Selasa, 28 Jul 2026
light_mode

Meski Dikritik, Indonesia Impor Beras Besar-Besaran

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 18 Sep 2023
  • print Cetak

Karyawan mengatus beras di gudang Bulog. (Ilustrasi)

 

JAKARTA (Mandailing Online) – Indonesia secara besar-besaran meningkatkan impor beras selama delapan bulan pertama pada tahun ini dibandingkan periode yang sama pada tahun 2022.

Kebijakan itu di tengah riuhnya kritikan yang menilai pemerintah Indonesia tak serius memperbaiki kebijakan pertanian dan terhadap nasib petani.

Menurut Badan Pusat Statitisk (BPS), kebijakan itu seiring upaya pemerintah untuk mengisi kembali stok bahan kebutuhan pokok itu.

Indonesia ikut panik menyusul kepanikan global terhadap harga beras akibat El Nino. Negara-negara esportir beras dipimpin India mengurangi ekspor beras mereka untuk menekan inflasi di negara masing-masing.

Indonesia mengimpor 1,59 juta ton beras pada periode Januari-Agustus, naik dari 237.146 ton pada periode yang sama tahun lalu, kata Amalia Adininggar Widyasanti, penjabat Kepala BPS saat memberikan keterangan tentang data perdagangan, Jumat (15/9) dilansir VoA Indonesia.

Lebih dari separuh pembelian beras itu berasal dari Thailand (802.000 ton), katanya, disusul oleh Vietnam (674.000 ton), India (66.000 ton) dan Pakistan (45.000 ton).

Pemerintah menugaskan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk mengimpor 2,3 juta ton beras tahun ini untuk mengurangi dampak pola cuaca El Nino yang menyebabkan kekeringan di Asia Tenggara. Namun, kontrak pembelian beras sebanyak 453.000 ton belum diperoleh, kata seorang pejabat Bulog awal pekan ini.

“Harga beras global sedang naik. Kami ingin meningkatkan cadangan beras strategis kami, tetapi untuk mengimpor pun sulit mendapatkannya,” kata Presiden Joko Widodo pada acara terpisah pada Jumat, seraya menambahkan bahwa kesulitan untuk mendapatkan beras dari luar negeri didorong oleh pembatasan ekspor oleh beberapa negara.

Cuaca panas di wilayah-wilayah pertumbuhan utama padi di Asia mengancam panen, menaikkan harga beras sebanyak 20%, dan negara-negara yang dipimpin oleh eksportir utama India membatasi pengiriman untuk mengendalikan inflasi dan menjamin ketahanan pangan bagi masyarakatnya.

Total impor beras Indonesia pada 2023, termasuk untuk hotel dan restoran, diperkirakan mencapai 2,9 juta ton, kata Badan Pangan Nasional awal pekan ini.

India pada bulan Juli lalu melarang ekspor beras non-basmati untuk menjaga agar harga beras di dalam negeri tetap rendah. Tetapi larangan itu menimbulkan dampak terhadap negara-negara lain.

India, yang merupakan pengekspor beras terbesar di dunia, menyumbang 40% perdagangan beras global. India mengekspor beras ke sekitar 140 negara.

Harga ekspor beras Vietnam, telah mencapai titik tertinggi dalam 15 tahun terakhir sehingga membuat orang-orang yang paling rentan di beberapa negara termiskin terancam.

Indonesia dan Pertanian

Anggota DPRD Kaltim Harun Al Rasyid mengingatkan Indonesia agar tidak menjadikan impor sebagai solusi mengatasi ketersediaan beras.

“Indonesia ini kan tanahnya luas begitu juga lautnya. Seharusnya Indonesia jadi negara agraris dan maritim. Ini harusnya jadi prioritas pembangunan, yang menciptakan swasembada pangan,” ungkap, Minggu (9/4/2023) dikutip dprd.kaltimprov.

“Kami menyesalkan langkah pemerintah mengambil kebijakan impor beras. Ini merupakan buah dari buruknya pemerintah dalam menangani persoalan pangan, yang hampir tiap tahun selalu berulang,” kata Ketua Umum Serikat Petani Indonesia, Henry Saragih, dalam keterangannya, Selasa (28/3) dikutip Alinea.id.

Sebelumnya, Anggota Komisi IV DPR RI Slamet saat menyampaikan interupsi dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-14 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2022-2023 di Gedung Nusantara II, Jakarta.

Mewakili Fraksi Patai Keadilan Sejahtera, Slamet menilai selain kebijakan pertanian, rencana impor beras juga akibat dari sengkarut tata kelola beras nasional.

“Menurut kami, persoalan ini terjadi karena lemahnya tata kelola beras nasional, di mana saat musim panen raya bulan Februari hingga April, penyerapan Bulog yang mendapatkan penugasan pemerintah untuk mengisi CBP sangat rendah. Hanya 233.240 ton. Sedangkan, produksi beras petani dari bulan Februari-April 2022 12,82 juta ton. Artinya, produksi dalam negeri (seharusnya) cukup untuk pemenuhan CBP,” ungkap Slamet, Selasa (10/1/2023).

Sumber: VoA Indonesia / dprd.kaltimprov / Alinea.Id / dpr.go.id.
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika Tinjau Banjir Kota, Sejumlah Solusi Harus Diterapkan

    Atika Tinjau Banjir Kota, Sejumlah Solusi Harus Diterapkan

    • calendar_month Senin, 9 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Curah hujan yang tinggi Senin sore (9/8/2021) menyebabkan banjir di beberapa titik kota Panyabungan. Titik banjir yang paling parah berada di depan Madina Market hingga depan simpang Jl Pendidikan kawasan Sipolu-polu. Dan depan toko Anjana hingga depan masjid raya kawasan Pasar Lama. Ketinggian banjir sekira lutut orang dewasa. Banyak pertokoan yang […]

  • LHKPN Saipullah Sah, Rekomendasi Bawaslu Cacat Hukum

    LHKPN Saipullah Sah, Rekomendasi Bawaslu Cacat Hukum

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) resmi menindaklanjuti surat rekomendasi Bawaslu Madina nomor 098/PP.00.02/K.SU-11/11/2024 perihal pelanggaran administratif Paslon nomor urut 2, Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi (SAHATA) , Senin (25/11/2024). Dalam menindaklanjuti surat rekomendasi Bawaslu, KPU Madina mengeluarkan jawaban dengan nomor surat 1512/PL.03.3-SD/1213/2/2024. Poin ketiga nomor tiga […]

  • Pemkab Didesak Bentuk Tim Penyelesaian Perkebunan

    Pemkab Didesak Bentuk Tim Penyelesaian Perkebunan

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 10Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Mandailing Natal (Madina), Ali Anafiah meminta Pemkab Madina segera membentuk tim penyelesaian sengketa lahan antara perusahaan perkebunan dengan masyarakat. “Pemkab Madina harus tegas terhadap perusahaan perkebunan yang telah mengabaikan hak-hak masyarakat, terutama terhadap perusahaan yang telah melakukan penyerobotan lahan warga,” ketanya kepada wartawan, Kamis (26/9/2013) diruang kerjanya. Tim yang […]

  • Mahasiswa Harus Kritisi Sektor Ekonomi

    Mahasiswa Harus Kritisi Sektor Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) harus kritis pada berbagai sektor, termasuk sektor ekonomi dan wirausaha. Hal itu disampaikan Ketua BPC HIPMI Mandailing Natal (Madina) Mhd. Zainal Arifin dalam seminar “Trik Jitu Menjadi Pengusaha Muda” yang diselenggarakan mahasiswa program studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) […]

  • 1058 Mengungsi, 20 Rumah Rusak, 444 Rumah Terrendam
    Tak Berkategori

    1058 Mengungsi, 20 Rumah Rusak, 444 Rumah Terrendam

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina, Rizpan Zuliardy ST, Selasa (30/4/2013) mengungkapkan sekitar 1058 jiwa yang mengungsi. Sementara jumlah rumah rusak dan terrendam akibat banjir bandang Sungai Aek Mata dan anak sungai Sigalapang dan luapan Sungai Rantopuran mencapai sekitar 464 unit. Di sepanjang aliran Sungai Aek Mata, terdapat sejumlah desa […]

  • Bupati Bantah Ikut Main Uang di MK

    Bupati Bantah Ikut Main Uang di MK

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Bupati Samosir, Mangindar Simbolon, menegaskan, dirinya tidak pernah sekali pun menggelontorkan uang untuk menyuap Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) agar memenangkan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pemilihan Kepala Daerah, Samosir, beberapa tahun yang lalu. “Saya dua kali Pilkada, memang sampai ke MK. Tapi kita tidak mengeluarkan uang (untuk menyuap Hakim MK),” […]

expand_less