Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Minat Generasi Muda pada Pertanian Menurun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 7 Nov 2016
  • print Cetak

Dua petani sedang memupuk tanaman padi

Dua petani sedang memupuk tanaman padi

JAKARTA (Mandailing Online) – Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Pertanian Bogor (IPB) Yonny Koesmaryono mengatakan tren minat generasi muda terhadap pertanian mulai menurun.

"Saya melihat trennya menurun. Sudah lima tahun terakhir menurun," kata Yonny dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu (5/11).

Dia menekankan tren penurunan tersebut bukan dari IPB melainkan dilihat secara nasional selama lima tahun belakangan. "Tren ini secara nasional agak-agak menurun, penurunnya persentasenya agak melandai begitu," kata Yonny.

Dia mengemukakan penurunan minat calon mahasiswa di bidang pertanian dan peternakan harus menjadi perhatian khusus dan harus ditangani serius oleh pemerintah. "Ini harus jadi perhatian kita semua, karena di satu sisi kita harus kedaulatan pangan kecukupan pangan, tapi generasi muda yang menangani itu makin sedikit," kata dia.

Dia berharap pemerintah mulai melakukan kebijakan-kebijakan terkait nilai tukar pertanian dan peternakan serta pemberian intensif-intensif untuk meningkatkan kesejahteraan di bidang tersebut.

Dengan begitu bisa menambah daya tarik calon mahasiswa yang kuliah di bidang pertanian, peternakan, perikanan dan setelah lulus bekerja di bidangnya untuk membangun Indonesia.

Selain itu Yonny juga menyebut pemberian beasiswa pada mahasiswa di bidang pertanian juga bisa menjadi daya tarik untuk kembali meningkatkan minat generasi muda. "Seperti yang dilakukan Charoen Pokphand (perusahaan bidang peternakan) ini di IPB," kata dia.

PT Charoen Pokphand Indonesia melalui Lembaga Karya Pokphand (LKP) memberikan beasiswa kepada 40 mahasiswa IPB di tiap angkatan. Beasiswa senilai Rp 4 juta per mahasiswa setiap semester tersebut akan diberikan hingga menyelesaikan perkuliahan dengan syarat prestasi akademis yang tidak menurun.

Kerja sama antara LKP dan IPB dalam bidang pemberian beasiswa dilakukan dengan penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan oleh Yonny dengan pimpinan LKP Eddy S Zaoputra.

Selain itu, kerja sama antara LKP dan IPB juga akan dilanjutkan di sektor lapangan kerja dan inovasi teknologi mengingat kedua institusi bergerak di bidang yang sama.

Sumber : Antara/Republika Online)

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Jangan Coba-Coba Lindungi Kasus Korupsi di Dinas Kesehatan

    Pemkab Madina Jangan Coba-Coba Lindungi Kasus Korupsi di Dinas Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal jangan coba-coba melindungi pejabat yang diduga koruptor di Dinas Kesehatan Madina. Peringatan itu terkait sejumlah kasus dugaan korupsi di Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina) saat ini sedang ditangani Kejaksaan Agung. Oknum di Kejakasaan Negeri Mandailing Natal juga diwanti-wanti jangan mencoba-coba bermain mata dengan pejabat korup di Dinas Kesehatan, […]

  • DPRD Sumut Berjanji Perjuangkan Nasib Guru Honor

    DPRD Sumut Berjanji Perjuangkan Nasib Guru Honor

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara melalui Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan serta Komisi E Bidang Kesejahteraan Sosial menegaskan komitmennya untuk senantiasa memperjuangkan nasib para guru honor di daerah itu. “Kita tetap komitmen dan konsisten memperjuangkan guru honor menjadi PNS (pegawai negeri sipil),” tegas Wakil Ketua DPRD Sumut yang juga koordinator Komisi […]

  • Orang Miskin Terus Disalahkan, Kenapa Tidak Mengevaluasi Sistem yang Sudah Memiskinkan?

    Orang Miskin Terus Disalahkan, Kenapa Tidak Mengevaluasi Sistem yang Sudah Memiskinkan?

    • calendar_month Sabtu, 24 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamatan Politik UYM kembali menjadi perbincangan jagat sosial media. Pasalnya, UYM mengeluarkan komentar yang dianggap nitizen tidak layak untuk diucapkan oleh seoarang penceramah. Seperti dilansir dari @geloranews, Jumat (16/04/2021) menyebutkna bahwa pernyataan Ustaz Yusuf Mansur  menuai kontroversi. Pasalnya UYM menyebut bahwa orang miskin pasti kurang ibadah. Kisruh ini berawal […]

  • Menunggu Janji yang Tak Pasti

    Menunggu Janji yang Tak Pasti

    • calendar_month Senin, 26 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Pegiat literasi, tinggal di Medan Pemimpin itu adalah pengayom bagi rakyatnya, dalam dirinya ada kepercayaan dan kebanggaan rakyat yang harus dijaga. Pemimpin itu dihargai dan dihormati, bukan untuk dibuly apalagi dicaci-maki. Sontak terkejut saat melihat trending topik di berbagai media masa, tagar Presiden terburuk sepanjang sejarah, (Rabu 21/7). Netizen ramai-ramai membahas […]

  • Saifuddin Nasution Menteri Dalam Negeri Malaysia dari Etnis Mandailing

    Saifuddin Nasution Menteri Dalam Negeri Malaysia dari Etnis Mandailing

    • calendar_month Selasa, 6 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Saifuddin Nasution bin Ismail atau yang lebih dikenal dengan Saifuddin Nasution merupakan seorang politikus Malaysia yang saat ini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri Malaysia. Saifuddin Nasution menjadi Menteri Dalam Negeri Malaysia dibawah kepemimpinan Perdana Menteri Anwar Ibrahim. Sebelum menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri, sebelumnya Saifuddin Nasution menjabat sebagai Menteri Perdagangan Dalam Negeri. Saifuddin Nasution merupakan penggiat politik yang berasal dari Partai […]

  • Sejumlah Keluhan Disuarakan Para Tokoh Pantai Barat Madina

    Sejumlah Keluhan Disuarakan Para Tokoh Pantai Barat Madina

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Pemkab Madina dan Pemprov Sumut harus lebih kerja keras membangun kawasan Pantai Barat Madina. Selain kerja keras, juga kemauan politik yang tinggi agar sektor-sektor dapat berkembang di kawasan ini. Kawasan Pantai Barat Madina memiliki panjang pantai 170 km yang memiliki potensi ekonomi, serta berbagai ruas jalan darat yang kewenangannya bukan saja […]

expand_less