Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Pulang dari Rantau, Sukses di Budidaya Cabe

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 24 Feb 2016
  • print Cetak
Abdul Hamid di kebun cabenya

Abdul Hamid di kebun cabenya

MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Pulang dati tanah rantau, Abdul Hamid berhasil dalam budidaya cabe di Desa Tanjung Larangan Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal.

Saat ini panen awal kebun cabe seluas ¼ hektar itu menghasilkan panen yang sangat memuaskan serta harga yang masih tinggi.

“Memang pada pertanaman cabe kita pada saat ini alhamdulilah masih bagus, hasilnya pun meskipun baru panen pertama juga sangat bagus,” kata Hamid kepada wartawan, Selasa sore (23/2).

Jumlah tanaman cabe yang dibudidayakan Abdul Hamid sejumlah 1.200 batang di hamparan sekitar ¼ hektar.

Di masa panen ini, dia berhasil mengumpul buah cabe sebanyak 2 ton dengan harga yang berada dikisaran Rp.32.000/ kg yang dijual kepada pedagang pengumpul.

“Panen perdana untuk satu batang itu bisa mencapai 1,5 hingga 3 kilo per batang, dimana hasil panen langsung dijemput oleh pedagang langsung ke lokasi kebun kita ini,” ujarnya.

Hamid yang pulang kampung dari rantau menceritakan bahwa kondisi alam di desa mereka sangat cocok untuk tanaman cabe atau tanaman holtikultura, karena ketinggian mencapai 800 meter diatas permukaan laut.

“Hasil panen cabe merah ini juga kualitasnya cukup bagus, sebab pernah saya simpan dalam drum selama 4 hari, ternyata kondisi cabe masih segar. Ini membuktikan kondisi tanah cocok untuk pertanaman cabe. Makanya setiap ada kesempatan berjumpa dengan masyarakat selalu kita ajak, apalagi mengingat harga karet alam saat ini  sangat rendah, tanaman cabe merah bisa menjadi solusinya,” ujarnya.

Hanya saja, dia berharap kepada pemerintah daerah agar mengutus penyuluh pertanian spesialis budidaya cabe untuk memberikan ilmu kepada petani di desa itu, terutama pendeteksian hama secara dini. Sebab, tanaman cabe sangat rentan terhadap hama.

Peliput  : Maradotang Pulungan

Editor    : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Batang Natal di Aceh Bagi-bagi Takjil

    Mahasiswa Batang Natal di Aceh Bagi-bagi Takjil

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LHOKSEUMAWE (Mandailing Online) – Mahasiawa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Batang Natal-Aceh (IMABANA-Aceh) yang berkuliah di Universitas Malikussaleh membagi-bagi takjil di kota Lhokseumawe, Aceh. Kegiatan itu berlangsung pada Selasa (19/4/2022). Sasaran penerima adalah warga yang melintas di jalan raya, pencari nafkah di sekitar jalan raya seperti tukang bejak, tukang tambal ban, dan para penjual kerupuk. […]

  • Sumtra Sudah Ngebet segera Disahkan

    Sumtra Sudah Ngebet segera Disahkan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Target dimulainya lagi pembahasan lima Rancangan Undang-undang (RUU) pemekaran di wilayah Sumut dipastikan bakal molor lagi. Jika sebelumnya dijanjikan pembahasan dilakukan setelah kelarnya revisi UU pilkada dan UU pemda, kini muncul alasan baru. Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarulzaman mengatakan, pihaknya belum memastikan tanggal dimulainya pembahasan 65 RUU pemekaran, yang empat di antaranya […]

  • Lembaga Keuangan Non Riba Saatnya Berdiri di Daerah

    Lembaga Keuangan Non Riba Saatnya Berdiri di Daerah

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Lembaga keuangan non riba atau pinjaman tanpa bunga menjadi solusi penting menyelamatkan keterpurukan usaha kecil menengah di daerah. Cara ini patut ditiru oleh Pemkab Mandailing Natal (Madina). Pemerintah daerah bisa bekerjasama dengan sejumlah bank dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) mendirikan lembaga keuangan non riba ini. Lembaga keuangan non riba ini menjadi solusi penting bagi […]

  • Kadis PU Madina Soal Jembatan Sinunukan : 4 Perusahaan Harus Ikut Membantu Biaya

    Kadis PU Madina Soal Jembatan Sinunukan : 4 Perusahaan Harus Ikut Membantu Biaya

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SINUNUKAN (Mandailing Online) : Empat perusahaan harus ikut menalangi biaya perbaikan jembatan di kilometer 12 Desa Air Apa, Kecamatan Sinunukan, Mandailing Natal. Keempat perusahaan itu bergerak di perkebunan sawit yakni PT. Gruti, PT. Palmaris, PT. Sago Nauli dan PTPN IV. Hal itu dikatakan  Plt. Kadis PU Madina Syahruddin Nasution, ST yang dilansir Malintang Pos […]

  • Madina Kejar Target Vaksinasi, Kepala Desa Punya Peran Besar

    Madina Kejar Target Vaksinasi, Kepala Desa Punya Peran Besar

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Camat dan kepala desa memiliki peran besar dalam penanggulangan pandemi covid-19. Oleh karena itu, para camat dan kepala desa diharapkan meningkatkan upaya-upaya edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang covid-19 dan vaksinasi. Itu ditekankan Bupati Mandailing Natal (Madina), Jakfar Sukhairi Nasution di acara Evaluasi Pelaksanaan Vaksin Dalam Rangka Penanggulangan Covid-19, Senin (20/9/2021) […]

  • Kebutuhan Tenaga Ahli Teknologi Informasi Mencapai 1.000 Orang per Bulan

    Kebutuhan Tenaga Ahli Teknologi Informasi Mencapai 1.000 Orang per Bulan

    • calendar_month Rabu, 10 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sumber : Bisnis.com / Editor : Dahlan Batubara JAKARTA (Mandailing Online) – Jika Anda atau anak Anda bingung memilih jurusan di perguruan tinggi, dan mudah mencari kerja setelah wisuda, maka ini satu solusi. Permintaan terhadap tenaga ahli Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) di Indonesia mencapai 1.000 per bulan. Tetapi akibat minimnya generasi muda yang menekuni […]

expand_less