Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Listrik Sering Padam, Pelanggan PLN di Madina Kecewa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Akibat aliran listrik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhir-akhir ini sering padam tanpa penjelasan yang jelas dari pihak PT PLN Cabang Panyabungan, masyarakat Madina merasa kesal dan mengecam keras kinerja PLN.

Banyak masyarakat yang mempunyai usaha menggunakan jasa arus listrik seperti warnet, radio dan usaha lain lainnya merasa kecewa akibat banyaknya kerugian yang mereka alami setiap listrik padam yang kerap memakan waktu cukup lama.

Salah seorang warga Panyabungan Kota, Jumadil Batubara, Kamis (31/03/2011) mengatakan selaku warga Madina khususnya Kecamatan Panyabungan Kota amat kecewa dengan kinerja PT PLN, karena akhir-akhir ini sering mati lampu tanpa alasan jelas.

“Dalam beberapa hari belakangan ini, Kota Panyabungan terlihat seperti kota yang tidak maju seperti yang telah dibangun Pemerintah Daerah kita. Kota terlihat seperti hutan belantara bagaikan tanpa penghuni,” ujar Jumadil.

Masih kata Jumadil, apalagi saat hujan melanda Kota Panyabungan, lampu pasti akan padam sampai berjam-jam yang imbasnya kalau malam, anak-anak tidak bisa belajar di rumah karena tidak bisa melihat bacaan dan apa yang telah ditulisnya.

“Seharusnya pihak PLN menjalankan tugasnya dengan baik dalam memberi layanan kepada masyarakat. Jangan hanya ketika masyarakat terlambat sedikit membayar iuran listrik pasti akan terkena denda dan segera diputus aliran listriknya seperti spanduk yang mereka pasang,” tegas Jumadil.

Diharapkan, masalah lampu padam yang kerap terjadi belakangan ini bisa cepat teratasi, karena dampaknya sangat terasa bagi masyarakat, sebab banyak warga yang mempunyai usaha memakai jasa aliran listrik untuk menjalankan usahanya.

Jumadil juga berharap PLN memberitahukan kepada masyarakat setiap akan ada pemadaman lampu melalui radio atau selebaran, agar masyarakat tahu mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan menghadapi padamnya lampu yang bukan sebentar.

Untuk mengatasi agar rumah tidak gelap gulita seperti tidak ada penghuninya apabila lampu padam di malam hari, Jumadil terpaksa membeli mesin genset agar dapat ia gunakan menerangi rumah apabila lampu padam.

Sementara itu pihak PT PLN Cabang Panyabungan ketika hendak dikonfirmasi wartawan terkait seringnya padam lampu belakangan ini, tidak dapat dijumpai untuk dimintai keterangannya. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MK Lanjutkan Perkara PHPU Madina ke Sidang Pembuktian

    MK Lanjutkan Perkara PHPU Madina ke Sidang Pembuktian

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan untuk melanjutkan tujuh perkara Peselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke sidang lanjutan pembuktian. Satu di antaranya perkara PHPU Kepala Daerah (Kada) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan Perkara Nomor 32/PHPU.BUP-XXIII/2025. Sidang lanjutan pembuktian dijadwalkan tanggal 7-17 Februari 2025. “Ada tujuh perkara yang belum diucapkan ketetapannya atau keputusannya […]

  • MEMANGGUL BAN DALAM

    MEMANGGUL BAN DALAM

    • calendar_month Selasa, 2 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dua orang kaum perempuan di Desa Jambur Baru Kecamatan Batang Natal memanggul ban dalam ukuran besar menuju sungai hendak mengumpul pasir dan batu sebagai mata pencaharian alternatif. Belakangan ini tingkat pendapatan masyarakat di Batang Natal sangat rendah akibat masih rendahnya harga karet yang selama ini sebagai mata pencaharian utama penduduk di Batang Natal. (foto : […]

  • Angkola-Mandailing

    Angkola-Mandailing

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan ringkas: Askolani Nasution Budayawan Dalam bahasa Mandailing-Angkola “batang” bermakna muara sungai. Misalnya, sungai Batang Natal, artinya sungai yang bermuara ke Natal. Seluruh geografis yang dilewati sungai itu sampai bermuara ke Natal dinamai “alak” Batang Natal. Sungai Batang Angkola artinya sungai yang bermuara ke wilayah Angkola. Jadi, semua kawasan yang dilalui sungai itu disebut “alak” […]

  • Cabup Harun Mustafa Nasution Nilai Ada Oknum Tertentu yang Merusak Politik Riang Gembira di Pilkada Madina

    Cabup Harun Mustafa Nasution Nilai Ada Oknum Tertentu yang Merusak Politik Riang Gembira di Pilkada Madina

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online) : Calon Bupati Mandailing Natal Nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution menilai Pemilihan Kepala Daerah yang semestinya riang gembira ternyata ada hal hal yang membuatnya tidak riang gembira. Hal ini dikatakannya usai nonton bareng pelantikan Presiden Praboyo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Posko Partai Gerakan Indonesia Raya ( […]

  • RSU Panyabungan Kini Punya Fasilitas Cuci Darah dan CT Scan

    RSU Panyabungan Kini Punya Fasilitas Cuci Darah dan CT Scan

    • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – RSU Panyabungan kini sudah memiliki CT Scan dan fasilitas cuci darah. Dengan demikian warga Mandailing Natal (Madina) tak lagi jauh-jauh ke kota besar untuk cuci darah. Di sisi lain, kehadiran fasilitas CT Scan merupakan kemajuan teknologi peralatan di rumah sakit ini karena proses analisis berbagai penyakit tak lagi menggunakan foto Rontgen […]

  • Meriahkan HUT ke 78 RI di Panyabungan Sisakan Sampah

    Meriahkan HUT ke 78 RI di Panyabungan Sisakan Sampah

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ): Meriahkan HUT ke 78 Republik Indonesia dengan mengadakan karnaval budaya di sepanjang jalan kota Panyabungan sore ini Rabu 16/8/2023 menyisakan 4 sampai 5 ton sampah. Sepanjang jalan mulai dari Taman Kota Panyabungan sampai Pasar Baru tumpukan sampah plastik dan bekas botol minuman berserakan, sejumlah siswa peserta karnaval terlihat ambil bagian dalam […]

expand_less