Sumut Kombes Pol Iwan Hari Sugiarto di Medan, mengatakan jumlah personel yang dikerahkan itu berasal berbagai satuan kerja yang ada di lingkungan Polda Sumut. Selain berpakaian dinas, […]

  • Koum Bobby Nasution Berharap Calon Bupati Madina Kedepan Miliki Program Seperti Walikota Medan

    Koum Bobby Nasution Berharap Calon Bupati Madina Kedepan Miliki Program Seperti Walikota Medan

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Perhelatan Pemilu Kepala Daerah di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) sudah semakin dekat, sejumlah kandidat mulai muncul dengan mendekati partai politik sebagai salah satu prasyarat pencalonan. Ada nama Ivan Iskandar Batubara, Saifullah Nasution, Dahlan Nasution, Endar Lubis, Atika Azmi Utammi Nasution dan Fahrizal Efendi. Nama nama tersebut semakin bergaung sebagai […]

  • Menkopolhukam: Pantau Wikileaks

    Menkopolhukam: Pantau Wikileaks

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto telah memerintahkan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring untuk memantau isi laman WikiLeaks. “Saya sudah perintahkan kepada Menkominfo dan Kemenlu untuk melihat apa saja isi dari Wikileaks itu,” kata Djoko Suyanto ketika ditemui di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat. […]

expand_less