Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Anggota DPRD Sumut, H Fahrizal Efendi Nasution Minta Poldasu Tidak Petieskan Pidana SMGP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
  • print Cetak

H Fahrizal Efendi Nasution

MEDAN (Mandailing Online) –  Anggota DPRD Sumut berharap Kapolda yang baru, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak tidak mempetieskan kasus tragedi Sibanggor di wilayah kerja PT SMGP, Mandailing Natal.

“Hal ini kita maksudkan agar penegakan hukum di Sumut lebih memberi kepastian hukum di tengah masyarakat,” kata Anggota DPRD Sumut, H Fahrizal Efendi Nasution gelar Sutan Kumala Bongsu Lenggang Alam kepada Mandailing Online via telefon seluler, Sabtu (20/2/2021).

Tragedi Sibanggor terjadi pada 25 Janurai 2012 ketika pihak PT. Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) melakukan pembukaan sumur di wellpad SMP-T02 untuk komisioning PLTP Unit II Sorik Marapi di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal yang menewaskan 5 penduduk setempat dan puluhan lainnya dilarikan ke rumah sakit.

“Dengan tenggang waktu berjalan sejak tanggal 25 Januari 2021, seharusnya sudah ada progres, paling tidak hari ini kita sudah mendengar ada nama tersangka,” ujarnya.

Dugaan tersangka dalam hal ini tentu adalah siapa yang memerintahkan melakukan pembukaan sumur itu.

“Orang yang memerintahkan itulah yang semestinya dimintai pertanggungjawaban dari segi pidana, bukan orang yang membuka sumur. Orang yang mengerjakan itu perintah atasan. Perintah atasan tidak dapat dipertanggungjawabkan dari segi hukum oleh orang yang diperintah sepanjang dia tidak tahu dengan risiko yang dia lakukan. Ini jelas disebut dalam penjelasan pidana,”.

Dia meminta penegakan hukum yang betul-betul berkeadilan. Tidak tumpul ke atas, tajam ke bawah.

“Kalaupun berhadapan dengan korporasi besar, saya pikir tidak dijadikan alasan untuk menghentikan proses pidananya, karena dugaan tindak pidana itu sudah sangat memenuhi bukti permulaan yang cukup kuat,”.

Dia menambahkan, jika ditelaah jalannya Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi VII DPR RI pada tanggal 3 Pebruari 2012 yang disiarkan secara visual, sangat kentara adanya upaya pengkaburan oleh direktur tehnik dari PT SMGP.

“Direktur tehnik PT. SMGP dalam pernyataannya menyatakan bahwa sudah dilakukan sesuai dengan SOP, seolah-olah kelalaian itu terjadi di pihak masyarakat, dan masyarakatlah yang bersalah, padahal pengakuan masyarakat tidak betul-betul mengetahui, baik melalui sosialisasi, bahwa ada pembukaan sumur SMP-T02,”.

Semestinya pihak perusahaan pada saat melakukan sosialisasi juga harus melakukan larangan kepada masyarakat agar tidak beraktifitas di wilayah radius yang sudah ditetapkan sewaktu pembukaan sumur SMP-T02. Mengingat pembukaan sumur itu sangat berbahaya dan bahkan bisa mengancam keselamatan jiwa manusia. Bila perlu pihak perusahaan juga seharusnya memberikan konpensasi kepada masyarakat yang terhenti aktifitasnya.

Oleh karenanya, ada keganjilan yang dirasakan kalangan masyarakat Mandailing Natal khususnya dan Sumatera Utara secara umum bilamana Poldasu menghentikan proses penegakan hukum ditengah terjadinya dugaan tindak pidana yang menewaskan warga Sibanggor Julu akibat keracunan zat H2S.

Terkait perdamaian yang dilakukan PT SMGP dengan pihak keluarga yang korban jiwa dan warga korban keracunan, menurut Fahrizal adalah langkah baik, namun tidak serta merta menggugurkan unsur pidana.

“Unsur pidananya tak serta merta gugur oleh perdamian itu, sebagaimana yang pernah kita sampaikan sebelumnya,” tegasnya.

Dia menyatakan bahwa investasi di Mandailing Natal harus didukung penuh, namun manakala ada pelanggaran hukum, aparat penegak hukum harus menindak tegas, tidak bisa dibiarkan begitu saja sesuai dengan azas negara sebagai negara hukum (Rechtsstaat).

Oleh karenanya pemerintah dan pihak penegak hukum tidak lemah dalam menghadapi tekanan korporasi.

“Sebab, kalau hal ini dibiarkan tentu akan terjadi kemungkinan peristiwa berulang yang mengorbankan banyak jiwa. Keselamatan jiwa manusia harus menjadi harga mati yang harus dikedepankan,” katanya mengakhiri pembicaraan.

 

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Madina Tak Tahu Detail Susunan Acara di Dapoer Nenek

    Ketua DPRD Madina Tak Tahu Detail Susunan Acara di Dapoer Nenek

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis menyatakan bahwa dia tidak mengetahui sama sekali susunan acara di restauran Dapoer Nenek sebelum menghadiri acara itu. “Yang saya tahu acara ulang tahun itu adalah ulang tahun warga biasa,” kata Erwin menjawab pertanyaan yang dilansir StartNews melalui sambungan telepon, Jumat (28/1/2022). Bahkan, untuk meyakinkan […]

  • FPBB: Jalan Di Panyabungan Barat Banyak Yang Rusak

    FPBB: Jalan Di Panyabungan Barat Banyak Yang Rusak

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) : Forum Peduli Panyabungan Barat (FPPB) menyoroti banyaknya kerusakan badan jalan yang rusak berlobang-lobang di Panyabungan Barat, Mandailing Natal, terutama dari titik  Desa Sirambas hingga Longat. Jalan yang rusak juga ditemukan di titik Desa Huta Tonga sampai ke Desa Runding. Kondisi ini berdampak tingginya kost arus barang dan hasil pertanian […]

  • Adelin Lis Dibebaskan Setelah Jalani Hukuman dan Bayar UP

    Adelin Lis Dibebaskan Setelah Jalani Hukuman dan Bayar UP

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Terpidana perkara pembalakan liar hutan di Mandailing Natal, Sumatera Utara, Adelin Lis, keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta Medan, Sabtu (6/9/2025) setelah beberapa tahun menjalani vonis dan membayar uang pengganti kerugian negara. Kepala Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan Herry Suhasmin mengungkapkan jika terpidana kasus pembalakan liar di Kabupaten Mandailing Natal […]

  • Baru 2 Kadidat Ambil Formulir Cakada Dari Partai PDIP Madina

    Baru 2 Kadidat Ambil Formulir Cakada Dari Partai PDIP Madina

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – sejak 25 April 2024 lewat, Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Mandailing Natal telah membuka pendaftaran Calon Kepala Daerah (Cakada) dan Wakil Calon Kepala Daerah (Wacakada) Madina 2024. sampai hari ini tercatat baru 2 Cakada yang ambil formulir. Hal ini diakui Sekretaris DPC PDIP Madina Khoirul pada Mandailing Online […]

  • KEK Pantai Barat Batu Loncatan Ekonomi Madina

    KEK Pantai Barat Batu Loncatan Ekonomi Madina

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gagasan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pantai Barat Madina di Kecamatan Batahan dan sekitarnya oleh Bupati Madina Dahlan Nasution dianggap menjadi batu loncatan bagi bangkitnya industrialisasi di Madina. Itu disampaikan Irwan Daulay, pengamat pembangun Madina, kepada wartawan, Jumat (2/8/2019). Potensinya sangat besar oleh dukungan Raw Material (bahan baku) yang melimpah, […]

  • Tunjangan PNS Madina dibayar Januari 2011

    Tunjangan PNS Madina dibayar Januari 2011

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, akan membayarkan tunjangan kenaikan beras, tunjangan kenaikan gaji sebesar 5 persen 5 bulan, kekurangan gaji CPNS selama 2 bulan, serta dana rapel tunjangan jabatan pada Januari 2011 nanti. Demikian dikatakan kepala seksi gaji pada Dinas Keuangan dan aset daerah Pemkab Madina, Kamal Rangkuty, malam ini. Keterlambatan pembayaran segala tunjangan bagi Pegawai […]

expand_less