Selasa, 21 Apr 2026
light_mode
Tak Berkategori

Pasar Laru Langganan Macet

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 4 Mei 2013
  • print Cetak

Jalinsum Pasar Tradisonal Laru Kec. Tambangan selalu macet setiap ada pekan tradisional di daerah ini. Terlihat antrian mobil penumpang dan truk  di daerah ini.TAMBANGAN (Mandailing Online)
Keberadaan Pasar Laru di Kecamatan Tambangan, Kab. Jalinsum Pasar Tradisonal Laru Kec. Tambangan selalu macet setiap ada pekan tradisional di daerah ini. Terlihat antrian mobil penumpang dan truk di daerah ini semakin lama semakin sumpek dan padat. Akibatnya warga setempat merasa resah bergitu juga dengan pengendara yang melintasi pasar tradisional. Warga berharap agar Pemkab Madina melakukan perluasan Pasar sehingga kemacetan bisa teratasi. Penyebab kemacetan lalu lintas ini adalah banyaknya pedagang kaki lima yang berjualan melebar hingga ke badan jalan.
“Kami harus mengelus dada jika melewati Jalan Lintas Sumatera di Pasar tradisonal Laru Kecamatan Tambangan ini. Sebab, badan jalan menyempit akibat sejumlah pedagang memakai badan jalan serta angkutan desa yang parkir di badan jalan menunggu sewa,” ujar M. Nasir salah seorang sopir mobil pribadi yang melintasi Pasar hari Rabu lalu tepatnya hari pekan di Pasar Laru
Situasi ini, katanya, membuat arus kenderaan terganggu hingga menimbulkan antrian panjang. Untuk melewati kemacetan sekitar 250 meter itu butuh waktu sekitar 30 menit. Mestinya Pemkab Madina membuat kebijakan serta bernegoisasi dengan masyarakat di sekitar Pasar untuk mencari lahan bila ingin merelokasi kawasan ini.
Dikatakannya, selain mobil angkutan yang parkir di badan jalan juga ditambah minimnya aparat kepolisian yang mengatur lalu lintas di daerah ini. Pantuan Rabu lalu, aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan tidak ada di daerah ini, yang ada hanya petugas Banpol satu orang. Sepertinya petugas ini kewalahan mengatur lalu lintas yang tidak sabar ingin saling mendahului karena sudah terlalu lama terjebak macet di wilayah ini.
Sementara Camat Tambangan H. M. Yunus, S. Sos yang di hubungi mengatakan, kondisi pasar ini memang jadi dilema karena posisinya pas di pinggir jalan Jalinsum. “Kalau dipindahlan belum ada lokasi yang pas, lagi pula biasanya Pasar memang berada di sekitar pemukiman penduduk dan mudah dijangkau warga. Kita tidak ingin nanti seperti di tempat lain, pasarnya mubazir karena pedagang tidak mau menempatinya disebabkan kondisinya yang sepi dan jauh dari pemukiman penduduk,” ujarnya.
Sedangkan Anggota DPRD Madina, Ir. Zubeir Lubis, menyebutkan Pemda dan DPRD sudah lama merencanakan perpindahan Pasar Laru ini ke tempat yang lain. “Solusi untuk perkembangan Pasar ini adalah dipindahkan untuk peningkatan ekonomi serta melancarkan arus lalulintas yang sering macet,” katanya.
Dikatakannya, “Kita dari DPRD Madina sepenuhnya mendukung pemindahan Pasar ini. Kita akui setiap ada Pekan tradisional di daerah ini Jalinsum ini memang selalu macet, di samping sebagian badan jalan dipakai untuk berjualan, angkutan pedesaan juga parkir di sembarangan tempat untuk menunggu sewa dan menurunkan penumpang. Kita berharap untuk sementara waktu, aparat terkait pro aktif mengatur lalu lintas di daerah ini,” ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan Madina, Harlan Batubara, SH yang di hubungi mengatakan, upaya menghindari kemacetan setiap minggu pihaknya menurunkan petugas pengamanan ketertiban Laluintas di Pasar tersebut. Namun akibat sempitnya ruas jalan serta sulitnya untuk menertibkan kenderaan angkot yang tidak memiliki parkir serta terminal, pihaknya kewalahan, akibatnya sering macet. (L)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rusia dibalik penembakan MH17?

    Rusia dibalik penembakan MH17?

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    BERLIN – Siapa penembak jatuh pesawat Malaysia Airlines MH17 di wilayah udara Ukraina dan menewaskan 298 penumpangnya  masih misteri. Namun dugaan Rusia terlibat penembakan pesawat komersil tersebut makin menguat. Perdana Menteri Ukraina Arseniy Yatsenyuk dalam komentarnya yang dipublikasikan Minggu mengatakan, Rusia diduga berada di balik penembakan pesawat Malaysia karena operasi semacam itu membutuhkan tenaga profesional […]

  • Kasus Oknum Ortu Siswa Laporkan Guru ke Polisi di Madina Jadi Sorotan

    Kasus Oknum Ortu Siswa Laporkan Guru ke Polisi di Madina Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Iyusan Sukoco, guru sekolah  dasar negeri (SDN) 328 di Sinunukan IV, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) minggu terakhir menjadi pusat perhatian banyak kalangan. Ia Sukoco yang akrab sisapa itu dilaporkan oknum orang tua murid SD dimana Sukoco menjadi guru dengan tuduhan tibdakan kekerasan pada siswa. Laporan polisi nya […]

  • Tunjangan Guru Diduga Dikorup

    Tunjangan Guru Diduga Dikorup

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapsel, Walau akhir Tahun Anggaran 2010 hanya tinggal beberapa hari lagi, namun tunjangan profesi dan tambahan penghasilan guru PNSD di Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2010 belum direalisasikan pencairannya kepada yang berhak oleh pemerintah daerah setempat. Akibatnya tidak sedikit kalangan guru merasa resah dan diperkirakan telah mencapai titik puncak kesabaran karena dana yang bersumber dari pemerintah […]

  • Generasi Muda Mandailing Mengalami Krisis “Partuturon”

    Generasi Muda Mandailing Mengalami Krisis “Partuturon”

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Generasi muda Mandailing saat ini mulai mengalami gejala krisis “partuturon” (tutur sapa). Bahkan sudah banyak yang tak mengetahui dan memahami tentang “partuturon”. Padahal, masyarakat Mandailing selama ini dikenal sebagai masyarakat yang sangat menjunjung tinggi etika. Dan salah satu unsur penting etika adalah “partuturon”. “Untuk itu, penguasaan tentang “partuturon” harus diajarkan agar […]

  • Investasi Bagai Dua Bilah Mata Pisau

    Investasi Bagai Dua Bilah Mata Pisau

    • calendar_month Minggu, 14 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Riani S.Pd.I Guru tinggal di Medan Kran investasi asing kian terbuka lebar, agaknya memberi peluang baru dunia perekonomian Indonesia, namun tentu perlu ditelisik ulang, karena investasi asing bisa jadi dua bilah mata pisau. Butuh siaga ketat dalam menerima investasi asing, jangan sampai rakyat dirugikan, karena sejatinya semua kebijakan negara harus ditujukan untuk kepentingan rakyat. […]

  • Toge Panyabungan Terkenal Karena Lezat

    Toge Panyabungan Terkenal Karena Lezat

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Toge Panyabungan terkenal dengan rasanya yang nikmat. Perpaduan kenkentalan santan dan gula aren dipadu dengan kekenyalan pulut merah membuat rasanya begitu lain dibanding dengan penganan sejenis. Bu Butet, salah satu penjual toge Panyabungan menjawab Mandailing Online, baru baru ini di warungnya pasar baru Panyabungan, menyatakan ada beberapa perbedaan dan keunggulan toge […]

expand_less