Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Nama Bandara Abdul Haris Nasution Bentuk Penghargaan terhadap Jasa Pahlawan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penyematan Jenderal Besar Abdul Haris Nasution sebagai nama bandar udara (bandara) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) merupakan bentuk penghargaan atas jasa pahlawan nasional yang berasal dari Bumi Gordang Sambilan.

Perjalanan penamaan bandar udara di Bukitmalintang itu juga panjang. Mulai dari diskusi, pengambilan keputusan, surat bupati kepada pemerintah provinsi dan pusat, surat pernyataan dari keluarga Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, sampai kemudian ditetapkan.

“Itu penghargaan kita, masyarakat dan Pemkab Madina, atas jasa-jasa beliau kepada bangsa ini,” kata Bupati Madina HM Jakfar Sukhairi Nasution saat dibincangi wartawan di Kecamatan Panyabungan, Selasa (1/10/2024) malam.

Lebih lanjut, Sukhairi menjelaskan penyematan nama satire ‘Bandara Insyaallah’ oleh masyarakat karena pembangunan yang tak kunjung selesai mendorong Pemkab Madina untuk menuntaskan pembangunannya. “Sembari dalam hal itu tentu harus disiapkan namanya,” lanjut bupati.

Dia menerangkan, kelanjutan pembangunan Bandara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution merupakan prestasi tersendiri, karena berlangsung di tengah situasi anggaran yang tidak maksimal.

“Itu ada situasi Covid, refocusing anggaran, tapi Pemkab Madina bertekad dan berhasil meyakinkan pemerintah pusat untuk melanjutkan pembangunan bandara,” ungkapnya.

Di sisi lain, bupati dan wakil bupati menimbang nama besar dan jasa Jenderal Besar Abdul Haris Nasution bagi bangsa ini patut dikenang. “Itu murni dari kami pemilihan nama itu,” tutur ketua DPW PKB Sumut ini.

Bupati Sukhairi mengungkapkan, pada pemerintahan sebelumnya sudah ada rencana membangun monumen untuk Jenderal Besar Abdul Haris Nasution. “Tapi, ada semacam perbedaan pendapat yang tak selesai sampai hari ini, apa dibangun patung atau monumen,” ungkapnya.

Pembangunan monumen atau patung, jelas Sukhairi, belum menjadi prioritas pada masa pemerintahannya karena berbagai hal. Pertama, kondisi keuangan daerah yang tidak ideal karena refocusing dan tahun politik. Kedua, gaungnya hanya skop kabupaten yang dipandang tidak maksimal dalam membesarkan nama mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu.

“Kalau monumen kita bangun tidak fundamental dan gaungnya, kan, hanya di kabupaten ini. Kalau nama bandara gaungnya lebih luas, nasional,” sebut Bupati Sukhairi.

Dia menutup keterangannya dengan memaparkan perjalanan penamaan bandar udara di Bukitmalintang itu. Mulai dari diskusi, pengambilan keputusan, surat bupati kepada pemerintah provinsi dan pusat, surat pernyataan dari keluarga Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, sampai kemudian ditetapkan.

Pemberian nama pahlawan untuk bandar udara bukan hal baru di dunia. Di Indonesia pun banyak bandar udara yang memakai nama pahlawan sebagai bentuk kebanggaan dan penghormatan. Beberapa di antaranya Soekarno-Hatta, Adi Soemarno, I Gusti Ngurah Rai, Halim Perdanakusuma, Jenderal Ahmad Yani, Djoeanda (Juanda), dan Sultan Hasanuddin. (dahlan batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • CATATAN RAMONA

    CATATAN RAMONA

    • calendar_month Sabtu, 3 Feb 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      Cerpen (publis bagian 1) Karya : Wahyuni Lubis Tuan, ejaan kata mana lagi yang akan kau lontarkan padaku agar hujan di pipiku menjadi reda, bisakah kau beri aku solusi untuk keluar dari pilu ini? Kau tau jika aku adalah wanita yang mudah jatuh hati apalagi semenjak kau katakan padaku bahwa aku adalah wanita yang […]

  • Pemkab Madina Serahkan Donasi Bagi Bocah Penderita Tumor Ganas

    Pemkab Madina Serahkan Donasi Bagi Bocah Penderita Tumor Ganas

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Selain upaya membawa ke RSU Adam Malik, Pemkab Madina juga membantu keuangan keluarga Nur Jannah untuk meringankan beban keluarga itu selama operasi pengangkatan tumor. Donasi dari Pemkab Madina itu diserahkan Wakil Bupati, Atika Azmi Utammi di ruang kerjanya, Rabu (29/9/2021) kepada Camat Siabu mewakili orangtua Nur Jannah. Nur Jannah, bocah usia […]

  • Kuasa Hukum Ali Makmur Nasution Ajukan PK, Minta Eksekusi Ditunda

    Kuasa Hukum Ali Makmur Nasution Ajukan PK, Minta Eksekusi Ditunda

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kuasa hukum Ali Makmur Nasution, Elsa Syarif meminta Kejaksaan Negeri Panyabungan menunda eksekusi hukuman terhadap Ali Makmur Nasution yang divonsi 2 tahun penjara oleh Mahkamah Agung. Permintaan penundaan eksekusi tersebut dikirim melalui surat nomor 012/ESL/1/2014 tanggal 20 Januari 2014. Sementara itu, Kajari Panyabungan, Satimin, SH melalui Kasi Intel, Muhammad Yusuf, SH […]

  • 8 Istilah Unik dan Fakta Menarik Pesantren di Mandailing Natal

    8 Istilah Unik dan Fakta Menarik Pesantren di Mandailing Natal

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Oleh: Azhar Nasution M.Ag   Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional yang memiliki sejarah panjang di Nusantara, termasuk di wilayah Mandailing Natal, Sumatera Utara. Selain sebagai pusat pembelajaran agama, pesantren juga menjadi tempat para pelajar yang dikenal sebagai santri menjalani kehidupan sederhana, mandiri, dan penuh nilai-nilai spiritual. Namun, ada yang unik di Mandailing […]

  • Anggota DPRD Madina Jadi Saksi di Pengadilan, Robinson: “Itu Jefry Bunuh….Bunuh”

    Anggota DPRD Madina Jadi Saksi di Pengadilan, Robinson: “Itu Jefry Bunuh….Bunuh”

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengadilan Negeri Panyabungan kembali menggelar sidang lanjutan atas kasus pemukulan dan pengeroyokan wartawan Andalas Biro Madina, Jeffry Barata Lubis dengan agenda mendengar keterangan Ir. Ali Makmur Nasution alias Jaganding anggota DPRD Madina selaku saksi, Kamis (7/8/2014). Sidang dipimpin Hakim Ketua Majelis, Dodi Hendra Sakti, SH; anggota Ahmad Rijal, SH dan Gali […]

  • Awan Tebal, Hati-Hati Melintas di Aek Latong!

    Awan Tebal, Hati-Hati Melintas di Aek Latong!

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK-Pengguna jalan yang melintas di Jalinsum Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, diimbau agar lebih waspada. Sebab, kondisi jalan yang berada di kawasan pegunungan ini diselimuti awan tebal. Pantauan METRO Senin (16/1), jarak pandang hanya sekitar 5 hingga 10 meter ke depan. Disamping itu, badan jalan juga dalam keadaan basah, sehingga kondisi ini tentunya […]

expand_less