Rabu, 29 Jul 2026
light_mode

Bunga Bangkai Mekar di Sipirok

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 15 Mar 2013
  • print Cetak

bunga bangkai15313

SIPIROK, (MO)  – Hutan hujan tropis di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang merupakan kawasan Cagar Alam Dolok Sibualbuali, menyimpan potensi flora dan fauna yang luar biasa.

Salah satunya jenis bunga raksasa yang biasa disebut Bunga Bangkai atau Atturbung, belum lama ini ditemukan tumbuh di kawasan itu. “Kami menemukan Bunga Bangkai itu di daerah Bulu Payung.

Masyarakat di sekitar menyebutnya dengan Atturbung,” kata Erwinsyah Siregar, petugas dari Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Rabu (13/3).

Dijelaskannnya, Atturbung yang ditemukan di kawasan Cagar Alam Dolok Sibualbuali itu memiliki kemiripan dengan bunga bangkai (Amorphpophallus titanium) yang memang endemik hutan di Sumatera. Saat ditemukan, kelopak bunga atau mahkota merekah berwarna ungu kemerah-merahan dengan diameter selebar satu meter.

Dari kelopak bunga menyembul kepala putik yang tingginya mencapai dua meter, atau melebihi tinggi orang dewasa dengan berwarna krem. Warna krem itu sama dengan warna pada bagian luar kelopak bunga.

“Masyarakat di sekitar mengaku sering menemukan bunga bangkai muncul di kebun-kebun mereka,” kata Erwinsyah Siregar. Dari keterangan masyarakat, Erwinsyah menyimpulkan bahwa Atturbung atau bunga bangkai ini bukan spesis flora yang asing bagi masyarakat setempat.

Pasalnya, nama Atturbung sendiri sudah diberikan masyarakat sejak lama, sehingga jelas bunga bangkai ini sangat dekat dengan keseharian masyarakat. “Banyak lokasi Atturbung ini yang ditemui masyarakat. Tidak sedikit yang tumbuh di lokasi-lokasi budidaya milik masyarakat. Biasaya kalau tumbuh, kemunculan bunga bangkai ini tidak lagi mengherankan,” katanya.

Menurut Erwinsyah Siregar, dalam kondisi normal, bentuk Atturbung saat mekar terlihat seperti bunga terompet terbalik. Bunga bangkai tumbuh menjulang tinggi, ketinggian bunga bangkai jenis amorphophallus titanium bisa mencapai sekitar 4 meter dengan diameter sekitar 1,5 meter.

Bunga bangkai ini termasuk tumbuhan dari suku talas-talasan (araceae). Merupakan tumbuhan dengan bunga majemuk terbesar di dunia. Berbeda dengan rafflesia yang tidak dapat tumbuh di daerah lain, bunga bangkai dapat dibudidayakan. “Saya sudah pernah mencobanya, ternyata bisa tumbuh di halaman rumah,” katanya.

Bunga ini mengalami dua fase dalam hidupnya yang muncul secara bergantian dan terus menerus, yaitu fase vegetatif dan generatif. Pada fase vegetatif, di atas umbi akan muncul batang tunggal dan daun yang sekilas mirip dengan pohon pepaya. Tinggi pohonnya bisa mencapai 6 meter.

Setelah beberapa tahun, organ generatifnya akan layu kecuali umbinya. Apabila lingkungan mendukung, dan umbinya memenuhi syarat pohon ini akan digantikan dengan tumbuhnya bunga bangkai. Tumbuhnya bunga majemuk yang menggantikan pohon yang layu merupakan fase generatif tanaman ini.

Bunga baru bisa tumbuh bila umbinya memiliki berat minimal 4 kg. Bila cadangan makanan dalam umbi kurang atau belum mencapai berat 4 kg, maka pohon yang layu akan digantikan oleh pohon baru.

Selain itu, bunga bangkai merupakan tumbuhan berumah satu dan protogini, dimana bunga betina reseptif terlebih dahulu, lalu diikuti masaknya bunga jantan, sebagai mekanisme untuk mencegah penyerbukan sendiri.

Bau busuk yang dikeluarkan oleh bunga ini berfungsi untuk menarik kumbang dan lalat penyerbuk bagi bunganya. Setelah masa mekarnya (sekitar 7 hari) lewat, bunga bangkai akan layu. Dan akan kembali melewati siklusnya, kembali ke fase vegetatif, dimana akan tumbuh pohon baru di atas umbi bekas bunga bangkai.

Apabila selama masa mekarnya terjadi pembuahan, maka akan terbentuk buah-buah berwarna merah dengan biji pada bagian bekas pangkal bunga. Biji-biji ini bisa ditanam menjadi pohon pada fase vegetatif.

Biji-biji inilah yang sekarang dibudidayakan. (metrosiantar.com)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Drop 11 Ton Bahan Pangan dan Obat

    Pemkab Madina Drop 11 Ton Bahan Pangan dan Obat

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Sejauh ini Pemkab Madina telah menyalurkan bantuan 11 ton bahan makanan dan obat-obatan dan selimut. “Kita salurkan ke posko bencana yang sudah kita bentuk di kecamatan Natal dan Kecamatan Muara Batang Gadis,” ujar Subuki dalam keterangan pers, Selasa (21/12/2021). Bantuan sembako itu selanjutnya akan disalurkan oleh pihak kecamatan ke desa-desa yang […]

  • Ini Pesan Atika di Pelantikan Pengurus Pemuda Muhammadiyah

    Ini Pesan Atika di Pelantikan Pengurus Pemuda Muhammadiyah

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh milenial Mandailing Natal (Madina) Atik Azmi Utammi Nasution menghadiri pelantikan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) periode amaliyah 2023-2027 di Aula Ladangsari, Gunungtua Panggorengan, Kecamatan Panyabungan, Madina, Selasa (15/10/2024). Atika Azmi Utammi yang juga calon wakil bupati Madina nomor urut 2 berpasangan dengan H. Saipullah Nasution pada Pilkada 2024 terlihat begitu […]

  • Minat Generasi Muda pada Pertanian Menurun

    Minat Generasi Muda pada Pertanian Menurun

    • calendar_month Senin, 7 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Pertanian Bogor (IPB) Yonny Koesmaryono mengatakan tren minat generasi muda terhadap pertanian mulai menurun. "Saya melihat trennya menurun. Sudah lima tahun terakhir menurun," kata Yonny dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu (5/11). Dia menekankan tren penurunan tersebut bukan dari IPB melainkan dilihat secara […]

  • Arjun Pimpin Pemuda Pancasila Madina

    Arjun Pimpin Pemuda Pancasila Madina

    • calendar_month Kamis, 8 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ahmad Arjun Nasution terpilih secara aklamasi menjadi Ketua MPC Pemuda Pancasila Mandailing Natal, Kamis(8/4/2021). Pasca terpilih itu, Arjun diharapkan segera melakukan konsolidasi ke seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Ranting se Mandailing Natal. Pemilihan berlangsung dalam Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) di hotel Payaloting, Panyabungan, Mandailing Natal. Dia terpilih secara […]

  • Karikatur

    Karikatur

    • calendar_month Sabtu, 2 Des 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar
  • Terima Malintang Pos Award, Sobir Lubis: Silangitkoi untuk Membantu Masyarakat

    Terima Malintang Pos Award, Sobir Lubis: Silangitkoi untuk Membantu Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penggagas dan pemilik tempat wisata Sawah 3 Dimensi Silangitkoi Hutasiantar Sobir Lubis, SH, menjadi salah satu penerima Malintang Pos Award dalam rangka ulang tahun ke-8 media tersebut. Penyerahan anugerah itu seyogianya dilaksanakan pada Senin (31/1) kemarin, tapi berhubung Sobir Lubis dalam situasi duka, penghargaan tersebut baru diserahkan pada hari ini, Selasa […]

expand_less