Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Kontes legislatif makan korban?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


MEDAN – Pemilu legislatif 2014 masih 3,5 tahun lagi. Namun, bagi warga negara memiliki kepedulian dan keinginan untuk mengabdi sebagai anggota legislatif, bukanlah waktu yang panjang.

Untuk mengikuti kontes legislatif diperlukan kesiapan yang memadai, baik materi maupun mental. Selama ini paradigma yang berkembang mengikuti pencalonan anggota legislatif membutuhkan biaya besar dan itu pun belum menjamin memperoleh kursi yang diperebutkan

“Tak jarang kontes legislatif tersebut memakan korban, peserta jatuh miskin, hilang ingatan dan gagal akibat kesiapan yang kurang matang,” kata Managing Direktur PT Tiga Positif Paradigma, Walneng S Jas, tadi pagi.

Menurutnya, saat ini 25.000 orang berprofesi sebagai wakil rakyat, baik tingkat pusat, provinsi, kabupaten dan kota. Namun, wakil rakyat tersebut masih beragam tingkat kompentensi individunya.

“Hal itu disebabkan anggota legislatif itu menyiapkan dirinya menjelang pemilu, akibatnya membutuhkan biaya sangat mahal,” sebut Walneng.

Kata Walneng, PT Tiga Positif Paradigma merupakan lembaga yang berkecimpung dalam pelatihan dan pemberdayaan keluarga Indonesia meluncurkan program pelatihan dan pendampingan calon anggota legislatif periode 2014.

Tujuan program ini, menurutnya, akan mempersiapkan wakil rakyat yang lebih berkualitas dari sisi pola pikir dan keterampilan lebih beretika, memiliki moralitas yang positif serta dengan biaya lebih murah.

“Diharapkan program legislatif 2014 ini dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas calon legislatif mendatang,” harapnya.

Disebutkan, para peserta akan diberikan materi-materi mengenai wawasan dan pengetahuan, politik, hukum tata negara, komunikasi politik, marketing politik, etika dan moralitas politik serta public speking dan penampilan.
Sumber : Waspada online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madina Tangkap Satu Tersangka Pembawa Ganja 5 Kg  

    Polres Madina Tangkap Satu Tersangka Pembawa Ganja 5 Kg  

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal berhail menangkap 1 pria berikut baran bukti 5 kg ganja kering di Desa Gunungtua Panggorengan, Panyabungan, Selasa dinihari (29/10/2019). Tersangka berinisial AT Batubara (43) warga Desa Gunung Tua, Panyabungan ditangkap Sat Res Narkoba Polres Mandailing Natal (Madina) dalam satu misi penyamaran. Tersangka ditangkap sekira pukul 00.30 WIB. […]

  • Bentrok Batang Toru ditunggangi dosen

    Bentrok Batang Toru ditunggangi dosen

    • calendar_month Kamis, 8 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO)- Seorang dosen dari Padang Sidempuan terindikasi menjadi otak pelaku bentrok antar petugas kepolisian dan warga Batang Toru yang memprotes adanya penanaman pipa pembuangan air sisa (limbah) proses penambangan PT Agincourt Resources. Hal itu tercetus dari pemeriksaan pihak Polda Sumut terhadap beberapa warga yang diamankan sebagai tersangka pengrusakan dan pembakaran Mapolsek dan kantor Camat […]

  • Rukad Madina Belajar Tata Rias di Silangit Koi Hutasiantar

    Rukad Madina Belajar Tata Rias di Silangit Koi Hutasiantar

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    KOTASIANTAR (Mandailing Online) – Silangit Koi Hutasiantar tidak hanya menjadi tempat wisata, tapi juga tempat untuk berbagai kegiatan. Seperti hari ini, Kamis (25/11) Rukun Keluarga Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Rukad) Mandailing Natal (Madina) belajar tata rias di wisata sawah yang sedang viral ini. Pelatihan tata rias ini berjalan dengan santai dan penuh kekeluargaan. Ibu-ibu […]

  • Harimau Sumatera Mendekati Pemukiman di Tambangan

    Harimau Sumatera Mendekati Pemukiman di Tambangan

    • calendar_month Kamis, 15 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      TAMBANGAN (Mandailing Online) – Seekor diduga Harimau Sumatera berkeliaran di sekitaran pemukian 3 desa Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal sejak Rabu (14/3/2018). Jejak kaki harimau itu menimbulkan ketakutan di kalangan warga Desa Tambangan Jae, Tambangan Tonga dan Desa Simangambat sejak Rabu hingga Kamis terutama bagi warga yang hendak ke kebun dalam aktifitas menyadap karet. Informasi […]

  • Lagi-lagi KKB Berulah, Kapankah Papua Aman?

    Lagi-lagi KKB Berulah, Kapankah Papua Aman?

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Pegiat Literasi Sebanyak sembilan tenaga kesehatan (nakes) korban kekerasan yang dilakukan KKB (kelompok kriminal bersenjata) di Puskesmas Kiwirok, Pegunungan Bintang, Provinsi Papua pada Senin lalu, saat ini sedang menjalani pemulihan trauma dan pengobatan. (19/7). Pelayanan kesehatan dihentikan, seraya menunggu jaminan keamanan dari pemerintah untuk para tenaga kesehatan yang bertugas. Namun hingga […]

  • “Holong Maroban Domu” di Reses Fahrizal Efendi

    “Holong Maroban Domu” di Reses Fahrizal Efendi

    • calendar_month Kamis, 1 Nov 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      “Holong Mangalap Holong, Holong Maroban Domu”. Itu adalah satu dari banyak ungkapan dalam bahasa Mandailing yang beranjak dari falsafah pentingnya silaturrahim serta kesadaran kolektif terhadap pentingya saling memelihara dimensi kasih sayang antar individu dan antar kelompok masyarakat. Falsafah ini sangat melekat dalam gerak langkah Anggota DPRD Sumatera Utara, H. Fahrizal Efendi Nasution,SH. Dan itu […]

expand_less