Selasa, 3 Mar 2026
light_mode

Parpol dianggap jadi bunker koruptor

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 26 Apr 2013
  • print Cetak

JAKARTA, (Mandailing Online) – Anggota DPR dari Fraksi PAN, Bima Arya menegaskan, partai politik (parpol) jangan sampai menjadi bunker (tempat berlindung) para koruptor.

“Jangan sampai partai politik tercemar, dianggap menjadi bunker para koruptor,” kata Bima Arya saat dihubungi wartawan, di Jakarta, tadi malam, menanggapi kasus gagalnya kejaksaan mengeksekusi mantan Kabareskrim Polri Komjen (Purn) Susno Duadji di Bandung.
Terkait kesan adanya perlindungan dari beberapa pihak terhadap Susno Duadji, Bima menegaskan penegak hukum harus bisa lebih tegas dalam melakukan proses hukum. “Jangan mau kalah dengan tekanan-tekanan politik,” tandasnya.

Menurut dia, siapa saja yang bersalah tidak boleh mencari celah dalam menghindari hukum. “Saya kira hukum itu tidak boleh dibeda-bedakan, jangan sampai terjadi akrobat hukum yang mencari celah-celah hukum,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, mantan koruptor mendaftarkan diri menjadi calon anggota legislatif di beberapa parpol. Salah satunya adalah bakal calon anggota DPR dari Partai Gerindra Dapil Sulawesi Utara, Vonny Anneke Panambunan. Vonny merupakan mantan terpidana kasus korupsi Bandara Loa Kulu di Kutai Kertanegara yang divonis 1,5 tahun penjara oleh pengadilan tindak pidana korupsi pada Mei 2008.

Atas fenomena itu, pengamat politik UI Boni Hargens menilai mantan koruptor oleh parpol peserta Pemilu 2014 telah menabrak prinsip etika. Hal tersebut dikarenakan parpol tidak detail dalam melakukan proses seleksi terhadap bakal calon anggota DPR-RI ataupun eksekutif.

“Kini pertanyaannya, bagaimana pertanggungjawaban parpol yang telah menabrak prinsip etika,” tegasnya.

Peneliti senior LIPI, Siti Zuhro sebelumnya mengatakan, semestinya para calon wakil rakyat dan calon pemimpin di Indonesia mengedepankan nilai-nilai empati. Yakni dengan ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakat, ketika sebagian besar menginginkan pemimpin yang bersih, jujur, serta ikut mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Dalam membangun demokrasi harus ada rekrutmen kader yang amanah, yang bisa menjadi contoh dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” tutur Siti Zuhro. Maukah parpol bersikap selektif dan sehat dalam rekrutmen para caleg?

Sebelumnya diberitakan, mantan narapidana rupanya boleh mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif. Komisioner Komisi Pemilihan Umum, Hadar Nafis Gumay mengatakan, meski mantan narapidana boleh mencalonkan diri, tapi ada syarat dan ketentuan yang berlaku.

Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2013 menyebutkan, seorang mantan narapidana boleh mencalonkan diri sebagai calon legislatif asalkan tidak dipidana lebih dari 5 tahun. Mantan narapidana baru boleh menjadi caleg, lima tahun setelah bebas dari penjara.

Seorang calon juga harus secara terbuka dan jujur mengemukakan kepada publik sebagai mantan narapidana, dan bukan sebagai pelaku kejahatan yang berulang. “Jadi itu diatur dalam peraturan,” kata Hadar di kantor KPU.

Selain itu, Hadar menyatakan, KPU juga tidak berhak untuk melarang seseorang mencalonkan diri sebagai caleg, bila namanya disebut dalam kasus korupsi. “Kalau disebut-sebut (dalam kasus korupsi) tidak (dilarang),” ujar Hadar.

Undang-Undang Pemilu, lanjut Hadar, juga tidak membatasi seseorang untuk mencalonkan diri jika sudah menjadi anggota dewan lebih dari tiga kali. “Di UU pemilu tidak membatasi seseorang menjadi anggota dewan lebih dari tiga kali, silahkan saja parpol yang mengajukan daftar caleg,” kata dia..(inilah/viva)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Ramadhan, SMSI Madina Salurkan 1 ton Beras ke Anak Yatim dan Jompo

    Jelang Ramadhan, SMSI Madina Salurkan 1 ton Beras ke Anak Yatim dan Jompo

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ):  – Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berbagi satu ton beras untuk anak yatim dan jompo di sekitaran Panyambungan. Acara ini dilaksanakan, sebagai bentuk syukur pengurus SMSI Madina dan menyalurkan sumbangan dari donatur-donatur ini agar dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan, Kamis […]

  • Organisasi Mahasiswa Pelajar Salurkan Bantuan Kepada Korban Banjir dan Penderita Kurang Gizi

    Organisasi Mahasiswa Pelajar Salurkan Bantuan Kepada Korban Banjir dan Penderita Kurang Gizi

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TABAGSEL (Mandailing Online) – Empat organisasi mahasiswa dan pelajar menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Madina dan penderita gizi buruk di Sidempuan. Keempat organisasi kemahasiswaan dan pelajar itu melupti Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal, Serikat Mahasiswa Tapanuli Selatan, Gerakan Mahasiswa Padangsidimpuan dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Tapanuli Selatan. Bantuan kepada penderita gizi buruk dilakukan hari […]

  • Pengoplos Beras Ditangkap

    Pengoplos Beras Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Stabat, Masyarakat Stabat, Kabupaten Langkat resah. Pasalnya, beras palsu telah beredar di sejumlah pasar di daerah tersebut. Belum diketahui berapa ton beras palsu yang telah beredar dan masih dalam penyelidikan petugas kepolisian. Resahnya warga atas beredarnya beras palsu, telah dilaporkan ke Polres Langkat. Dari hasil penyelidikan, petugas akhirnya mengamankan Asiong (40) warga Jalan Sempurna, Kelurahan […]

  • Dahlan Hasan Nyatakan Tak Pakai APBD Untuk Pemenangannya

    Dahlan Hasan Nyatakan Tak Pakai APBD Untuk Pemenangannya

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal calon bupati Madina incumbent, Dahlan Hasan Nasution menyatakan bahwa dia tidak akan memakai dana APBD Madina bagi keperluan tim suksesnya di Pilkada Madina 2015. Bahkan, dia mempersilahkan tim audit indevenden datang ke Mandailing Natal (Madina) untuk melakukan audit dan mengecek dana-dana APBD Madina apakah ada yang disalahgunakan untuk kepentingan […]

  • Longat berduka, Jenazah Safrida Ditemukan Tersangkut di Akar Pohon

    Longat berduka, Jenazah Safrida Ditemukan Tersangkut di Akar Pohon

    • calendar_month Selasa, 6 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Jenazah Safrida (19) berhasil ditemukan Selasa pagi (6/12) setelah hanyut Senin petang (5/12) di Sungai Aek Sarir, Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat, Mandailing Natal. Tubuh almarhumah ditemukan tersangkut di akar pohon oleh tim pencari sekira pukul 10.00 WIB. Safrida warga Kelurahan Longat hanyut bersama suaminya Rahmat (22) ketika menyeberangi sungai […]

  • Pimpinan KPK Disantet

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Paranormal Ki Sabdo Jagad Royo mengingatkan pimpinan KPK kini berusaha disantet karena sepak terjangnya di Gedung KPK, Rabu (22/5).(JPNN).

expand_less