Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Goa Pastab Yang Bermisteri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2015
  • print Cetak

 

Kabupaten Mandailing Natal memiliki banyak pesona wisata memukau. Banyak potensi-potensi wisata yang sebenarnya mempunyai nilai jual untuk dikembangkan. Mulai dari wisata bahari, pantai, pemandangan alam, tempat pemandian, histori budaya,  hingga goa-goa unik dan bersejarah.

Goa Pastab merupakan salah satunya. Goa ini terletak di desa Pastab, Kecamatan Tambangan. Desa Pastab  hanya berkisar 3 km dari Jalan Lintas Sumatera, sekira 300 meter dari pemukiman warga, tepatnya di seberang sungai Aek Mais.

Mandailing Online pun mencoba menjajaki goa Pastab. Perjalanan menuju Goa ini cukup mengesankan. Melewati titi gantung yang di bawahnya mengalir jenih sungai Aek Mais. Kemudian sawah-sawah bertingkat yang semakin menambah indah suasana. Sesaat kemudian,  rombongan tiba di lokasi goa setelah melalui bukit kecil.

Untuk bisa masuk ke dalam goa, pengunjung harus naik sekitar 1,5 meter menuju pintu masuk. Awalnya pintu masuk ini terlihat besar. Namun begitu ke dalam jalan menuju ruang utama goa semakin sempit. Tentunya pengunjung harus hati-hati.

Selang beberapa meter turun ke bawah, baru terlihat ruang utama goa ini. Luas ruang utama goa ini berkisar 5 x 6 meter dengan ketinggian sekitar 5 meter. Di dalam goa cukup terang karena cahaya matahari bisa masuk melalui celah celah dinding goa, sehingga tidak memerlukan penerangan khusus di dalam. Goa ini berdinding batu yang berbuntu-buntu seperti jeruk purut. Demikian juga lantainya terbuat dari batu.

Di dalam goa juga terdapat beberapa lobang yang mungkin sebagai pintu masuk menuju ke tempat atau ruangan lain. Setelah ditelusuri salah satu lobang ini ternyata menuju ke atas bukit, tempat goa ini berada.

Berada di puncak bukit ini memberikan kesan yang luar biasa. Di depan terpampang pemandangan sawah yang indah mengarah ke desa Pastab. Antara desa dan sawah mengalir sungai Aek Mais dengan sebuah titi gantung di atasnya.

Sementara lobang yang satu lagi terlihat sangat sempit sehingga wartawan mengurungkan niat untuk memasukinya, terlebih lagi saat itu wartawan hanya membawa perlengkapan seadanya sehingga tidak memungkinkan untuk menelusurinya.

Menurut, Bahrum Lubis (50) salah seorang warga di sana, lobang tersebut tembus ke Gonting Landuk yang berada sekitar 6 km dari Pastab, tepatnya diperbatasan anatar Desa Muara Mais Tambangan dengan Kecamatan Kotanopan.

Menurutnya, dahulu ada warga desa yang masuk ke dalam goa ini. Namun ia  tidak mengetahui jalan keluar. Orang ini kemudian mencoba masuk ke dalam lubang ini, untuk mencari jalan keluar. Alhasil ia berhasil keluar setelah berjalan menyusuri lobang hingga ke Gonting Landuk.

“ Kejadian itu sudah lama sekali. Saat itu masih zamam Belanda. Tapi sekarang saya pikir lobang itu sudah tertutup batu-batu karena longsor atau gempa. Tapi entahlah, sampai sekarang belum ada yang berani masuk ke dalam” tuturnya.

 

Peliput : Solah/Makmur

Editor  : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KHILAFAH DALAM TIMBANGAN SYARIAH DAN SEJARAH

    KHILAFAH DALAM TIMBANGAN SYARIAH DAN SEJARAH

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Film dokumenter Jejak Khilafah di Nusantara (JKdN) menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Film ini didasarkan pada sebuah riset ilmiah yang cukup panjang. Sebagaimana judulnya, film ini mengungkap jejak Khilafah di Nusantara dari sisi sejarah. Adanya jejak Khilafah di Nusantara antara lain terungkap dalam sambutan Sri Sultan Hamengkubuwono X pada Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) […]

  • Film “Senandung Willem” Menyingkap Willem Iskander Yang “Hilang”

    Film “Senandung Willem” Menyingkap Willem Iskander Yang “Hilang”

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Wawancara Dengan Sutradara Askolani Nasution Di sela-sela pengambilan gambar film “Senandung Willem” yang diproduksi Tympanum Novem Films bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Mandailing Natal, Holik Nasution Mandailing Online menyempatkan wawancara dengan Askolani Nasution, penulis skenario sekaligus sutradara film tersebut, Minggu (16/6/2013). Berikut petikan wawancara tersebut. Apa yang membuat Anda tertarik mengangkat kisah Willem Iskander […]

  • Warga SP 2 Singkuang Berharap Pengaspalan Jalan

    Warga SP 2 Singkuang Berharap Pengaspalan Jalan

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Hidup di perkampungan Transmigrasi SP 2 Desa Singkuang II Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, sangat menyiksa dan derita yang tiada habis. Sebanyak 325 kepala keluarga yang melangsungkan hidup di perkampungan ini sejak ditempatkan sebagai warga transmigran tahun 2004 lalu harus menanggung kemiskinan akibat infrastruktur yang tak bagus dan […]

  • Kembangkan Pariwisata, Politeknik Pariwisata Medan – Pemkab Madina Teken Kerjasama

    Kembangkan Pariwisata, Politeknik Pariwisata Medan – Pemkab Madina Teken Kerjasama

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Politeknik Pariwisata Medan dan Pemkab Madina menandatangani nota kesepahaman kerjasama meningkatkan sektor pariwisata di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Ruang lingkup kerjasama tertuang dalam empat poin, yakni pengembangan SDM di bidang kepariwisataan, pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan maupun teknologi tepat guna yang berkaitan dengan kepariwisataan, penguatan manajemen pemerintahan di bidang kepariwisataan, dan […]

  • Saipullah-Atika Prioritaskan Pembangunan Ekonomi Inklusif Berkelanjutan

    Saipullah-Atika Prioritaskan Pembangunan Ekonomi Inklusif Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) berkomitmen melanjutkan keberhasilan Pemkab Madina dalam pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan. Pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan ini menjadi program prioritas seperti tertuang dalam poin […]

  • Warga Banjar Losung Mengeluh, Sumber Air Bersih Bau Detergen

    Warga Banjar Losung Mengeluh, Sumber Air Bersih Bau Detergen

    • calendar_month Selasa, 26 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online). – Warga Banjar Losung di Kelurahan Kayu Jati, Mandailing Natal ( Madina) keluhkan sumber air bersih mereka yang setahun belakangan berbau detergen. Warga pun terpaksa membeli ar beraih setiap hari untuk menutupi kebutuhan minum. Sumur tua peninggalan belanda yang menjadi sumber air bersih warga banjar losung itu memang puluhan tahun telah dimanfaatkan […]

expand_less