Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Goa Pastab Yang Bermisteri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2015
  • print Cetak

 

Kabupaten Mandailing Natal memiliki banyak pesona wisata memukau. Banyak potensi-potensi wisata yang sebenarnya mempunyai nilai jual untuk dikembangkan. Mulai dari wisata bahari, pantai, pemandangan alam, tempat pemandian, histori budaya,  hingga goa-goa unik dan bersejarah.

Goa Pastab merupakan salah satunya. Goa ini terletak di desa Pastab, Kecamatan Tambangan. Desa Pastab  hanya berkisar 3 km dari Jalan Lintas Sumatera, sekira 300 meter dari pemukiman warga, tepatnya di seberang sungai Aek Mais.

Mandailing Online pun mencoba menjajaki goa Pastab. Perjalanan menuju Goa ini cukup mengesankan. Melewati titi gantung yang di bawahnya mengalir jenih sungai Aek Mais. Kemudian sawah-sawah bertingkat yang semakin menambah indah suasana. Sesaat kemudian,  rombongan tiba di lokasi goa setelah melalui bukit kecil.

Untuk bisa masuk ke dalam goa, pengunjung harus naik sekitar 1,5 meter menuju pintu masuk. Awalnya pintu masuk ini terlihat besar. Namun begitu ke dalam jalan menuju ruang utama goa semakin sempit. Tentunya pengunjung harus hati-hati.

Selang beberapa meter turun ke bawah, baru terlihat ruang utama goa ini. Luas ruang utama goa ini berkisar 5 x 6 meter dengan ketinggian sekitar 5 meter. Di dalam goa cukup terang karena cahaya matahari bisa masuk melalui celah celah dinding goa, sehingga tidak memerlukan penerangan khusus di dalam. Goa ini berdinding batu yang berbuntu-buntu seperti jeruk purut. Demikian juga lantainya terbuat dari batu.

Di dalam goa juga terdapat beberapa lobang yang mungkin sebagai pintu masuk menuju ke tempat atau ruangan lain. Setelah ditelusuri salah satu lobang ini ternyata menuju ke atas bukit, tempat goa ini berada.

Berada di puncak bukit ini memberikan kesan yang luar biasa. Di depan terpampang pemandangan sawah yang indah mengarah ke desa Pastab. Antara desa dan sawah mengalir sungai Aek Mais dengan sebuah titi gantung di atasnya.

Sementara lobang yang satu lagi terlihat sangat sempit sehingga wartawan mengurungkan niat untuk memasukinya, terlebih lagi saat itu wartawan hanya membawa perlengkapan seadanya sehingga tidak memungkinkan untuk menelusurinya.

Menurut, Bahrum Lubis (50) salah seorang warga di sana, lobang tersebut tembus ke Gonting Landuk yang berada sekitar 6 km dari Pastab, tepatnya diperbatasan anatar Desa Muara Mais Tambangan dengan Kecamatan Kotanopan.

Menurutnya, dahulu ada warga desa yang masuk ke dalam goa ini. Namun ia  tidak mengetahui jalan keluar. Orang ini kemudian mencoba masuk ke dalam lubang ini, untuk mencari jalan keluar. Alhasil ia berhasil keluar setelah berjalan menyusuri lobang hingga ke Gonting Landuk.

“ Kejadian itu sudah lama sekali. Saat itu masih zamam Belanda. Tapi sekarang saya pikir lobang itu sudah tertutup batu-batu karena longsor atau gempa. Tapi entahlah, sampai sekarang belum ada yang berani masuk ke dalam” tuturnya.

 

Peliput : Solah/Makmur

Editor  : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika Pantau Korve ASN

    Atika Pantau Korve ASN

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution memantau secara langsung pelaksanaan pekan kedua korve ASN di Kompleks Perkantoran Pemkab Madina, Jumat (13/2/2026). Korve atau kerja bakti kebersihan yang dilaksanakan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowk Subianto dan hasil Rapat Koordinasi Kepala Daerah di […]

  • Berdoa Sebelum Mendaftar

    Berdoa Sebelum Mendaftar

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Tim pasangan bakal calon bupati/wakil bupati Madina Safaruddin Haji Lubis-Miswaruddin Daulay melakukan do’a bersama di kediaman Safaruddin Haji, Sipolu-polu, Panyabungan sebelum melangkah mendaftar ke KPU Mandailing Natal (Madina), Selasa (28/7). Pasangan ini didaftarkan Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan. Turut hadir di do’a bersama dan pendaftaran antara lain Ketua DPD Partai Golkar Madina, As […]

  • Pemberian Gelar Pahlawan Nasional bagi Soeharto Soal Waktu

    Pemberian Gelar Pahlawan Nasional bagi Soeharto Soal Waktu

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA-: Presiden RI ke-2 Soeharto dan Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid dipastikan tidak akan menerima gelar pahlawan nasional setelah pihak Istana mengumumkan sejumlah nama yang berhak menyandang gelar pahlawan. Bagi Golkar, hal ini hanya merupakan persoalan waktu. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso kepada wartawan di Jakarta, Kamis (11/11). “Saya duduk […]

  • Hak Lahan di IKN 180 Tahun, Dikhawatirkan Rakyat Makin Sengsara

    Hak Lahan di IKN 180 Tahun, Dikhawatirkan Rakyat Makin Sengsara

    • calendar_month Rabu, 14 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Vita Sari Ibu peduli negeri Menteri Investasi Kepala BKPM Bahlil Hadalia buka suara terkait revisi Undang-undang Ibukota Negara (IKN) mengenai kepemilikan hak guna lahan bagi investor selama 90 tahun hingga 180 tahun. Bahlil mengatakan kebijakan tersebut hanya sebagai pemanis untuk menarik perhatian investor agar mau menanamkan modal pada IKN Nusantara di Kalimantan tersebut. “Ini […]

  • Lubang Longsor Menwaskan 12 Ibu Rumah Tangga Kedalaman 2 Meter

    Lubang Longsor Menwaskan 12 Ibu Rumah Tangga Kedalaman 2 Meter

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Data sementara, titik longsor yang menewaskan 12 kaum ibu di Desa Banjar Limabung, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumut, Kamis (28/4/2022), adalah lubang galian bekas tambang emas. Kapolsek Lingga Bayu AKP H. Marlon Rajagukguk yang dikonfirmasi mengaku sudah melakukan identifikasi korban dan membuat garis larangan di lokasi kejadian. Dijelaskannya bahwa […]

  • Di Madina, Dana Desa Telah Gagal Membangun Ekonomi Desa

    Di Madina, Dana Desa Telah Gagal Membangun Ekonomi Desa

    • calendar_month Senin, 3 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penggunaan Dana Desa di Mandailing Natal sejauh ini telah gagal membangun perekonomian warga desa. Indikasi kegagalan itu berdasar data pengalokasian yang menunjukkan mayoritas pemerintah desa di Mandailing Natal (Madina) masih fokus menetapkan Dana Desa di sektor pemukiman, baik pembangunan gang pemukiman atau parit gang pemukiman. “Hanya ada satu dua desa […]

expand_less