Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Nurjani, 15 Tahun Jadi Guru Honor Berharap Jadi PNS

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


PANYABUNGAN : Nurjani, Guru Agama di Sekolah Dasar (SD) 146281 di Desa Sayur Manincat, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal telah Lima belas tahun mengabdi jadi Guru Honor, berharap bisa diangkat jadi PNS.

Saat ditemui berita di tempat mengajarnya, Nurjani menceritakan awal dia jadi Guru Honor di SD 14682 ini. sejak menammatkan sekolahnya di Madrasah Aliyah Negeri satu Padang Sidimpuan Tahun 1993 lalu, Nurjanah saya langusng mengajar di Sekolah ini saya menjadi Guru Honor di sekolah ini sudah lama kurang lebih 15 tahun. Pertama menjadi guru honor memang sangat sulit karena gaji yang di terimanya pertama menjadi guru sebesara Rp 30.000, tahun demi tahun gaji aku juga naik, sekarang gaji saya sebesar Rp 300.000 perbulannya.

Lanjut Nurjani, memang gaji yang saya terima belum cukup untuk menghidupi keluaraga saya, untuk menambah penghasilan saya mengajar sore di sekolah mengaji yang berada di Desanya. Nurjanah juga mengatakan sudah sering mengajukan supaya bisa menjadi PNS, namun tak kunjung tembus.

Nurjani yang di karunia dua orang anak ini hidup memprihatinkan terpaksa dijalaninya, karena gaji yang di terimanya sangatlah minim untuk menghidupi keluarganya. Untuk meringankan bebanya Nurjannah ia harus rela tinggal dirumah Dinas Sekolah yang sudah usang dan bocor

Namun kondisi ini tidak membuat guru honor spesialis kelas satu ini patah semangat dengan serba kekurangannya itu. Pekerjaan mulia dan mengabdi bagi negara yang membuatnya terus bertahan untuk bertahan walapun tak kunjung jadi PNS.

Nurjannah menambahkan, memang mungkin nasip seperti ini tidak hanya saya saja yang seperti ini yang telah menjadi Honor tetapi tidak kunjung PNS, dan pendapatnya tidak mencukupi untuk keluarga. Jadi Harapan Nurjannah kepada pemerintah Kabupaten, Provinsi, Pusat supaya memperhatikan dan mengakat Guru-guru Honor yang telah mengabdi kepada Negara berpuluh-puluh tahun menjadi PNS.

Gambaran kehidupan Nurjani hampir mirip dengan kehidupan sekitar 500 guru honor di Kabupaten Mandailing Natal, rata rata guru honor didaerah ini hanya berpenghasilan dibawah rp 500 ribu per bulan meski sudah mengabdi selama belasan tahun.

Sementara Kadis Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal Musaddad Daulay yang dikonfirmasi Wartawan, Jum’at (19/11) di ruang kerjanya mengatakan setiap tahunnya tetap berusaha membantu para guru honornya agar diterima menjadi pegawai negeri sipil.

Musaddan mengaku hanya mengajukan data para pegawai honor ke badan Inspektorat agar dilakukan perivikasi data untuk keperluan pengankatan PNS. Karena prosedur pengangkatan guru honor menjadi PNS merupak wewenang inspektorat dan badan kepegawaian dan kepala daerah kemudian diajukan ke Menpan di pusat.

Lanjut Musaddad, saat ini sedang memproses lebih dari 300 guru honor 72 orang diantaranya sudah lolos dari inspektorat 211 orang sedang diproses di inspektorat dan 70 orang lainnya sedang diperivikasi di Dinas Pendidikan. (tin)
Sumber : Berita Sore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada Madina, Perempuan Lebih Banyak Datang ke TPS

    Pilkada Madina, Perempuan Lebih Banyak Datang ke TPS

    • calendar_month Jumat, 11 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Total Tingkat Kehadiran Hanya 57,47 % PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasar amatan Mandailing Online di website KPU Madina, jumlah yang datang ke TPS atau yang menyalurkan hak pilih sebanyak 189.477 orang terdiri dari 85.365 pria dan 101.162 perempuan. Jumlah itu dari DPT (Daftar Pemilih Tetap) sebanyak 329.697 terdiri dari 158.404 pria dan 168.473 perempuan. Berdasar […]

  • Bulan Ini Dana Insentif Guru Madrasah Bakal Cair

    Bulan Ini Dana Insentif Guru Madrasah Bakal Cair

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bulan ini dana insentif guru-guru Diniyah, TPA dan Pesantren yang berasal dari APBD Kabupaten Mandailing Natal bakal dicairkan. Saat ini lagi berproses di bank BRI setelah sekitar pertengahan Agustus 2016 pihak Pemkab Madina mengirimkan berkasnya ke BRI Cabang Panyabungan. Besaran dana insentif tersebut sebesar Rp. 300.000 per bulan per guru. Pihak […]

  • Pasangan Ihsan-Ali Asfi Siap jadi Petinggi BEM STAI Madina

    Pasangan Ihsan-Ali Asfi Siap jadi Petinggi BEM STAI Madina

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Pemilihan Rakyat (Pemira) di Badan Layanan Umum Sekolah Tinggi Agama Islam Mandailing Natal (STAI Madina) akan berlangsung Minggu (15/1) mendatang. Dalam pemira ini, pasangan Ihsan-Ali Asfi siap menjadi Presiden Mahasiswa atau ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di STAI Madina untuk periode 2011-2012. Pasangan Ihsan-Asfi didampingi tim pemenangan, kepada METRO, Jumat (7/1) mengatakan, saat ini […]

  • Kepala Sekolah Jangan Risau Jabatan, Harus Fokus Mendidik

    Kepala Sekolah Jangan Risau Jabatan, Harus Fokus Mendidik

    • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Sekolah di Madina jangan merisaukan jabatan. Harus memfokuskan diri meningkatkan kualitas pendidikan. Itu ditekankan Bupati Madina, Ja’far Sukhairi Nasution di hadapan para kepala sekolah se-Madina di acara tausiah kepada para kepala sekolah se-Madina di halaman Dinas Pendidikan Madina, Jum’at (17/12/2021). Dia menegaskan bahwa selaku bupati, tidak pernah terlintas dipikirannya mengutak-atik […]

  • Atika: Terimakasih Kepada Semua Pihak Tangani Dampak Bencana

    Atika: Terimakasih Kepada Semua Pihak Tangani Dampak Bencana

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ​PANTAI BARAT (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan tergerak hatinya menyelamatkan warga di kawasan Pantai Barat Madina selama bencana alam melanda. ​”Terima kasih untuk semua jajaran yang sudah bekerja keras mengevakuasi warga, memastikan kebutuhan mereka tetap aman,” ujar Atika, Kamis (11/12/ […]

  • 17 % anggota DPR tak pernah bicara

    17 % anggota DPR tak pernah bicara

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SEMARANG – Masih banyak anggota DPR RI yang belum pernah berkomentar bahkan tidak pernah menyampaikan gagasan dan ide yang sebenarnya menjadi salah satu tugas para wakil rakyat itu sejak dilantik pada 2009. “Jumlahnya sekitar 17 persen anggota DPR tak pernah bicara,” kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Pramono Anung di Semarang, siang ini. Padahal, menurut […]

expand_less