Jumat, 9 Okt 2026
light_mode

Masyarakat Ulu Pungkut Harapkan Prioritas Perawatan Jalan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak


Panyabungan : Masayarakat kecamatan Ulu pungkut Kabupaten Mandailing Natal minta kepada Dinas PU Bina Marga Kotanopan agar jalan sepanjang kotanopan dan Ulu pungkut agar dirawat sekalian membersihkan pinggiran jalan (dibabat) dan membersihkan parit, karena sepanjang jalan kotanopan-ulupungkut parit-parit masih bayak yang tersumbat akibat longsor.

Sepanjang jalan Kotanopan –Ulu pungkut sangat mengganggu keberadaan jalan yang masih tertutup pepohonan, karena pegendara sulit melihat kendaraan yang berlawanan arus akibat ilalang yang sudah pantas untuk di bersihkan dari badan jalan (dibabat).

Hal ini di ungkapkan Irwan Lubis salah seorang supir yang setiap hari melewati jalan tersebut” bahwa masyarakat berharap kepada Bupati Madina Aspan Sopian Batubara agar memberhatinkan wilayah terpencil atau wilayah jauh dari kota, sementara Irwan mengharapkan jalan tersebut tetap mulus seperti saat ini, saat ini Masyarakat Ulu Pungkut sangat kesulitan melalui jalan Kotanopan-Ulupungkut karena Rumput yang di tepi jalan sudah melampaui badan jalan, untuk menganti sipasi keselamatan sipengendara harus focus kepada aeah yang berlawanan karena jalan tersebut sudah tambah kecil karena rumput telah memakan badan jalan.ungkap irwan

Tambah irwan kita juga sangat berharap agar tanah bekas longsoran di wilayah jalan tersebut agar segera di bersihkan karena tanah bekas longsoran ini juga nengakibatkan genangan-genagan air yang megakibatkan aspal jalan terkelupas sehingga jalan tersebut rusak,” Irwan juga yang sering melewati jalan tersebut kita berharap agar tanah bekas longsoran segera dibersihkan, karena tanah bekas longsoran ini menjadi genangan sehingga air mengalir keruas jalan dan mengakibat kan kerusakan badan jalan” kata irwan.

Andi Hakim Salah seorang warga Ulu Pungkut yang bertugas di kecamatan kotanopan Kabupaten mandailing Natal juga mengatakan bahwa saya masih kesulitan melalui jalan ini karena jalan tersebut mengecil akibat eumput- rumpuyang di tepi jalan sudah melampaui ruas jalan yang sudah seharusya di babat.”, sebelumnya angkot masih bisa untuk berlawanan arah tapi sekarang angkot sama kereta sudah pas-pasan karena kurangnya perhatian Pemerintahan kabupaten Mandailing Natal terhadap Wilayah Terpencil ”Ybgkap Andi

Menurut pantauan wartawan jalan kotanopan-ulupungkut ini sudah seharusnya di bersihkan karena Rumput tersebut sudah memakan badan jalan sehingga menyulitkan pengendara karena pandangan pengendara tidak leluasa kedepan karena dihalangi Rumput.

Masyarakat Ulu Pungkut sangat berharap kepada Dinas PU bina marga kotanopan agar segera melaksanakn pembabatan dan membersihkan parit, karena masyarakat Ulu Pungkut Baru beberapa tahun ini menikmati jalan yang mulus, sehingga masyarakat sangat berharap untuk perawatan jalan tersebut sebelum memakan korban, masyarakat meminta Dinas Terkat agar membersihkannya.(Mag)
Sumber : Beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Sengketa Pilkada Gunung Mas yang Berujung Penangkapan Akil Mochtar

    Ini Sengketa Pilkada Gunung Mas yang Berujung Penangkapan Akil Mochtar

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, – Ketua MK Akil Mochtar ditangkap KPK atas dugaan suap penanganan sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Bagaimana awal sengketa Pilkada Gunung Mas tersebut? Dikutip dari situs www.mahkamahkonstitusi.go.id, Jumat (4/10/2013), sidang sengketa dengan nomor perkara 121/PHPU.D-XI/2013 dan 122/PHPU.D-XI/2013 diajukan oleh Alfridel Jinu dan Ude Arnold Pisi, juga oleh Jaya Samaya Monong dan Daldin. […]

  • Laode Minta Pembuktian Terbalik Semua Buronan Tersangka Korupsi Tetap Diburu

    Laode Minta Pembuktian Terbalik Semua Buronan Tersangka Korupsi Tetap Diburu

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padang, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Patrialis Akbar menyatakan semua tersangka korupsi di Indonesia yang saat ini masih buron, tetap diburu. Hal ini dikatakan oleh Menkumham Patrialis Akbar ketika buka puasa bersama anak yatim se-Kota Padang di Masjid Taqwa Tanjung Sabar, di Padang, Sabtu. “Kita tetap mengejar semua para koruptor yang berhasil kabur ke luar […]

  • Golkar Hunjuk Atika Bertarung di Pilkada Madina 2024

    Golkar Hunjuk Atika Bertarung di Pilkada Madina 2024

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Atika Azmi Utammi Nasution memperoleh surat perintah dari DPP Partai Golkar untuk bakal calon kepala daerah (Bacakada) di Pilkada Madina 2024. Atika saat ini menjabat Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina). Didampingi pengurus Golkar Madina, Atika secara resmi menerima surat perintah itu yang diserahkan melalui DPD Golkar Sumatera Utara, Rabu (13/12/2023). Surat […]

  • Surat Pengunduran Diri Bupati Madina Dinilai Lebay

    Surat Pengunduran Diri Bupati Madina Dinilai Lebay

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIANTAR (Mandailing Online) – Surat pengajuan pengunduran diri Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution dinilai telah menimbulkan goncangan. Oleh karena itu, perantau asal Mandailing Natal (Madina) meminta bupati mencabut surat pengajuan pengunduran dirinya. Demikian rilis pers yang dikirim Ilal Mahdi Nasution, putra asal Muara Bangko, Ranto Baek yang saat ini berdomisili di Kota Pematangsiantar yang […]

  • Ya Ampun! Sekelas Setneg salah Tulis Kepanjangan BIN di Surat Undangan

    Ya Ampun! Sekelas Setneg salah Tulis Kepanjangan BIN di Surat Undangan

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Pihak Sekretariat Negara (Setneg) akhirnya mengklarifikasi soal penulisan surat undangan yang salah. Undangan itu terkait acara pelantikan Kepala Badan Intelijen Negara dan Panglima TNI di istana, Rabu (8/7). Di dalam surat undangan ada kesalahan tulis yang sangat fatal. BIN, ditulis dengan kepanjangan dari Badan Intelijen Nasional, bukan Badan Intelijen Negara. Surat undangan […]

  • Pelestarian Warisan Budaya Mandailing (2)

    Pelestarian Warisan Budaya Mandailing (2)

    • calendar_month Sabtu, 11 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Z. Pangaduan Lubis (in memoriam) Sistem Religi Masuknya penjajahan atau pemeritahan kolonial Belanda ke Mandailing terjadi pada waktu Belanda sedang berperang dengan Kaum Paderi di Minangkabau pada 1830-an. Sebelum Belanda masuk ke Mandailing, beberapa tahun lamanya Kaum Paderi sudah lebih dahulu menguasai Mandailing. Salah satu tujuan penting dari Kaum Paderi menguasai Mandailing ialah […]

expand_less