Selasa, 18 Agu 2026
light_mode

Kades Tanggabosi 2 Dilaporkan ke Bupati

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 7 Okt 2010
  • print Cetak

MADINA-METRO; Kepala Desa (Kades) Tanggabosi, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) AN (40), dilaporkan warganya ke Bupati Madina melalui Asisten Tata Praja di kantor camat belum lama ini. Kades tersebut diduga selingkuh dengan salah seorang warga berinisial RSM (22). Selanjutnya, Rabu (6/10), Inspektorat Madina meminta keterangan 8 warga yang menjadi saksi atas pengaduan warga tersebut

Delapan orang saksi tersebut, yakni Andi Maulana yang menjabat sebagai Sekretaris Desa Tanggabosi 2, Ketua Naposo Nauli Bulung (NNB) Ramos Syukhairi, Ketua Adat Iskandar Muda, Tokoh Agama H Ali Said Pulungan, Tokoh Masyarakat Bismar Batubara, Ketua Badan Permusyawaratan Desa, Ali Asron, serta Ahmad Tolha dan Sahlun keduanya pengurus Persatuan NNB Tanggabosi 2.

Usai pemeriksaan, tokoh agama Desa Tanggabosi 2, H Ali Said Pulungan kepada METRO menjelaskan, mereka diperiksa Inspektorat sebagai saksi dalam laporan pengaduan atas dugaan tindak asusila yang telah dilakukan oknum kades yakni AN (40) dengan RSM (22). Padahal RSM istri dari AHP.

Ali Said didampingi warga lainnya mengaku, dugaan tindakan asusila tersebut sudah lebih dari 3 bulan lalu. Tindakan oknum kades tersebut menyebabkan keresahan warga. Selanjutnya, warga bersama tokoh masyarakat serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melakukan musyawarah dan membuat laporan pengaduan kepada Bupati Madina.

Diungkapkannya, RSM telah mengaku perbuatannya kepada sejumlah warga desa namun oknum kades justru membantah tuduhan tersebut. “Akibat tindakan ini seluruh warga resah dan meminta supaya kasusnya ditindaklanjuti. Dan dalam hal ini kami telah melaporkannya kepada bupati,” terangnya.

Sementara itu, Inspektur Pembantu, Drs Darman saat ditemui METRO melalui personel pemeriksa, H Ongku Siregar, usai melakukan pemeriksaan ke 8 saksi, mengatakan, pihaknya telah memeriksa 8 orang saksi terkait laporan pengaduan warga Tanggabosi 2 atas tuduhan dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh kades yang saat ini sudah dinonaktifkan untuk sementara waktu dan diambil alih oleh Camat Siabu, Ramlan Dalimunte sebagai Plt kades.

AN saat dihubunngi METRO lewat telepon selulernya membantah telah melakukan hubungan seperti yang dituduhkan warga kepada dirinya. Ia menilai tuduhan ini dilimpahkan kepadanya hanya untuk melengserkan diri dari jabatan kades.

“Saya juga telah diperiksa inspektorat. Saya tak ada melakukan tindakan asusila tersebut mereka hanya menginginkan saya lengser dari jabatan kepala desa,” ujarnya. (wan)
sumber:metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhiri Manasik, 757 Calhaj Madina Simulasi Pelaksanaan Haji

    Akhiri Manasik, 757 Calhaj Madina Simulasi Pelaksanaan Haji

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)  : Calon Jamaah Haji atau Calhaj asal Mandailing Natal ( Madina ) hari ini mengahiri manasik akbar dengan memakai pakaian ihram, seterusnya melakukan tawaf, sa’i, dan tahallul. Tidak itu saja jamaah juga dipraktekkan bagai mana qukuf di arafah, thawaf ifadhah, mabit di musdhalifah, serta melontar jumrah aqabah, kemudian tahallul pertama, melempar 3 […]

  • Bupati Pasaman Tertarik Gabung di KEK Batahan

    Bupati Pasaman Tertarik Gabung di KEK Batahan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat menyatakan ingin bergabung dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batahan di Mandailing Natal (Madina). Itu diungkap Bupati Pasaman, M Yusuf Lubis di Panyabungan dalam satu pembicaraan dengan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution serta Ketua Komisi 1 DPRD Madina Sobir Lubis usai menghadiri peringatan HUT Kabupaten Madina […]

  • Sekilas Budaya Mandailing (Bagian 2)

    Sekilas Budaya Mandailing (Bagian 2)

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Z Pangduan Lubis (in memoriam) Masuknya penjajahan atau pemeritahan kolonial Belanda ke Mandailing terjadi pada waktu Belanda sedang berperang dengan Kaum Paderi di Minangkabau pada tahun 1830-an. Sebelum Belanda masuk ke Mandailing, beberapa tahun lamanya Kaum Paderi sudah lebih dahulu menguasai Mandailing. Salah satu tujuan penting dari Kaum Paderi menguasai Mandailing ialah untuk […]

  • Dinilai Efektif, Warga Desa Roburan Dolok Jadikan Meriam Alat Ngusir Beruang

    Dinilai Efektif, Warga Desa Roburan Dolok Jadikan Meriam Alat Ngusir Beruang

    • calendar_month Selasa, 18 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    ROBURAN DOLOK ( Mandailing Online ) Meriam besi dan meriam bambu di nilai efektif untuk mengusir binatang buas jenis beruang yang telah membuat warga Desa Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal waswas karena kerap menampakkan diri di kebun warga bahkan telah ada korban terkaman beruang tersebut. Rencananya besok Rabu 19/7/2023, warga akan beramai […]

  • Kapolres Kecewa Pada Pemkab Madina

    Kapolres Kecewa Pada Pemkab Madina

    • calendar_month Rabu, 18 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Kapolres Mandailing Natal (Madina) mengungkapkan rasa kecewanya terhadap Pemkab Madina yang sudah 10 hari membiarkan pihaknya mengurusi masalah kerusuhan dan pembakaran camp PT. Sorikmas Mining di Naga Juang. Sementara itu, selentingan beredar di Panyabungan bahwa bupati Madina enggan mengikuti arus permainan pihak polisi dan perusahaan karena bupati tidak mau rakyatnya terus berada […]

  • 30 Tahun Beroperasi, Izin Galian C PT KPPN Langkat Mati

    30 Tahun Beroperasi, Izin Galian C PT KPPN Langkat Mati

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selesai, Izin lokasi pertambangan galian C milik PT Karsa Prima Permata Nusa (KPPN) sudah tidak berlaku lagi alias mati. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Langkat Iskandarsyah di Stabat, Rabu (09/02/2011). Kata Iskandar, pihaknya telah menyurati pihak PT KPPN supaya memperpanjang izinnya. Jika surat tersebut tidak diindahkan, Pemkab Langkat akan menurunkan tim […]

expand_less