Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Ali Muhammad Mori, Islam Dorong Kebangkitan Jepang

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
  • print Cetak

Ali Muhammad Mori, seorang pekerja sosial dan pendeta dari Jepang. Ia mengaku sangat terkesan dengan cara saleh beberapa Muslim di Manchuria, tempat tinggalnya dulu.

Kisah ini bermula dari 18 tahun yang lalu ketika Ia berada di Manchuria dimana Jepang masih menguasai daerah tersebut. Waktu itu di padang pasir dekat Pieching adalah kali pertamanya Ia bergabung dalam sekelompok Muslim. Mori sangat terkesan dengan mereka yang menjalani hidup dengan saleh dan dengan sikap mereka terhadap kehidupan.

Sekembalinya ke negeri kelahirannya, Mori menemukan fakta bahwa Jepang tengah dilanda ketidakpastian akan agama. “Aku kembali ke Jepang, negara yang kalah pada musim panas 1946 dan saya menemukan bahwa situasi di Jepang telah berubah sama sekali,” kata dia seperti dilansir dari arabnews, Rabu (25/12).

“Ada perubahan yang sangat besar di ranah pemikiran rakyat. Buddhisme yang merupakan agama mayoritas Jepang benar-benar telah rusak dan bukannya memberikan keselamatan malah memberi pengaruh jahat kepada masyarakat,” ungkapnya.

Misionari Kristen, lanjutnya, setelah perang telah membuat langkah-langkah cepat di Jepang meskipun agama tersebut telah ada selama 90 tahun terakhir. Saat itu, ajaran Kristen diterima oleh anak-anak muda. “Tapi ajaran ini muncul lebih kepada pengaruh geopolitik saat itu, dimana kapitalisme Amerika dan Inggris tengah dipupuk,” ucapnya.

Meski ada gejolak agama, Mori beranggapan tidak ada agama lainnya yang bisa menawarkan solusi seperti Islam. Mori merasa Islam Islam menjadi jawaban yang banyak dicari pada waktu itu. Anggapan lain, Islam adalah jawaban yang benar adalah bagaimana Islam bisa terlihat damai dengan menghargai persaudaraan sesama Muslim.

“Semua Muslim adalah saudara bagi satu sama lain dan Allah telah memerintahkan bahwa mereka harus hidup dalam damai dan harmoni dengan satu sama lainnya. Saya percaya bahwa itu adalah jenis ‘Brotherhood’ yang begitu penting dan paling dibutuhkan oleh dunia saat ini,” ceritanya.

Musim panas lalu, lanjutnya, tiga orang Muslim mengunjungi Tokushima. Mereka datang dari Pakistan dan dari mereka saya belajar banyak tentang Islam. Pada akhirnya temannya Motiwala di Kobe dan Mita di Tokyo datang memmbantunya untuk memeluk Islam.

Ada sebuah harapan mulia yang dimiliki Mori setelah memeluk Islam. Ia berharap Islam akan lebih bergema lagi kedepannya. “Saya sangat berharap bahwa suatu hari ikatan Islam akan menanamkan semangat baru di kalangan umat Islam dari setiap sudut dunia,” Harapnya.

“Dan pesan Allah yang besar ini akan bergema sekali lagi dengan kemuliaan penuh dari setiap tanah, sehingga bumi menjadi surga untuk hidup dan makhluk Tuhan benar-benar bahagia, baik material maupun spiritual tinggi sebagai apa yang apa Tuhan telah tujukan,”pungkasnya.

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT. SBN: Kebakaran Pabrik, Kerugian Ratusan Juta

    PT. SBN: Kebakaran Pabrik, Kerugian Ratusan Juta

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebakaran pabrik aspal milik PT. Sinar Batang Natal (PT.SBN) di Panyabungan, Mandailing Natal, Senin malam (8/7/2013), selain menyebabkan dua karyawan korban, juga mengahanguskan sejumlah fasilitas pabrik. Kapala Produksi PT.SBN, Hutagaol menjawab wartawan, Selasa (9/7) mengatakan kebakaran yang terjadi menyebabkan kerusakan pada instlateur listrik, mesin pemecah batu dan sejumlah drum. Kerugian mencapai […]

  • Polresta Medan Ringkus Maling Alkes Dinkes Sumut

    Polresta Medan Ringkus Maling Alkes Dinkes Sumut

    • calendar_month Minggu, 20 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (MO) – Tim Reserse Kriminal Polresta Medan mengamankan 4 orang terduga pelaku pencurian alat kesehatan (Alkes) dari Gudang Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Salah seorang terduga merupakan Pegawai Negeri Sipil yang bertugas di Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai. Polisi menangkap para tersangka di kediaman masing-masing, setelah polisi menerima informasi ada transaksi penjualan […]

  • Masyarakat Ulu Pungkut Harapkan Prioritas Perawatan Jalan

    Masyarakat Ulu Pungkut Harapkan Prioritas Perawatan Jalan

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan : Masayarakat kecamatan Ulu pungkut Kabupaten Mandailing Natal minta kepada Dinas PU Bina Marga Kotanopan agar jalan sepanjang kotanopan dan Ulu pungkut agar dirawat sekalian membersihkan pinggiran jalan (dibabat) dan membersihkan parit, karena sepanjang jalan kotanopan-ulupungkut parit-parit masih bayak yang tersumbat akibat longsor. Sepanjang jalan Kotanopan –Ulu pungkut sangat mengganggu keberadaan jalan yang masih […]

  • SUKA No 1, Dahwin No 2, Sofwat-Beir No 3

    SUKA No 1, Dahwin No 2, Sofwat-Beir No 3

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KPU Madina hari ini, Kamis (24/9/2020) menyelenggarakan rapat pleno pencabutan dan penetapan nomor urut pasangan calon bupati/wakil bupati Mandailing Natal (Madina) yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna, Panyabungan. Hasil pencabutan nomor sebagai berikut : Pasangan HM Jakfar Sukhairi Naaution-Atika Azmi Utammi Nasution, App.BFin atau lebih populer disebut pasangan SUKA memperoleh nomor urut 1. Pasangan Dahlan […]

  • Menelisik Asal Nama ‘Sumatra’ dalam Catatan Penjelajah Barat dan Islam

    Menelisik Asal Nama ‘Sumatra’ dalam Catatan Penjelajah Barat dan Islam

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tak selamanya Pulau Sumatra bernama Sumatra. Nama ‘Sumatra’ sejatinya tidak diketahui oleh penduduk di pulau itu. Berbagai nama dibubuhkan untuk pulau terbesar keenam di dunia ini oleh para penjelajah asing. Nama yang dikenal justru adalah Pulau Perca (atau Pritcho dalam dialek Melayu selatan) dan Indalas berdasarkan karya sastra Melayu yang merujuk pada pulau-pulau sekitar semenanjung […]

  • Pengeroyokan Terus Terjadi: Islam Solusi Hakiki

    Pengeroyokan Terus Terjadi: Islam Solusi Hakiki

    • calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Aktivis Dakwah Hari ini kita dikejutkan dengan banyaknya berita pengeroyokan anak dibawah umur. Bukan hanya anak yang menjadi korban tetapi pelakunya juga seorang anak dibawah umur. Seperti kasus pengeroyokan anak laki-laki kelas dua SD berinisial MHD, usia 9 tahun, warga Sukaraja, Kabutapen Sukabumi, Jawa Barat yang tewas akibat dikeroyok oleh […]

expand_less