Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

Pemkab Madina Tutup Tambang Emas Tradisional

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 24 Apr 2011
  • print Cetak


MADINA:
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) menghentikan semua aktivitas tambang tradisional di Kecamatan Huta Bargot.

Kebijakan ini untuk menghindari jatuhnya korban lain pascakematian empat penambang, Rabu 20 April 2011 sore. ”Kami sudah mengeluarkan surat edaran agar warga yang bekerja sebagai penambang menghentikan aktivitasnya karena pemerintah tidak mau ada korban berikutnya,” ungkap Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkab Madina Taufik Lubis, Jumat 22 April 2011. Para penambang ini,termasuk keempat korban, tidak mempunyai legalitas untuk membuka usaha tambang.

Apalagi semua penambang di daerah itu masih menggunakan sistem tradisional. ”Kami menduga semua penambang belum mendapatkan izin dari pemerintah,makanya untuk mengantisipasi ada kejadian berikutnya,kami untuk sementara menghentikan semua aktivitas di wilayah itu,” imbuhnya. Menurut dia, 80% dari total keseluruhan jumlah penambang di wilayah itu berasal dari Pulau Jawa. ”Masyarakat setempat tidak akan sanggup bertahan lama di dalam lubang galian.

Yang sanggup bertahan lama itu umumnya warga asal Pulau Jawa,”ujarnya. Keempat penambang yang tewas adalah Abut, 35; Efi, 35; warga Bogor; Asep, 36; dan Saiful, 40, warga Sukabumi, Jawa Barat. Saat itu, mereka sedang mencari biji emas di pinggir gunung, namun tibatiba terjadi longsor dan menutup lubang tempat mencari emas.Masyarakat setempat dibantu aparatur desa melakukan pencarian dan menemukan jenazah mereka dalam timbunan tanah, Kamis 22 April 2011 siang.

Penghentian aktivitas tambang juga terkait pelaksanaan pencoblosan ulang pemilihan kepala daerah (pilkada) di daerah itu. ”Kami tidak mau ada kejadian yang menyebabkan terganggunya pelaksanaan pilkada,” ujarnya. Kepala Kepolisian Resor (Polres) Madina Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ahmad Fauzi Daimunthe mengatakan, kematian empat penambang tradisional tersebut positif disebabkan gas beracun dari dalam tanah. Lubang yang digali para penambang sangat dalam, sehingga memunculkan gas beracun.

”Berdasarkan keterangan dari pihak medis, kematian itu positif karena keracunan, ”ujarnya. Jenazah keempat korban sudah dibawa keluarga ke kampung halamannya di Sukabumi, Jawa Barat, sekitar pukul 00.00 WIB Jumat 22 April 2011. ”Setelah selesai diautopsi, keempat mayat langsung dibawa keluarga yang juga samasama penambang,”bebernya. Pihak kepolisian juga sudah memeriksa sejumlah saksi, terutama pemilik lahan penambangan.

Untuk menghindari kejadian serupa terulang, Polres juga mengeluarkan imbauan agar masyarakat menghentikan sementara aktivitas penambangan. ”Kami sudah memasang police line di tempat kejadian dan lobang itu sudah ditutup,” ujarnya.(si)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kholidah, Penyuluh Pertanian dari Madina Diundang ke Istana Negara Jakarta

    Kholidah, Penyuluh Pertanian dari Madina Diundang ke Istana Negara Jakarta

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seorang petugas Penyuluh Pertanian Lapangan dari Kabupaten Mandailing Natal bernama Kholidah diundang Presiden Jokowi ke Istana Negara di Jakarta. Kholidah selama ini tercatat sebagai petugas PPL yang bertugas di Kelurahan Siabu, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina). Dia dinobatan sebagai salah satu PPL kategori PNS teladan tingkat nasional, sehingga di hari peringatan […]

  • 2011, biaya persalinan gratis

    2011, biaya persalinan gratis

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Tahun 2011 masyarakat Sumatera Utara kembali akan mendapatkan pelayanan kesehatan gratis. Pemerintah akan memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi penghuni panti asuhan, penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas), korban bencana alam dan biaya persalinan tanpa kecuali di 2011 nanti. Kepala Bidang Kepesertaan Jamkesmas, Kamaru Zaman, mengatakan untuk penghuni panti sosial, mereka tidak mempunyai kartu Jamkesmas, tapi […]

  • Pengurus KTNA Madina Dilantik

    Pengurus KTNA Madina Dilantik

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Mandailing Natal (Madina) priode 2014-2019 dilantik. Pelantikan dilakukan Wakil Ketua KTNA Sumut, H. Rahim Pasaribu di aula Kantor Ketahanan Pangan Madina, Kamis (20/3/2014) dihadiri Sekretaris Daerah Madina Yusuf Nasution. Nama-nama yang dilantik: AHLI ANDALAN Ponimin Nasution Ahmad Syafi’I Nasution Sudirman Batubara BADAN PENGURUS Ketua : […]

  • Bupati Dahlan Hasan : “Santri Harus Percaya Diri”

    Bupati Dahlan Hasan : “Santri Harus Percaya Diri”

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PURBABARU (Mandailing Online) – Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution menyampaikan pesan agar santri selalu percaya diri. Sebab perasaan tidak percaya diri sering kali menyebabkan kehilangan gairah dan optimisme untuk belajar dan menggapai cita-cita. “Jangan pernah merasa sebagai orang miskin. Jangan pernah merasa rendah diri karena karena orang tua tidak mampu,” kata Dahlan Hasan di depan […]

  • Kabut Asap: Relawan Yusuf-Imron Bagi-Bagi Masker

    Kabut Asap: Relawan Yusuf-Imron Bagi-Bagi Masker

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Relawan pasangan calon bupati/wakil bupati Madina Yusuf Nasution-Imron Lubis membagikan masker kepada warga pengguna jalan yang melintas di depan Posko Pemenangan Yusron, Jl. Willem Iskander, Pidoli, Panyabungan, Kamis (3/9) menyusul makin menebalnya kabut asap di Madina. Mamad Vj, salah seorang relawan menyatakan kegiatan membagikan masker ini sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak […]

  • Golkar Madina Salurkan APD Standar WHO

    Golkar Madina Salurkan APD Standar WHO

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD Partai Golkar Madina, Senin (13/4/2020) menyalurkan Alat Pelindug Diri (APD) berstandar WHO. Disalurkan ke RSU Panyabungan, puskesmas dan posko-posko pemeriksaan Covid-19 di perbatasan Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Jumlah APD itu 1000 set meliputi pakaian, helm, kacamata, sepatu bot, sarung tangan dan masker, hand sanitizer. Selain itu ada juga alat pengukur […]

expand_less