Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Fahrizal: Poldasu Jangan Peti-eskan Kasus Kematian Warga Sibanggor di wilayah SMGP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 26 Okt 2022
  • print Cetak

Anggota DPRD Sumut, Fahrizal Efendi Nasution (kanan)

 

MEDAN (Mandailing Online) – Polda Sumut diminta tidak mempeti-eskan penyelidikan kasus kematian 5 warga Desa Sibanggor pada insiden kebocoran gas diduga H2S di wilayah kerja PT SMGP (Sorik Marapi Geothermal Power) pada 25 Januari 2021.

Pemberian tali asih oleh perusahaan kepada keluarga korban tidak akan serta merta menggugurkan potensi pidana.

Permintaan itu disampaikan Anggota Komisi D DPRD Sumatera Utara (Sumut) H. Fahrizal Efendi Nasution,SH dalam rapat membahas aktivitas dan proyek PT SMGP di Kabupaten Madina, yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (25/10/2022).

Rapat tersebut dihadiri pihak-pihak terkait, di antaranya dari Komisi D DPRD Sumut Benny Harianto Sihotang (ketua Komisi D), Fahrizal Efendi Nasution (Hanura), dan Abdul Rahim Siregar (PKS). Hadir juga Kajati Sumut Idianto, perwakilan Polda Sumut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Madina Khairul, Camat Puncak Sorik Marapi M. Ridwan, dan perwakilan PT SMGP.

“Mohon kasus itu jangan dipeti-eskan. Karena tali asih yang diberikan perusahaan kepada para keluarga korban tidak menghapuskan pidana,” tegas Fahrizal.

Menurut politisi Hanura ini, berbagai perdamaian seperti pemberian tali asih kepada keluarga korban hanya boleh dijadikan bahan pertimbangan oleh majelis hakim dalam persidangan untuk mengurangi hukuman kepada para pelaku tindak pidana, yang dalam hal ini terkait paparan gas diduga H2S di wilayah kerja PT SMGP.

Fahrizal menjelaskan, saat DPRD Sumut menggelar rapat dengan pendapat (RDP) dengan Polda Sumut terkait insiden 25 Januari 2021 di PT SMGP yang menyebabkan lima warga meninggal dan puluhan lainnya mengalami sakit, Wadir Reskrim Polda Sumut yang saat itu dijabat AKBP Patar Silalahi telah berkomitmen melalukan penyelidikan dan akan menetapkan tersangka.

Namun, saat itu pihak Polda Sumut masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan oleh tim dari Ditjen EBTKE Kementerian ESDM.

“Pihak Ditjen EBTKE sudah menyatakan penyebab lima korban meninggal di Desa Sibanggor akitab H2S atau zat-zat lainnya, pihak Polda Sumut berjanji akan ada tersangkanya,” kata legislator dari Dapil Sumut 7 ini.

Dalam rapat yang berlangsung di Lantai II Kantor Gubernur Sumut pada Selasa (25/10/2022) kemarin, Fahrizal kembali meminta Polda Sumut menepati janjinya untuk menetapkan tersangka atas insiden paparan gas diduga H2S yang terjadi pada 25 Januari 2021 di wilayah kerja PT SMGP.

“Tadi sudah dipublikasikan secara terang-terangan oleh tim investigasi melalui Roni Chandra Harahap, yang membenarkan bahwa jatuhnya korban pada insiden 25 Januari 2021 akibat H2S,” kata Fahrizal.

Penjelasan itu juga diperkuat dengan pernyataan Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB) PT SMGP Terry Indra kepada rombongan Komisi D DPRD Sumut yang berkunjung ke lokasi PT SMGP pada 14 Oktober 2022. “Saat itu Pak Terry mengakui adanya paparan gas H2S,” ungkap Fahrizal.

Meski demikian, Fahrizal menegaskan pihaknya sampai saat ini belum menerima laporan secara menyeluruh hasil investigasi berbagai insiden berulang di PT SMGP.

Editor: Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Pemilik Laut, Tetapi Ikan Laut Dari Luar

    Madina Pemilik Laut, Tetapi Ikan Laut Dari Luar

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Ini memalukan. Ibaratnya padi dipasok ke sawah. Kabupaten kita (Madina-red) pemilik terpanjang pantai laut di Sumatera Utara, kok ikan dari provinsi lain,” ujar Sutan Mangkutur, pengamat Madina menjawab wartawan, Senin (10/6/2013) di Panyabungan. Itu dikatakan Sutan terkait sekitar 1,7 ton ikan laut per hari dipasok pedagang dari Sumatera Barat ke Kecamatan […]

  • RSU Panyabungan Kembali Disoroti

    RSU Panyabungan Kembali Disoroti

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Tujuh Fraksi DPRD Kabupaten Mandailing Natal menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang RAPBD Madina Tahun Anggaran 2011 di Gedung DPRD Perkantoran Payaloting, Senin (20/12/2010). Sidang dipimpin langsung Ketua DPRD As Imran Khaitami Daulay. Pandangan Fraksi Perjuangan Reformasi yang dibacakan Binsar Nasution menyampaikan beberapa usulan pembangunan yang perlu perhatian Pemkab Madina antara […]

  • Pemkab Madina Tutup Tambang Emas Tradisional

    Pemkab Madina Tutup Tambang Emas Tradisional

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) menghentikan semua aktivitas tambang tradisional di Kecamatan Huta Bargot. Kebijakan ini untuk menghindari jatuhnya korban lain pascakematian empat penambang, Rabu 20 April 2011 sore. ”Kami sudah mengeluarkan surat edaran agar warga yang bekerja sebagai penambang menghentikan aktivitasnya karena pemerintah tidak mau ada korban berikutnya,” ungkap Kepala Bagian (Kabag) […]

  • FPD Ngotot, Parpol Harus Didirikan 1.000 Orang

    FPD Ngotot, Parpol Harus Didirikan 1.000 Orang

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA: Fraksi Partai Demokrat (FPD) tetap ngotot syarat partai politik (parpol) harus didirikan minimal 1.000 orang. Namun, jika memang harus ada kompromi politik, FPD akan ikut usulan pemerintah, yakni 625 pendiri tetapi mewakili 33 provinsi. Sementara Fraksi Partai Golkar (FPG) minta syarat parpol mendapatkan badan hukum dari Kementerian Hukum dan HAM, harus memiliki kantor di […]

  • LABUSEL: KETIKA RAJA KOTAPINANG HADIR DI ISTANA BUPATI (bagian 2)

    LABUSEL: KETIKA RAJA KOTAPINANG HADIR DI ISTANA BUPATI (bagian 2)

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sutan Diaru dan Mimpi Besar dari Pinang Awan   Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Jika sejarah Sumatera dibaca hanya berdasarkan batas kabupaten modern, maka sebagian besar cerita penting kawasan ini akan hilang. Karena pada masa lalu tidak ada Labuhanbatu Selatan. Tidak ada Mandailing Natal. Tidak ada Padang Lawas. Yang ada adalah jaringan sungai, perdagangan, dan […]

  • Maret, Sumur Minyak Pertama Padang Lawas Berproduksi

    Maret, Sumur Minyak Pertama Padang Lawas Berproduksi

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar
expand_less