Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Lubuk Larangan Tradisi Kala Lebaran di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
  • print Cetak

KOTANOPAN (Mandailing Online) – Tradidisi menangkap ikan di lubuk larangan masih menjadi magnit yang luar biasa dan merupakan salah satu kegiatan para pemudik lebaran di Mandailing Natal (Madina).

Ribuan orang warga dari berbagai penjuru Madina dan luar Madina mengikuti pembukaan lubuk larangan di beberapa sungai kawasan Mandailing Julu, khususnya di Kecamatan Kotanopan.

Pantauan di lapangan, pembukaan lubuk larangan ini dimulai tanggal 1 Syawal di Desa Hutapungkut Jae. Tanggal 2 Syawal di Desa Tamiang, 3 Syawal di Desa Singengu dan Hutapungkut Julu, 4 Syawal Desa Hutarimbaru, Simangambat, Pondok Pudung Kelurahan Tamiang, 5 Syawal di Desa Muara Siambak dan Desa Lumban Pasir, 6 Syawal di Desa Hutapungkut dan Desa Muara Mais.

Tiket di masing-masing desa bervariasi, mulai dari 50.000 rupiah per orang hingga 60.000.

Seperti pembukaan lubuk larangan di Desa Muara Siambak yang berlangsung 5 Syawal atau Senin (12/8/2013), ribuan warga ikut serta ambil bagian menangkap ikan di sungai yang berlabel lubuk larangan itu.

Untuk mendapatkan ikan, umumnya warga mempergunakan jala, jaring dan jenis penangkapan ikan lainnya. Sedangkan jenis ikan yang didapatkan mulai dari jenis ikan jurung, ikan mas, mujair, lele dan jenis ikan lainnya.

Efendi Lubis (30). ketua Panitia Lubuk Larangan Desa Muara Siambak yang di hubungi mengatakan, lubuk larangan di desa ini sudah setahun lamanya tidak dibuka.

Selain warga setempat, pesertanya juga di ikuti warga dari berbagai penjuru Mandailing Natal yang pulang dari perantauan. Sedangkan harga tiket yang diberlakukan panitia Rp. 60.000.

Katanya, dalam sekali membuka lubuk larangan panitia bisa mengumpulkan uang antara 20 juta hingga 30 juta rupiah. Selain diperuntukkan untuk keperluan desa, uangnya juga dipergunakan untuk pembangunan masjid, madrasah, anak yatim dan membeli alat-alat perlengkapan keperluan Naposo Nauli Bulung (muda-mudi) di desa ini.

Sementara itu Faisal Daulay (45), salah seorang penangkap ikan yang selama ini tinggal di Jakarta mengatakan, selain untuk silaturrahmi dengan keluarga, salah satu tujuannya pulang kampung adalah ikut serta pembukaan lubuk larangan.

“Saya hobi menjala, jadi salah satu tujuan saya pulang kampung untuk ikut serta pembukaan lubuk larangan”, ujarnya.

Pengakuannya, hampir semua desa yang lubuk larangannya di buka selalu diikutinya. Terkait harga tiket yang cukup mahal, baginya tidak masalah.
“Harga tiket nggak ada masalah, kita anggap saja kita ikut serta menyumbang, sebab biasanya keuntungan lubuk larangan ini diperuntukkan untuk pembangunan desa,” cetusnya.

Sedangkan Kapolsek Kotanopan, AKP Huayan Harahap yang dihubungi saat memantau pembukaan lubuk larangan ini mengatakan, sejauh ini pembukaan lubuk larangan yang dilaksanakan di beberapa desa di daerah Kotanopan berlangsung dengan aman.

“Alhamdulillah, pembukaan lubuk larangan yang di mulai 1 Syawal sampai saat ini berjalan aman, kita berharap kondisi ini tetap berlangsung sampai berlangsungnya pembukaan lubuk larangan di desa-desa lainnya,” harapnya.

Peliput : Lokot Husda Lubis
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DCS Dapil 2 PBB Madina

    DCS Dapil 2 PBB Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 PBB Madina

  • Undangan Mengikuti PLPG 2010

    Undangan Mengikuti PLPG 2010

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DAFTAR PESERTA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2010 MENGIKUTI PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU (MPLPG) RAYON 33 UNIVERSITAS HKBP NOMMENSEN TAHAP III : 26 September s.d 6 Oktober 2010 untuk Depag klik untuk download untuk Dinas Klik untuk mendownload

  • SIDIMPUAN EPISENTRUM TABAGSEL, GEJOLAK DAN BARA SEKAM (Bagian 1)

    SIDIMPUAN EPISENTRUM TABAGSEL, GEJOLAK DAN BARA SEKAM (Bagian 1)

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Ketika kota tua mulai dipenuhi perang persepsi, mutasi, dan koalisi senyap. Padangsidimpuan sedang memasuki fase yang tidak sederhana. Di permukaan, kota ini tampak biasa: aktivitas berjalan, kantor pemerintahan tetap sibuk, dan elite masih saling tersenyum di acara resmi. Tetapi di bawah permukaan, suhu politik mulai berubah. Mutasi pejabat dibaca […]

  • Beasiswa Miskin Tahun 2015 Belum Cair?

    Beasiswa Miskin Tahun 2015 Belum Cair?

    • calendar_month Selasa, 19 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Beasiswa tahun 2015 untuk mahasiswa miskin asal Mandailing Natal sejauh ini belum dikatahui nasibnya. Pasalnya hingga Januari 2016 belum ada diterima mahasiswa peserta. Akibatnya, para mahasiswa kebingungan, ada apa gerangan, sudah bagaiamana nasib dana itu, karena sudah berganti tahun belum juga ada kabar. Beasiswa ini ditujukan kepada mahasiswa miskin berprestasi asal […]

  • Teror 2 PNS: HP dan Dompet Korban Dirampok

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasar pengakuan para korban aksi teror dua tersangka PNS Pemkab Madina, para korban ditodong dengan pistol lalu menyuruh menyerahkan dompet dan HP. Saat memberikan kesaksian di Mapolres Madina, tiga korban masing-masing Hoirul, Sakban dan Febri menceritakan pada hari Sabtu tanggal 11 Mei 2013 sekira pukul 00.00 Wib mereka sedang duduk menunggu […]

  • 150 Babi Berhasil Ditangkap

    150 Babi Berhasil Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 12 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Petani di Desa Tolang, Kecamatan Ulu Pugkut, Mandailing Natal berhasil menangkap 150 ekor babi dalam sebulan terakhir. Perburuan itu dalam upaya meminimalisir serangan hama babi terhadap persawahan petani di kawasan itu. Serangan hama pertanian belakangan ini, utamanya babi dan monyet semakin mengganas di wilayah ini. Seorang petani bernama Sarhan […]

expand_less