Rabu, 12 Agu 2026
light_mode

Kemasan Plastik Daur Ulang, Halalkah?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
  • print Cetak

Akhir-akhir ini banyak pesan broadcast yang tersebar secara berantai mengenai dampak pemakaian plastik daur ulang kemasan berwarna hitam yang membahayakan tubuh. Selain bahaya terhadap kesehatan perlu diperhatikan juga kehalalan bahan pembuatnya.

Dr Roy Sparringa, Deputi Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPPOM) mengatakan, plastik hitam atau yang sering disebut sebagai plastik kresek adalah plastik produk daur ulang. Produk ini tidak diproduksi untuk mengemas makanan.

Hal itu karena umumnya sumber plastik daur ulang yang digunakan tidak dapat ditelusuri penggunaan asalnya. Sehingga tidak dapat dijamin keamanannya untuk menjadi kemasan langsung bersentuhan dengan makanan. “Jika digunakan mengemas pangan yang masih terbungkus dengan kemasan primer lain yang sesuai, maka penggunaan plastik hitam tidak menjadi masalah,” ujarnya.

Senada hal yang sama Auditor LPPOM Dr Chilwan Pandji mengatakan kemasan plastik berwarna hitam dipandang dari kehalalannya tergolong halal, tetapi tidak Thayib. Artinya, plastik kresek itu mengandung bahan kimia yang membahayakan hasil daur ulang.

Karena itu, disarankan pada masyarakat tidak boleh menggunakan plastik tersebut untuk mengemas makanan secara langsung. “Saat ini banyak sekali masyarakat yang membeli gorengan yang dibungkus langsung oleh plastik hitam,” ujarnya. Memang belum ada fatwa yang mengharamkan plastik kemasan tersebut.

Sementara itu dikutip dari chipstoru @halal corner, Auditor LPPOM MUI Muti Arintawati mengatakan plastik sebagai pembungkus makanan memiliki titik kritis kehalalan. Hal itu dilihat dari proses pembuatan plastik.

Plastik menggunakan bahan aditif, yaitu slip agent atau rubricant oil. Bahan aditif tersebut bisa didapatkan dengan bahan dasar tumbuhan atau hewani. “Biasanya lemak dari tumbuhan memiliki harga yan cukup mahal dibanding hewani,” ujarnya. Sehingga perusahaan lebih banyak memilih lemak yang berbahan dasar hewani.

Bahan tersebut biasanya diambil dari lemak sapi dan babi. Sebagai umat Islam perlu diperhatikan bahan dasar pembuatan plastik tersebut baik yang daur ulang maupun plastik yang masih baru. Plastik dengan zat aditif berbahan lemak babi jelas haram hukumnya untuk digunakan. Masyarakat perlu teliti memperhatikan kemasan plastik dengan label halal.(rmol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubsu: Sukhairi-Atika Dilantik 28 Juni

    Gubsu: Sukhairi-Atika Dilantik 28 Juni

    • calendar_month Sabtu, 19 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online): Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengatakan Sukhairi-Atika kemungkinan dilantik tanggal 28 Juni 2021. Informasi jadwal itu diperolehnya dari pihak Kementerian Dalam Negeri terkait progres perencanaan pelantikan HM Jakfar Sukhairi Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution menjadi bupati-wakil bupati Mandailing Natal hasil Pilkada 2020. Hal itu disampaikan Gubsu Edy Rahmayadi, Sabtu (19/6) di peresmian Revitalisasi SMA […]

  • Kera Liar, Daya Tarik di Warung Pak Syafri

    Kera Liar, Daya Tarik di Warung Pak Syafri

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    gambar kelompok kera di sekitar warung Pak Syafri (foto: Maradotang Pulungan) PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bila anda berkunjung ke komplek perkantoran pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), singgah lah di warung pecal sederhana persis disamping kantor Dinas Kehutanan Dan Perkebunan Madina. Warung sederhana milik Pak Syafri selain menyajikan panganan pecal dan goreng-gorengan, juga memberikan pemandangan menarik […]

  • Persiapan Fisik Pasar Eks Bioskop Tapanuli 90 Persen

    Persiapan Fisik Pasar Eks Bioskop Tapanuli 90 Persen

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengerjaan lokasi eks bioskop Tapanuli Panyabungan yang akan dialihfungsikan menjadi pasar sudah sekitar 90 persen. Jalan di sekitar area mulai diaspal, Kamis (19/6). Pengaspalan ini adalah satu dari beberapa item kegiatan yang dilakukan Pemkab Mandailing Natal dalam memenuhi fasilitas lokasi ini sebagai upaya pemindahan pedagang dari jalan keliling Panyabungan. Juga […]

  • Kasus Korupsi Dana DAK Dinas Pendidikan Madina, Unjukrasa Kepung Kajatisu dan Kajari Madina

    Kasus Korupsi Dana DAK Dinas Pendidikan Madina, Unjukrasa Kepung Kajatisu dan Kajari Madina

    • calendar_month Kamis, 29 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Hari ini, Kamis, (29/4/2021) dua gelombang unjuk rasa secara serentak di Kejati Sumut dan Kejari Madina. Gelombang unjukrasa dipicu karena pihak kejaksaan dinilai mandul menghadapi kasus dugaan korupsi pembangunan fisik sekolah dari Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan Madina TA 2020. Di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) di Medan, […]

  • Dahlan Iskan: Genset Sewaan Operasi Bertahap

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menuturkan bahwa krisis pasokan listrik di Sumatera Utara dan sekitarnya akan segera teratasi. Sebab genset yang disewa oleh PLN sudah tiba di Medan. “Genset sudah sampai di Paya Pasir di Medan, di situ banyak pembangkit listrik PLTG dan PLTD dan sekarang sedang dipasang […]

  • Dahlan Hasan Siap Mundur Jika Gagal Soal Sorikmas Mining

    Dahlan Hasan Siap Mundur Jika Gagal Soal Sorikmas Mining

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NAGA JUANG (Mandailing Online) – Plt Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution menyatakan dengan tegas bahwa dia sudah bertekad akan mengundurkan diri dari jabatannya jika dia gagal menyelesaikan permasalahan antara rakyat dengan PT.Sorikas Mining. Hal ini diungkapkan Plt Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution pada pertemuan antara muspida dengan tokoh-tokoh masyarakat Kecamatan Naga Juang di balai Kantor […]

expand_less