Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Masyarakat Tetap Tolak Keberadaan KP-USU

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 7 Jan 2013
  • print Cetak

sambut PTUN 040112

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Kehadiran KP-USU dalam usaha pembukaan kebun sawit di Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) masih pro kontra ditengah berlanjutnya sidang di PTUN Medan.

Kasus KP-USU ini mencuat setelah pihak Polres Madina menyetop aktivitas KP-SU di lapangan pada bulan Oktober 2012 karena izin lokasi dan izin usaha perkebunan KP USU telah berakhir pada tanggal 28 Januari 2012, dan adanya gugatan pihak KP-USU ke PTUN Medan setelah bupati Madina mencabut izinnya.

Kepala Desa Tabuyung, Majeli lubis menjawab wartawan, Jum’at (4/1) mengatakan bahwa masyarakat hingga saat ini tetap menolak keberadaan KP-USU di wilayah tanah wilayat mereka karena sampai saat ini pihak KP-USU tidak pernah ada niat baiknya untuk memberikan kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah lahan perkebunan.

Majeli Lubis membeberkan bahwa kurang lebih 12 tahun KP-USU beroperasi, tetapi bukti lahan plasma kepada masyarakat belum jelas nasibnya. Kondisi 12 tahun itu mengindikasikan tidak adanya niat baik perusahaan terhadap realiasi plasma kepada masyarakat setempat sebagaimana diamantkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 26 Tahun 2007 tentang Pedoman Izin Usaha Perkebunan.

“Meskipun nantinya dalam persidangan Tata Usaha Negara KP-USU dimenangkan, masyarakat tetap menolak, karena sudah jelas izin mereka sudah di cabut oleh Pemerintah Daerah toh mengapa hingga saat ini terus melakukan penanaman, berarti dalam hal ini KP- USU benar-benar tidak mentaati aturan hukum yang berlaku,” katanya.

“Terkait dengan adanya jalan yang katanya dibangun oleh KP-USU, ini merupakan pembohongan publik karena sebelum KP-USU berada di Kecamatan Muara Batang Gadis, jalan tersebut telah di bangun oleh PT.Keang Nam, jadi hingga saat ini hanya rugi yang terus dirasakan oleh masyarakat di empat desa ini atas kehadiran KP-USU,” ungkap Majeli Lubis yang di amini oleh aparat desa Singkuang II, Suka Makmur dan Desa Manuncang.

Hal senada disampaikan Kades Manuncang Madoro Pulungan, yang mana saat ini KP-USU masih terus beroperasi meski izin mereka telah di cabut oleh pemerintah. Dan dia menyatakan bahwa masyarakat di empat desa tersebut tetap terus menolak kehadiran KP- USU karna selama ini dirasakan selalu melakukan pembohongan publik.

“Yang anehnya bibit yang mereka tanami pada 26 Desember 2012 lalu dengan luas 170 hektare merupakan bibit yang didatangkan dari Pekan Baru, dengan arti kata bukan bibit yang di buat oleh KP-USU itu sendiri,” terangnya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BANJIR BANDANG KEMBALI TERJADI DI MADINA
    Tak Berkategori

    BANJIR BANDANG KEMBALI TERJADI DI MADINA

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Belasan Luka, 180 Penduduk Mengungsi, Sejumlah Rumah Hanyut PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Banjir bandang kembali menerjang Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (28/4/2013) pukul 18.30 WIB. Banjir bandang akibat meluapnya Sungai Aek Mata dan Aek Rantopuran, menyebabkan tiga belas desa berdampak langsung. Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasioanal Penaganggulangann Bencana (BNPB), […]

  • Jangan ‘mainkan’ dana BOS

    Jangan ‘mainkan’ dana BOS

    • calendar_month Jumat, 5 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, (MO) – Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Syaiful Syafri mengharapkan agar para kepala sekolah (kepsek) dapat mempergunakan dana BOS sesuai dengan ketentuan yang berlaku, siswa dan sekolah dapat merasakan manfaatnya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. “Total dana BOS yang disalurkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp1.577.280.830.- Namun, dananya dibagi dalam empat […]

  • Kadis PU Dituding Ingkar Janji, Realisasi PAPBD Makin Mengkhawatirkan

    Kadis PU Dituding Ingkar Janji, Realisasi PAPBD Makin Mengkhawatirkan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kerumitan pelaksanaan PAPBD 2-14 Mandailing Natal (Madina) di sektor fisik makin parah. Selain waktu pelaksanaan diperkirakan tak mencukupi sampai 20 Desember 2014, kasus dugaan pengutipan uang pun mulai mengemuka. Kondisi ini dikhawatirkan akan memacetkan realisasi PAPBD (Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) di sektor konstruksi, sebab ditengah banyaknya masalah, timbul […]

  • “YUME”

    “YUME”

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Cerpen Remaja Karya: Leli Marito Pelajar SMA Negeri 1 Siabu   Mataku tak henti menatap pemandangan indah yang tak mungkin kudapatkan di kota tempat tinggalku dulu. Sawah yang hijau, pegunungan yang rindang dan asrinya desa membuat mataku yang hampir ingin tertidur kembali terbuka, seakan tak ingin melewatkan setiap inci dari keindahan ciptaan tuhan ini. […]

  • Ijtima Indonesia Berdoa 2025: Meneguhkan Semangat Dakwah di Tengah Oase Spritual Dunia Global

    Ijtima Indonesia Berdoa 2025: Meneguhkan Semangat Dakwah di Tengah Oase Spritual Dunia Global

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Moechtar Nasution Provinsi Lampung, tepatnya Kota Baru mendadak menjadi magnet spritual yang mengguncang dunia. Kota Baru yang dibangun pada tahun 2012 sebagai mega proyek calon pengganti ibu kota Provinsi Lampung menggeliat dengan sunnah sunnah Nabi Muhammad SAW. Jutaan manusia dari berbagai pelosok nusantara termasuk dari Mandailing Natal dengan formasi lebih kurang seratus jemaah sudah […]

  • 5 Pengedar dan 18 Bal Ganja Kering Ditangkap

    5 Pengedar dan 18 Bal Ganja Kering Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lima pengedar ganja antar provinsi ditangkap bersama 18 bal atau seberat 15.000 gram ganja kering. Penangkapan terjadi di dua lokasi. Penangkapan pertama terkadi pada Kamis (9/6) sekira pukul 20.00 WIB di jalan persawitan PT PSU, Jalan Lidang, Kecamatan Linggabayu. Dua tersangka dibekuk, masing-pmasing berinisial DKT (39) dan ESC (27) warga Lubuk […]

expand_less