Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Madina Bisnis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
  • print Cetak

Oleh: Dahlan Batubara

Jarang ada media massa di daerah yang memfokusakan diri pada berita-berita ekonomi. Termasuk di Mandailing Natal (Madina), Sumut. Sejak era cetak, pun hingga era online masa kini.

Padahal ekonomi termasuk urat nadi kehidupan. Bahkan salah satu dari yang penting dalam hajat hidup masyarakat. Itu yang menjadi alasan kebutuhan berita-berita ekonomi.

Kehadiran media ekonomi di daerah diperlukan untuk menginformasikan fakta-fakta, indikator-indikator, analisis, kajian kelemahan dan peluang ekonomi. Membentuk pemikiran publik, hingga ranah kebijakan pemerintah di sektor ekonomi.

Dinamika ekonomi di satu daerah tidak akan terpamahami secara keseluruhan tanpa media bergenre ekonomi di daerah. Mustahil pula mengharapkan media-media mainstream yang berbasis di ibukota negara atau ibu kota provinsi, karena tak mampu menjangkau daerah secara detail.

Gambaran sektor pertanian tanaman pangan, perkebunan, perikanan, peternakan, perdagangan, industri, distribusi, konsumsi, harga, jasa, pertambangan, pariwisata, infrastruktur, investasi, angka-angka statistik, angkatan kerja, dilema pengangguran, hingga regulasi. Semua memerlukan media ekonomi sebagai saluran informasi.

Daerah ingin ekonominya maju, termasuk Madina. Oleh karena itu semua perlu bergerak bersama, baik pelaku ekonomi, kebijakan daerah dan pergerakan informasi oleh media ekonomi.

Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution sangat memahami pemikiran tersebut
ketika beliau meminta saya membuka media ekonomi. Tahun 2019. Saat beliau menjadi wakil bupati Madina.

Maka lahirlah media bernama Madina Bisnis.

Akibatnya, saat itu, saya menangani dua media: Mandailing Online bergenre sosial politik dan Madina Bisnis bergenre ekonomi. Keduanya dinaungi satu badan usaha: CV. C-Media.

Sebelum itu sebenarnya pernah ada media ekonomi di Madina, nama medianya TONDINTA, lahir tahun 2012, media cetak, berbentuk surat kabar. Terbit dua kali dalam seminggu. Kelahiran koran ini dimotori Ivan Iskandar Batubara, Sobir Lubis dan saya. Saat itu Ivan menjabat ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut. Sobir Lubis ketua Kadin Madina.

TONDINTA hanya terbit selama satu tahun. Alasan berhenti: koran di daerah – apalagi di tingkat kabupaten – nasibnya sulit bertahan lama akibat oplah yang sulit berkembang.

Madina Bisnis yang saya tangani waktu itu pun hanya bertahan dua tahun. Berhenti karena kekurangan personil. Betapa sulitnya mencari wartawan ekonomi. Apalagi nasib media online di daerah belum menemukan pola untuk pemasukan finansial. Perusahaan media online sulit menggaji wartawan. Tak seperti media cetak yang bisa menghasilkan dana dari penjualan koran.

Kini Madina Bisnis sudah dihidupkan kembali. Alhamdulillah. Dinaungi PT. Surya Madina Bisnis. Saya percaya media ini bisa eksis. Mampu berkembang. Karena ditangani figur-figur hebat.

Ditangani langsung Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution selaku komisaris utama. Beliau memiliki saham mayoritas: 50 persen (menjadi 40 % karena 10 % diberikannya kepada anak yatim dan fakir miskin).

Dibantu Miswar Daulay (wakil komut). Beliau tokoh pemikir muda. Memiliki banyak gagasan dan visi yang luas dan jauh.

Ada juga Muhammad Yakuf Hasibuan, aktivis muda, cerdas dan kreatif.  Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan nyaris seluruh kalangan. Jabatan direktur utama sangat sesuai untuknya.

Pun Herman Birje Nasution, tokoh pemikir dan aktivis muda yang cukup cerdas melakukan kajian dan analisa. Beliau menjabat wakil direktur utama.

Juga diperkuat M. Daffa Arinalhaq Nasution yang menjabat wakil direktur utama bidang keuangan. Daffa baru saja menyelesaikan kuliah jurusan Desain Komunukasi Visual di Universitas Mercubuana, Jakarta. Kecerdaanya mungkin turun dari sanga ayah: Surbaini Nasution yang pernah lama sebagai jurnalis bursa saham dan investasi di Jakarta.

Launching media Madina Bisnis dibawah PT Surya Madina Bisnis berlangsung di Panyabungan. Tepatnya di kediaman Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution, Minggu (25/5/2025).

Bupati Madina Saipullah Nasution dalam pidato sambutan di acara launching itu mengungkapkan banyak faktor melatari kendala pembangunan ekonomi di Madina. Diantaranya karena tumbuh sporadis, kurang terencana.

Oleh karena itu, dia berharap Madina Bisnis berbagi peran dengan pemerintah mengembangkan ekonomi. (Dahlan Batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sapma PP Madina Bantu Korban kebakaran Kotasiantar

    Sapma PP Madina Bantu Korban kebakaran Kotasiantar

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bantuan terus mengalir dari berbagai kalangan meringankan beban 9 keluarga korban kebakaran di Kelurahan Kotasiantar, Panyabungan, Madina. Sapma Pemuda Pancasila Madina juga menyalurkan bantuan, Sabtu (16/11/2019). Bantuan diserahkan fungsionaris Sapma Madina, Harun Ridwan Nasution. Bantuan meliputi sembako dan perlengkapan sekolah. Amiruddin Hasibuan perwakilan korban kebakaran mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya […]

  • Masyarakat Sepakbola Aceh Tolak Nurdin Halid

    Masyarakat Sepakbola Aceh Tolak Nurdin Halid

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Para pengunjukrasa mengusung poster Nurdin Halid dalam aksi unjukrasa di Bundaran Simpang Lima Banda Aceh, Selasa (22/2). Banda Aceh, Insan sepakbola Aceh melakukan aksi unjukrasa menuntut penolakan Nurdin Halid sebagai calon ketua PSSI yang akan digelar di Bali, Maret mendatang. Aksi yang berlangsung di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Selasa (22/2), menuntut Nurdin Halid dan […]

  • Rivalitas Abdul Haris Nasution vs Zulkifli Lubis (bagian 1 dari 2 tulisan)

    Rivalitas Abdul Haris Nasution vs Zulkifli Lubis (bagian 1 dari 2 tulisan)

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Rivalitas antara Abdul Haris Nasution vs Zulkifli Lubis adalah perseteruan hebat dalam sejarah Angkatan Darat Indonesia. Persamaan suku, sebagai sama-sama orang Mandailing yang berasal dari Tapanuli Selatan, tidak membuat mereka jadi sekutu atau saling berkongsi. Bahkan ada yang menyebut, Zulkifli Lubis dan A.H. Nasution sebenarnya masih ada hubungan sepupu. Ketika kemelut antara pemerintah pusat […]

  • Warga Desa Hayuraja Dukung Harun Mustafa jadi Bupati Madina

    Warga Desa Hayuraja Dukung Harun Mustafa jadi Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan Selatan ( Mandailing Online ): Jemput aspirasi tanpa batas terus dilakukan oleh calon Bupati Madina Harun Mustafa Nasution. kali ini ia dan rombongan mendatangi warung kopi Yusuf yang terletak di desa Hayuraja Pagaran Tonga, Kecamatan Panyabungan Selatan. Melihat rombongan Cabup nonor 1 masuk warung kopi, warga pun berbondong bondong datang sekedar bersalaman karenan selain […]

  • Innocence of Muslims: Hadiah Rp900 Juta Bagi Pembunuh Pembuat Film

    Innocence of Muslims: Hadiah Rp900 Juta Bagi Pembunuh Pembuat Film

    • calendar_month Minggu, 23 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ESHAWAR, (MO) – Seorang menteri Pakistan menawarkan hadiah US$100.000 atau sekitar Rp900 juta bagi pembunuh pembuat film Innocence of Muslims. pada hari Sabtu untuk siapa saja yang membunuh pembuat video online yang menghina Islam, sebagai protes sporadis bergemuruh di seluruh bagian dunia Muslim. “Saya mengumumkan hari ini, si penghujat adalah orang berdosa yang telah berbicara […]

  • Darmin Nasution dan Mulia P Nasution dibalik kesuksesan Gordang Sambilan sampai Istana Negara

    Darmin Nasution dan Mulia P Nasution dibalik kesuksesan Gordang Sambilan sampai Istana Negara

    • calendar_month Senin, 27 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Darmin Nasution tokoh Mandailing yang juga Gubernur Bank Indonesia serta Mulia Parlindungan Nasution yang juga mantan Ketua Ikanas (Ikatan Marga Nasution) Sponsor Gordang Sambilan Mandailing hingga menggema di istana negara. Untuk kali pertama, Gordang Sambilan dipertunjukkan di istana merdeka, Jakarta. Alat musik tradisional Mandailing tersebut dipagelarkan dalam acara HUT RI, Jum’at (17/8). Sebanyak 4 orang […]

expand_less