Rabu, 29 Jul 2026
light_mode

Nama Bandara Abdul Haris Nasution Bentuk Penghargaan terhadap Jasa Pahlawan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penyematan Jenderal Besar Abdul Haris Nasution sebagai nama bandar udara (bandara) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) merupakan bentuk penghargaan atas jasa pahlawan nasional yang berasal dari Bumi Gordang Sambilan.

Perjalanan penamaan bandar udara di Bukitmalintang itu juga panjang. Mulai dari diskusi, pengambilan keputusan, surat bupati kepada pemerintah provinsi dan pusat, surat pernyataan dari keluarga Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, sampai kemudian ditetapkan.

“Itu penghargaan kita, masyarakat dan Pemkab Madina, atas jasa-jasa beliau kepada bangsa ini,” kata Bupati Madina HM Jakfar Sukhairi Nasution saat dibincangi wartawan di Kecamatan Panyabungan, Selasa (1/10/2024) malam.

Lebih lanjut, Sukhairi menjelaskan penyematan nama satire ‘Bandara Insyaallah’ oleh masyarakat karena pembangunan yang tak kunjung selesai mendorong Pemkab Madina untuk menuntaskan pembangunannya. “Sembari dalam hal itu tentu harus disiapkan namanya,” lanjut bupati.

Dia menerangkan, kelanjutan pembangunan Bandara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution merupakan prestasi tersendiri, karena berlangsung di tengah situasi anggaran yang tidak maksimal.

“Itu ada situasi Covid, refocusing anggaran, tapi Pemkab Madina bertekad dan berhasil meyakinkan pemerintah pusat untuk melanjutkan pembangunan bandara,” ungkapnya.

Di sisi lain, bupati dan wakil bupati menimbang nama besar dan jasa Jenderal Besar Abdul Haris Nasution bagi bangsa ini patut dikenang. “Itu murni dari kami pemilihan nama itu,” tutur ketua DPW PKB Sumut ini.

Bupati Sukhairi mengungkapkan, pada pemerintahan sebelumnya sudah ada rencana membangun monumen untuk Jenderal Besar Abdul Haris Nasution. “Tapi, ada semacam perbedaan pendapat yang tak selesai sampai hari ini, apa dibangun patung atau monumen,” ungkapnya.

Pembangunan monumen atau patung, jelas Sukhairi, belum menjadi prioritas pada masa pemerintahannya karena berbagai hal. Pertama, kondisi keuangan daerah yang tidak ideal karena refocusing dan tahun politik. Kedua, gaungnya hanya skop kabupaten yang dipandang tidak maksimal dalam membesarkan nama mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu.

“Kalau monumen kita bangun tidak fundamental dan gaungnya, kan, hanya di kabupaten ini. Kalau nama bandara gaungnya lebih luas, nasional,” sebut Bupati Sukhairi.

Dia menutup keterangannya dengan memaparkan perjalanan penamaan bandar udara di Bukitmalintang itu. Mulai dari diskusi, pengambilan keputusan, surat bupati kepada pemerintah provinsi dan pusat, surat pernyataan dari keluarga Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, sampai kemudian ditetapkan.

Pemberian nama pahlawan untuk bandar udara bukan hal baru di dunia. Di Indonesia pun banyak bandar udara yang memakai nama pahlawan sebagai bentuk kebanggaan dan penghormatan. Beberapa di antaranya Soekarno-Hatta, Adi Soemarno, I Gusti Ngurah Rai, Halim Perdanakusuma, Jenderal Ahmad Yani, Djoeanda (Juanda), dan Sultan Hasanuddin. (dahlan batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Papua Kelaparan Ditengah Gemilang Kekayaan Para Kapital

    Papua Kelaparan Ditengah Gemilang Kekayaan Para Kapital

    • calendar_month Kamis, 10 Agt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Yuni Yartina Aktivis Muslimah Papua, ujung negeri yang saat ini tengah berkonflik dengan adanya KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) masih harus menambah penderitaan. Enam orang dikabarkan meninggal akibat kelaparan. Khususnya menimpa wilayah Distrik Lambewi dan Distrik Agandugume, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Dampak dari adanya badai El-Nino mempengaruhi produktivitas panen. Masyarakat di daerah yang terdampak akhirnya […]

  • Pedagang dan Parkir Buat Jalan HM Thamrin Semerawut

    Pedagang dan Parkir Buat Jalan HM Thamrin Semerawut

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN –Ramainya para pedagang serta lokasi parkir yang menggunakan badan jalan ditambah lagi angkutan becak bermotor yang menunggu penumpangnya, kerap menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan macet di Jalan HM Thamrin seputaran Pasar Sangkumpal Bonang, Kota Psp. Kondisi itu sudah terjadi sejak sehari mejelang puasa hingga Rabu (1/7). Dan kesemrawutan lalu lintas pun masih saja […]

  • Disdik Madina Sosialisasi Peraturan UN

    Disdik Madina Sosialisasi Peraturan UN

    • calendar_month Minggu, 5 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Dinas Pendidikan (Disdik) Mandailing Natal (Madina) mensosialisasikan aturan soal ujian nasional tahun ajaran 2011/2012, di aula SMKN 2 Panyabungan, Kamis (2/2). Kegiatan itu diikuti 171 peserta dari SMP, MTs, SMA, MA, SMK. Acara dibuka Kadisdik H Imron Lubis, dengan narasumber Erwin Ahmad menyampaikan materi kisi-kisi UN, Mustamin membahas Permendikbud dan peraturan operasional standar (POS) […]

  • Polres Tebingtinggi Ungkap Komplotan Geng Naga Merah

    Polres Tebingtinggi Ungkap Komplotan Geng Naga Merah

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tebingtinggi, Satuan Reskrim Polres Tebingtinggi berhasil membongkar “Geng Naga Merah” spesialis pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) dan kasus tindak pidana kejahatan jambret yang meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polres Tebingtinggi sejak Januari hingga Februari 2011. Dengan terungkapnya Geng Naga Merah ini, Reskrim Polres Tebingtinggi membekuk enam tersangka di antaranya, SL alias Pian (23) warga Jalan […]

  • Puluhan Guru di Madina terancam Gagal Terima Dana Fungsional

    Puluhan Guru di Madina terancam Gagal Terima Dana Fungsional

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bila Tak Serahkan Fotokopi Rekening hingga Jumat Hingga Senin (30/8), dana tunjangan fungsional guru non pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mandailing Natal (Madina) belum bisa dicairkan. Penyebabnya, sejumlah guru penerima belum menyerahkan persyaratan, yakni fotokopi rekeningnya ke kantor Kemenag Madina. “Untuk itu, Kemenag memberikan tenggat waktu hingga Jumat (3/9) kepada […]

  • 2 PNS Pemkab Paluta Terima Penghargaan dari SBY

    2 PNS Pemkab Paluta Terima Penghargaan dari SBY

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGBOLAK- Dua PNS di lingkungan Pemkab Paluta menerima penghargaan Satyalencana Karya Satya dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tanda kehormatan itu disematkan Wabup Paluta Riskon Hasibuan, di lapangan Merdeka, Lingkungan II, Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Rabu (17/8). Kedua PNS tersebut adalah H Mara Lobi Siregar yang menjabat Kepala Badan Perizinan dan Pelayanan Terpadu […]

expand_less